<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838</id><updated>2011-10-09T16:18:47.404+07:00</updated><category term='Ekonomi'/><category term='Islam'/><category term='Artikel Bebas'/><category term='Download'/><category term='Personil'/><category term='Politik'/><category term='Budaya'/><category term='Ekonomi Islam'/><category term='Undang-undang'/><category term='Album'/><category term='Hukum'/><category term='Marketing'/><category term='OPINI'/><category term='galeri'/><category term='Dalam Negeri'/><category term='Resensi'/><category term='Tokoh'/><category term='HUKUM TATA NEGARA'/><category term='Safety Riding'/><title type='text'>ALWAN PARIADI MUNTHE™</title><subtitle type='html'>Menebarkan Benih Cinta, Memusnahkan Virus Benci</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>76</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-6033945574317247892</id><published>2011-09-29T11:40:00.003+07:00</published><updated>2011-09-29T12:01:04.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Safety Riding'/><title type='text'>SAFETY RIDING - Tiga Langkah Mengurangi Resiko Kecelakaan di Jalan Raya</title><content type='html'>&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Q_1Nk1hjQb8/ToP2GqW9LBI/AAAAAAAAAOw/p7GhLsrpg9w/s1600/aaa.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-Q_1Nk1hjQb8/ToP2GqW9LBI/AAAAAAAAAOw/p7GhLsrpg9w/s320/aaa.jpg" width="152" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;strong&gt;1. Lakukan "PERSIAPAN"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pastikan sepeda motor dalam keadaan fit sebelum digunakan. Cek rem, spion,stang, lampu sein, aki, tekanan angin ban, oli, bensin, rantai dan lainnya.Buatlah urutan pengecekan ini setiap harinya. Apabila menemukan kelainan segera perbaiki ke teknisi atau bengkel langganan anda. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pastikan surat-surat kendaraan (SIM, STNK) lengkap dan tidak tertinggal dirumah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selalu membawa peralatan bengkel (tool kit) untuk persiapan dalam perjalanan Lakukan pemanasan ringan sebelum berangkat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;2. Lakukan "PERILAKU BAIK DI JALAN RAYA"&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Taati peraturan lalu lintas dan hormati pengendara lain. Walaupun siang hari,nyalakan lampu agar lebih terlihat oleh pengendara lain Jangan segan untuk menggunakan klakson, lebih baik berhati-hati dari pada terlanjur celaka Jangan mengerem mendadak, karena kendaraan tidak akan langsung berhenti dan itu merupakan salah satu penyebab terbesar kecelakaan.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;Naikkan gigi bertahap, tambah kecepatan juga bertahap Selama menikung, jaga kemiringan dan kecepatan motor. Kurangi kecepatan saat menikung karena apabila terlalu cepat motor akan bisa keluar jalur dan bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan Jangan egois dan mudah marah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mudah emosi adalah salah satu kebodohan pengendara yang bisa berakibat fatal. Jangan menyalip atau belok dengan kecepatan tinggi apalagi di antara ruang yang kecil. Bila mengantuk, sakit, sedang sedih dan mudah bengong, sebaiknya tidak usah dipaksakan naik motor sendiri Jangan melawan arah. Karena ukuran motor kecil, seringkali pengendara mengambil jalur arah berlawanan yang kosong. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;3. Lakukan "SELALU GUNAKAN PERLENGKAPAN KESELAMATAN"&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;HELM&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ETLNtDvsrg8/ToP5XZMXkNI/AAAAAAAAAO0/9w2lfeeGm0Y/s1600/agvtitech1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-ETLNtDvsrg8/ToP5XZMXkNI/AAAAAAAAAO0/9w2lfeeGm0Y/s200/agvtitech1.jpg" width="193" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;adalah perlengkapan terpenting bagi pengendara sepeda motor. Karena penyebab kematian terbanyak pengendara sepeda motor saat terjadi kecelakaan adalah karena benturan keras di kepala dan wajah.. Oleh karena itu, wajib selalu menggunakan helm berstandar keselamatan, guna meminimalisir dampak buruk bila terjadi kecelakaan. Jangan menggunakan helm tanggung yang hanya menutupi sebagian kecil kepala (cetok). Pastikan tali helm terpasang dengan pas dan benar. Gunakan helm yang berwarna terang dan mencolok. Sebelum kendaraan dijalankan, pastikan tali helm sudah terpasang dengan pas dan benar sampai terdengar bunyi "Klik !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;JAKET dan CELANA&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pilih jaket lengan panjang yang menutupi tangan secara menyeluruh dan celana panjang yang menutupi sampai ke mata kaki. Jaket harus melindungi tubuh dari leher hingga pinggang. Pilih jaket dengan warna terang khususnya saat malam hari, karena biasanya sesama pengendara dikenali lewat warna pakaiannya. Lebih baik lagi bila kita memasang protector di pundak,punggung, siku dan sepanjang tulang tangan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;SEPATU&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5mNciPWtdfg/ToP6Ee2ohVI/AAAAAAAAAO4/vgujtsKVs44/s1600/sepatu.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="111" src="http://4.bp.blogspot.com/-5mNciPWtdfg/ToP6Ee2ohVI/AAAAAAAAAO4/vgujtsKVs44/s200/sepatu.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;sepatu terbaik bagi pengendara sepeda motor adalah jenis sepatu boots dari bahan kulit yang khusus untuk pengendara sepeda motor. Pilih yang ada haknya sedikit, solnya tidak terlalu tebal dan bahannya terbuat dari karet agar tidak licin. Gunakan sepatu yang ukurannya satu kali lebih besar,karena biasanya kaki akan bengkak bila kita berkendara dalam waktu yang lama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;SARUNG TANGAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat terjadi kecelakaan, telapak tangan adalah bagian yang paling cepat dan refleks merespon. Telapak tanganlah yang biasanya langsung menyentuh aspal dan menahan tubuh bila kita terjatuh. Sarung tangan yang baik tidak terlalu ketat dan tidak terlalu kaku agar tidak mengganggu gerak jari. Sarung tangan yang baik terbuat dari bahan campuran serat kabon dan Kevlar. Bahkan dari kulit juga bagus karena bahan ini relative tidak meneruskan panas ke telapak tangan saat terjadi gesekkan. Serial Iklan Keselamatan di Jalan Raya oleh Direktorat Jendral Perhubungan Darat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Written by Andi Pramantyo Friday, 12 December 2008.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumber Artikel : Tabloid Motor Plus Edisi 509&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-6033945574317247892?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/6033945574317247892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/09/safety-riding-tiga-langkah-mengurangi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/6033945574317247892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/6033945574317247892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/09/safety-riding-tiga-langkah-mengurangi.html' title='SAFETY RIDING - Tiga Langkah Mengurangi Resiko Kecelakaan di Jalan Raya'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Q_1Nk1hjQb8/ToP2GqW9LBI/AAAAAAAAAOw/p7GhLsrpg9w/s72-c/aaa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-8720986797752258017</id><published>2011-09-04T16:08:00.000+07:00</published><updated>2011-09-04T16:08:18.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Halal-bihalal dan Toleransi Beragama</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya. Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri. Dosa yang paling sering dilakukan manusia adalah kesalahan terhadap sesamanya. Seorang manusia dapat memiliki rasa permusuhan, pertikaian, dan saling menyakiti. Idul Fitri merupakan momen penting untuk saling memaafkan, baik secara individu maupun kelompok.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Budaya saling memaafkan ini lebih populer disebut halal-bihalal. Fenomena ini adalah fenomena yang terjadi di Tanah Air, dan telah menjadi tradisi di negara-negara rumpun Melayu. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dalam pengertian yang lebih luas, halal-bihalal adalah acara maaf-memaafkan pada hari Lebaran. Keberadaan Lebaran adalah suatu pesta kemenangan umat Islam yang selama bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai nafsu hewani. Dalam konteks sempit, pesta kemenangan Lebaran ini diperuntukkan bagi umat Islam yang telah berpuasa, dan mereka yang dengan dilandasi iman.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Menurut Dr. Quraish Shihab, halal-bihalal merupakan kata majemuk dari dua kata bahasa Arab halala yang diapit dengan satu kata penghubung ba (dibaca: bi) (Shihab, 1992: 317). Meskipun kata ini berasal dari bahasa Arab, sejauh yang saya ketahui, masyarakat Arab sendiri tidak akan memahami arti halal-bihalal yang merupakan hasil kreativitas bangsa Melayu. Halal-bihalal, tidak lain, adalah hasil pribumisasi ajaran Islam di tengah masyarakat Asia Tenggara. Halal-bihalal merupakan tradisi khas dan unik bangsa ini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Kata halal memiliki dua makna. Pertama, memiliki arti 'diperkenankan'. Dalam pengertian pertama ini, kata halal adalah lawan dari kata haram. Kedua, berarti "baik". Dalam pengertian kedua, kata "halal" terkait dengan status kelayakan sebuah makanan. Dalam pengertian terakhir selalu dikaitkan dengan kata thayyib (baik). Akan tetapi, tidak semua yang halal selalu berarti baik. Ambil contoh, misalnya talak (Arab: Thalaq; arti: cerai), seperti ditegaskan Rasulullah SAW: Talak adalah halal, namun sangat dibenci (berarti tidak baik). Jadi, dalam hal ini, ukuran halal yang patut dijadikan pedoman, selain makna "diperkenankan", adalah yang baik dan yang menyenangkan. Sebagai sebuah tradisi khas masyarakat Melayu, apakah halal-bihalal memiliki landasan teologis? Dalam Al Qurân, (Ali 'Imron: 134-135) diperintahkan, bagi seorang Muslim yang bertakwa bila melakukan kesalahan, paling tidak harus menyadari perbuatannya lalu memohon ampun atas kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, mampu menahan amarah dan memaafkan dan berbuat kebajikan terhadap orang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dari ayat ini, selain berisi ajakan untuk saling maaf-memaafkan, halal-bihalal juga dapat diartikan sebagai hubungan antar manusia untuk saling berinteraksi melalui aktivitas yang tidak dilarang serta mengandung sesuatu yang baik dan menyenangkan. Atau bisa dikatakan, bahwa setiap orang dituntut untuk tidak melakukan sesuatu apa pun kecuali yang baik dan menyenangkan. Lebih luas lagi, berhalal-bihalal, semestinya tidak semata-mata dengan memaafkan yang biasanya hanya melalui lisan atau kartu ucapan selamat, tetapi harus diikuti perbuatan yang baik dan menyenangkan bagi orang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dan perintah untuk saling memaafkan dan berbuat baik kepada orang lain seharusnya tidak semata-mata dilakukan saat Lebaran. Akan tetapi, harus berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Halal-bihalal yang merupakan tradisi khas rumpun bangsa tersebut merefleksikan bahwa Islam di negara-negara tersebut sejak awal adalah agama toleran, yang mengedepankan pendekatan hidup rukun dengan semua agama. Perbedaan agama bukanlah tanda untuk saling memusuhi dan mencurigai, tetapi hanyalah sebagai sarana untuk saling berlomba-lomba dalam kebajikan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Ini sesuai dengan Firman Allah, "Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam) berbuat kebaikan". (Q.S. 2:148). Titik tekan ayat di atas adalah pada berbuat kebaikan dan perilaku berorientasi nilai. Perilaku semacam ini akan mentransformasi dunia menjadi sebuah surga. Firman Allah (SWT), â€œBukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang yang meminta-minta ; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan salat, dan menunaikan zakat ; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila dia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, benar (imannya) ; dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa". (Q.S. 2:177)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Berangkat dari makna halal-bihalal seperti tersebut di atas, pesan universal Islam untuk selalu berbuat baik, memaafkan orang lain dan saling berbagi kasih sayang hendaknya tetap menjadi warna masyarakat Muslim Indonesia dan di negara-negara rumpun Melayu lainnya. Akhirnya, Islam di wilayah ini adalah Islam rahmatan lil âalamiin.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Wallau âlam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-8720986797752258017?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/8720986797752258017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/09/halal-bihalal-dan-toleransi-beragama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/8720986797752258017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/8720986797752258017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/09/halal-bihalal-dan-toleransi-beragama.html' title='Halal-bihalal dan Toleransi Beragama'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-260243298817916141</id><published>2011-08-26T18:47:00.001+07:00</published><updated>2011-08-26T18:49:18.040+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Fenomena Mudik, Sebuah Tradisi Yang Begitu Mengakar Di Masyarakat Kita</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rzTMKpKu1Ao/TleGGVqPYkI/AAAAAAAAAOs/gkLSwwC6X9Y/s1600/antri-tiket.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rzTMKpKu1Ao/TleGGVqPYkI/AAAAAAAAAOs/gkLSwwC6X9Y/s1600/antri-tiket.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;Menjelang hari Raya Idul Fitri, mayoritas masyarakat Indonesia yang tinggal di kota2 besar rame2 pada pulang menuju ke kampung halaman. Yup, ritual mudik namanya. Sebuah tradisi yang begitu mengakar di masyarakat kita. Ketika bulan puasa tiba kita bisa melihat ribuan orang sudah ngantri tiket buat mudik entah itu tiket pesawat, bis, kapal laut hingga kereta api. Berdesak2an hingga menginap di stasiun pun dilakoni oleh para calon pemudik agar bisa&lt;u&gt; mendapatkan kursi. Semua itu tujuannya cuman satu yaitu berkumpul bersama keluarga, sodara2, teman2 lama &amp;amp; saling bermaaf&lt;/u&gt;2an.  &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rzTMKpKu1Ao/TleGGVqPYkI/AAAAAAAAAOs/gkLSwwC6X9Y/s1600/antri-tiket.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-rzTMKpKu1Ao/TleGGVqPYkI/AAAAAAAAAOs/gkLSwwC6X9Y/s400/antri-tiket.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&amp;nbsp; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;Rela menginap di sebuah stasiun demi mendapatkan tiket mudik (gambar jurnaldigital.blogspot.com)&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;Bersilaturahmi &amp;amp; bermaaf2an sebenarnya bisa dilakukan dengan alat komunikasi terkini seperti lewat sms, email, situs jejaring sosial, chatting atopun BBM (blackberry messenger). Akan tetapi coba lihat saja penuturan beberapa orang ketika ditanya soal mudik…&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;“Mudik adalah kewajiban, setahun sekali saya harus pulang ke kampung halaman, menjenguk sekaligus sungkeman sama orang tua,” ucap (sebut saja) Budi.&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;“Kalo gak mudik rasanya gak afdol, dengan mudik kita bisa bertemu keluarga, sodara &amp;amp; teman2 dekat. Meski perlu pengorbanan salah satunya harga tiket yang mahal.” tutur (sebut saja) Paiman.&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;“Pulang ke kampung halaman di hari raya Idul Fitri dengan hari biasa itu lain rasanya. Suasananya berbeda,” kata (sebut saja) Agus.&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;Kecanggihan teknologi yang begitu mudah, cepat &amp;amp; murah tidak dapat mengalahkan apa yang namanya mudik  &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;Dalam ajaran agama Islam sebenarnya tidak mengenal dengan yang namanya mudik. Fenomena mudik di hari lebaran yang terjadi disini ternyata juga diamati oleh kalangan pengamat budaya/akademisi luar negeri. Mereka begitu takjub melihat budaya tradisi bersilaturahmi &amp;amp; bermaaf2an yang terjadi di masyarakat kita. Dalam satu minggu jutaan orang bergerak serentak dari kota yang satu ke kota yang lain. Sebuah fenomena yang tidak terjadi di negara manapun termasuk negara &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;serumpun Malingsia. Mudik adalah budaya asli Indonesia. Jangan sampe deh diklaim ama Malingsia hehehe… Oke deh selamat mudik &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;Rela menginap di sebuah stasiun demi mendapatkan tiket mudik (gambar jurnaldigital.blogspot.com)&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;Bersilaturahmi &amp;amp; bermaaf2an sebenarnya bisa dilakukan dengan alat komunikasi terkini seperti lewat sms, email, situs jejaring sosial, chatting atopun BBM (blackberry messenger). Akan tetapi coba lihat saja penuturan beberapa orang ketika ditanya soal mudik…&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;“Mudik adalah kewajiban, setahun sekali saya harus pulang ke kampung halaman, menjenguk sekaligus sungkeman sama orang tua,” ucap (sebut saja) Budi.&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;“Kalo gak mudik rasanya gak afdol, dengan mudik kita bisa bertemu keluarga, sodara &amp;amp; teman2 dekat. Meski perlu pengorbanan salah satunya harga tiket yang mahal.” tutur (sebut saja) Paiman.&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;“Pulang ke kampung halaman di hari raya Idul Fitri dengan hari biasa itu lain rasanya. Suasananya berbeda,” kata (sebut saja) Agus.&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;Kecanggihan teknologi yang begitu mudah, cepat &amp;amp; murah tidak dapat mengalahkan apa yang namanya mudik  &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;Dalam ajaran agama Islam sebenarnya tidak mengenal dengan yang namanya mudik. Fenomena mudik di hari lebaran yang terjadi disini ternyata juga diamati oleh kalangan pengamat budaya/akademisi luar negeri. Mereka begitu takjub melihat budaya tradisi bersilaturahmi &amp;amp; bermaaf2an yang terjadi di masyarakat kita. Dalam satu minggu jutaan orang bergerak serentak dari kota yang satu ke kota yang lain. Sebuah fenomena yang tidak terjadi di negara manapun termasuk negara serumpun Malingsia. Mudik adalah budaya asli Indonesia. Jangan sampe deh diklaim ama Malingsia hehehe… Oke deh selamat mudik &amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20(document)"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;u&gt;print this page&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-260243298817916141?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/260243298817916141/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/fenomena-mudik-sebuah-tradisi-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/260243298817916141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/260243298817916141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/fenomena-mudik-sebuah-tradisi-yang.html' title='Fenomena Mudik, Sebuah Tradisi Yang Begitu Mengakar Di Masyarakat Kita'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-rzTMKpKu1Ao/TleGGVqPYkI/AAAAAAAAAOs/gkLSwwC6X9Y/s72-c/antri-tiket.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-9053528976656597813</id><published>2011-08-26T18:25:00.001+07:00</published><updated>2011-08-26T18:26:12.538+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>PARA PENCARI TUHAN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-9IdZgJlfqDY/TleCif6btVI/AAAAAAAAAOo/lIc5cPRSISY/s1600/ppt.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-9IdZgJlfqDY/TleCif6btVI/AAAAAAAAAOo/lIc5cPRSISY/s200/ppt.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;u&gt;Para Pencari Tuhan 5 - Merupakan serial komedi Islami yang tiap tahun nya selama bulan Ramadhan diputar di SCTV. Sinetron ini mengangkat tema yang sangat menyentuh, Para Pencari Tuhan sebelumnya adalah sinetron kuis (sinekuis) Ramadan berdurasi 1,5 jam yang ditayangkan setiap hari selama bulan Ramadan 1428 H di stasiun televisi SCTV saat waktu sahur, mulai pukul 02:30 WIB. Sinetron ini diproduksi oleh PT Demi Gisela Citra Sinema, ditulis oleh Wahyu HS ("Lorong Waktu", "Demi Masa"), dan disutradarai oleh Deddy Mizwar dan Kiki ZKR. Selama penayangannya sinetron ini diselingi dengan telekuis pada awal, tengah, dan akhir sinetron dengan hadiah jutaan rupiah.&amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;u&gt;Selain itu, sinekuis ini juga memberikan paket umroh gratis bersama para pemainnya pada 10 episode terakhir.Para Pencari Tuhan bercerita tentang kehidupan seorang merbot (penjaga mushala) bernama Bang Jack (Deddy Mizwar) dan ketiga muridnya yang mantan narapidana, yaitu Chelsea (Melky Bajaj), Barong (Aden Bajaj), dan Juki (Isa Bajaj). Setelah keluar dari penjara, Barong diusir dari komplotan curanmor lantaran sering menyanyi di pengadilan. Setali tiga uang, Juki yang mantan copet, ditolak mentah-mentah saat kembali ke rumah ibunya. Nasib Chelsea agak berbeda. Ketika akan mengajak rujuk kembali dengan mantan istrinya, Marni (Anggia Jelita). Ternyata sang istri sudah menikah dengan Sumarno, polisi yang menjebloskannya ke penjara.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Akhirnya mereka bertiga secara tak sengaja bertemu dan luntang-lantung menyusuri Jakarta yang tak lagi ramah. Seharian mereka menjumpai warung tutup. Hati mereka makin sakit, merasa dunia sudah benar-benar menutup diri bagi mereka. Mereka baru tersadar saat ada yang memberitahu bahwa hari ini adalah hari pertama bulan puasa, sehingga tak ada orang makan di warung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiganya kemudian terdampar di sebuah mushala bernama At-Taufiq. Di sana ada Bang Jack, penjaga mushala yang fanatik dengan bedug. Dia tak mau adzan jika belum menabuh bedug. Mantan tukang jagal ini akhirnya tak hanya menerima ketiga narapidana tersebut tapi sekaligus sudi membimbing mereka ke jalan yang benar. Sebenarnya ilmu agama Bang Jack sendiri pas-pasan sehingga dalam penerapan agama sering keliru. Untunglah ada Aya (Zaskia Adya Mecca) yang membantunya. Gadis cantik penjual kolak dan pengelola perpustakaan gratis ini paham soal agama. Aya adalah adik ipar Ustad Ferry (Akri Patrio), sang ketua pengurus mushala, yang pamornya tengah menanjak setelah menjadi komentator di sebuah televisi. Belakangan pupolaritasnya tersaingi oleh istrinya sendiri, Haifa (Annisa Suci Wulandari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sinetron ini juga ditampilkan hubungan yang unik antara Bang Udin (Udin Nganga), seorang hansip, dan sahabatnya Asrul (Asrul Dahlan), seorang pria beristri satu beranak empat, dengan Pak Jalal (Jarwo Kwat). Bang Udin dan Asrul sering merasa kesal dengan Pak Jalal yang merupakan orang paling kaya di kampungnya. Sekesal apapun mereka tetap mendatangi Pak Jalal untuk diberikan pekerjaan pada saat mereka kekurangan uang untuk biaya hidup. Selain itu, sinetron ini juga diwarnai dengan kisah cinta Aya dengan Azzam (Agus Kuncoro), teman masa kecil Aya, yang berliku-liku. Walau lamarannya sudah tiga kali ditolak, Azzam tetap pantang menyerah mengejar cinta Aya.&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-9053528976656597813?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/9053528976656597813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/para-pencari-tuhan-5-merupakan-serial.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/9053528976656597813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/9053528976656597813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/para-pencari-tuhan-5-merupakan-serial.html' title='PARA PENCARI TUHAN'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-9IdZgJlfqDY/TleCif6btVI/AAAAAAAAAOo/lIc5cPRSISY/s72-c/ppt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-8265712431059270000</id><published>2011-08-21T22:02:00.001+07:00</published><updated>2011-08-21T22:04:00.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Menjual Ramadan di Televisi</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;b&gt;Oleh Hamid Basyaib&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote align="justify"&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote align="justify"&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote align="justify"&gt;Kita bisa tersesat kalau kita menonton televisi hari-hari ini. Kita bakal menyimpulkan bahwa Ramadan bukanlah bulan puasa, melainkan bulan hiburan dan musim banjir hadiah.&lt;/blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa tersesat kalau kita menonton televisi hari-hari ini. Kita bakal menyimpulkan bahwa Ramadan bukanlah bulan puasa, melainkan bulan hiburan dan musim banjir hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah, semua stasiun televisi berlomba-lomba menyajikan acara yang berkaitan – atau dikait-kaitkan – dengan Ramadan. Dari tahun ke tahun kita menyaksikan meningkatnya gaya berbusana para presenter acara maupun narasumber. Para perancang mode rupanya habis-habisan mengerahkan keahlian mereka untuk menghasilkan busana-busana seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu stasiun terkesan bahwa pembawa acara maupun narasumber mengenakan busana yang senada. Mereka seolah dijadikan peragawan/peragawati oleh perancang mode tertentu ataupun toko busana (butik).&lt;br /&gt;Yang pria umumnya memakai peci — dengan variasi bentuk dan ornamen yang makin kaya (meski tidak berarti makin bagus). “Busana muslimah” yang perempuan pun modelnya kian semarak, dengan aneka hiasan yang sangat meriah (juga tak berarti makin menarik).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semuanya punya ciri yang sama: penuh kombinasi warna-warni (yang tak selalu tepat). Gemerlap. Gemebyar. Anak-anak muda Jakarta punya istilah untuk itu: Ngejreng.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Para perancang dan pemakainya seakan mau mengumumkan kepada dunia: Islam pun bisa tampil keren, tidak kumuh sebagaimana terkesan selama ini. Orang bisa menjadi Muslim yang baik (terlepas dari makna kata ini) seraya tetap bergaya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana dengan materi dan substansi acaranya sendiri? Sama sekali tidak terlihat kemajuan. Materi ceramah umumnya itu-itu saja dari tahun ke tahun. Kuis-kuis yang digelar pun mengajukan pertanyaan-pertanyaan elementer di seputar ajaran dan peristilahan agama Islam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang berubah adalah hadiah-hadiahnya – makin menggiurkan. Untuk pertanyaan, “Apakah nama-nama Tuhan yang baik?”, yang bahkan diberi arahan tambahan oleh presenter agar mudah dijawab bahwa “jumlahnya ada 99”, seorang penelepon bisa mendapat uang berjuta-juta rupiah plus barang-barang tertentu dari para sponsor.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang juga makin mencolok adalah menonjolnya peran para pelawak dalam acara-acara itu. Ajaran-ajaran agama disampaikan dengan penuh canda dan tawa – dan secara umum tak ada kaitannya dengan makna puasa itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kita belum pernah mendengar adanya keluhan atau “protes” dari lembaga atau ormas-ormas keislaman terhadap gejala yang ganjil ini: agama direpresentasikan oleh para pelawak, seolah agama adalah sesuatu yang lucu atau patut didakwahkan secara kocak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengapa stasiun-stasiun televisi menyajikan acara-acara dangkal semacam itu? Argumen standar mereka: masyarakat memang menyukainya. Kalau publik suka, rating meningkat, iklan pun banyak masuk. Dari sudut kepentingan mereka, semua itu sah belaka, yaitu menjadikan Ramadan sebagai bulan bisnis dan promosi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun dari segi keperluan peningkatan penghayatan keagamaan, tidakkah MUI dan ormas-ormas Islam yang berkepentingan dengan soal ini perlu melakukan sesuatu?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mereka mungkin bisa mengembalikan Ramadan ini sebagai bulan puasa. ***&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-8265712431059270000?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/8265712431059270000/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/menjual-ramadan-di-televisi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/8265712431059270000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/8265712431059270000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/menjual-ramadan-di-televisi.html' title='Menjual Ramadan di Televisi'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-1655178051856227830</id><published>2011-08-21T21:55:00.000+07:00</published><updated>2011-08-21T21:55:27.972+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Mari Bersikap Optimistis</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;Oleh: Prof Dr Komaruddin Hidayat   &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anda ingin mengeluh, mencaci,dan frustrasi? Banyak hal bisa dijadikan sasaran caci maki dan banyak alasan bisa dibangun secara logis untuk mendukung sikap frustrasi. Kehidupan memang selalu menyimpan tragedi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab suci pun merekam tragedi kehidupan yang dimulai sejak Adam.Dia terusir dari surga, lalu anaknya, Kabil dan Habil, bertarung dan salah satunya meninggal. Sejarah kehidupan selalu diwarnai pesta kemenangan dan kekalahan. Tetapi jika Anda mau bersikap sebaliknya, yaitu optimistis dan positif,tak kalah banyak fakta dan argumen untuk mendukungnya. Hidup kita kadang memang diposisikan untuk membuat penilaian, adakah ”gelas itu setengah penuh atau setengah kosong”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersikap optimistis dan positif tidak berarti mengabaikan pikiran kritis. Dengan optimistis dan berpikir positif justru terbuka berbagai peluang untuk maju dan bermunculan pikiran alternatif. Saya selalu menyadari bahwa usia republik ini masih sangat muda dibanding negara maju yang sering dijadikan acuan modernisasi dan demokrasi. Sebagai negara muda yang mencakup wilayah yang demikian luas dengan ribuan pulau, ratusan bahasa, adat istiadat, serta agama dan aliran kepercayaan yang sedemikian majemuk, siapa pun pemimpinnya pasti akan menghadapi tantangan berat.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bangsa ini memang dikenal ramah dan senang gotongroyong. Namun, itu lebih menonjol dalam konteks komunalisme ketika berhubungan dengan sesama warga daerahnya atau kelompoknya. Tetapi, kesadaran dan tradisi sebagai citizen atau ”warga negara” dari sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia masih sangat rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat jarak yang mesti didekatkan antara sentimen dan loyalitas etnis-kedaerahan menjadi warga negara yang diikat dengan kesadaran hukum dan semangat keindonesiaan, melebihi loyalitas kelompok etnis, golongan, dan agama. Namun, ini tidak berarti tradisi dan kebajikan lokal dan keagamaan lalu dibuang. Jika dilihat ke belakang, jauh sebelum kelahiran RI, terbayang serangkaian konflik dan perang antarkerajaan dan suku di bumi Nusantara ini. Juga perang melawan penjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun setelah merdeka, ternyata berbagai pemberontakan dan gejolak politik susul-menyusul sejak yang berskala nasional yang memuncak pada peristiwa G-30-S dan masih terjadi lagi tragedi Mei 1998. Setelah itu konflik antarkelompok etnis dan agama juga terjadi di berbagai wilayah Indonesia.Dan ingatan kita masih segar bagaimana serangkaian bom bunuh diri mengharubiru perasaan kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat itu semua jelas cukup alasan bagi kita untuk bersikap pesimistis-negatif terhadap kondisi bangsa dan negara. Belum lagi berita korupsi, kecelakaan lalu lintas, peredaran narkoba, dan pengangguran yang setiap hari disajikan media massa. Meski begitu, sesungguhnya jauh lebih banyak alasan bagi kita untuk bersikap optimistis dan mensyukuri kondisi yang ada sebagai modal untuk bangkit mengisi lembaran-lembaran baru kehidupan berbangsa dengan cerita yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan negaranegara Timur Tengah yang tengah bergejolak menuntut penerapan demokrasi akibat penguasa yang tiran, alhamdulillah, Indonesia telah berhasil melampauinya. Jabatan presiden dibatasi maksimal hanya dua kali.Masyarakat memiliki ruang terbuka untuk mendirikan partai politik guna menyalurkan aspirasinya dalam mengatur jalannya pemerintahan. Meskipun terdapat kebocoran anggaran dan kebijakan politik yang kadang tidak jelas dan tegas,bagaimanapun pemerintah berjalan stabil dan memperoleh kepercayaan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok dan gerakan ekstremisme-radikalisme, apa pun ideologinya, semakin tidak populer, ruang geraknya kian menyempit. Masyarakat sudah semakin dewasa bahwa berbagai paham keagamaan yang menyebarkan kebencian dan permusuhan dengan sesamanya ujungnya hanya akan menyengsarakan diri, para ulama pun tidak menaruh simpati dan pembenaran atas paham dan gerakan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika semua ini diterima sebagai pembelajaran secara cerdas dan serius, akan berlaku formula bahwa sebuah bangsa akan tumbuh besar hanya setelah lulus mengalahkan berbagai problem dan tantangan besar yang menghadangnya. Sebagai anak bangsa saya berbangga dan salut pada para pendahulu dan pejuang negeri ini yang telah lulus mengalahkan tantangan pada zamannya. Hanya mengeluh dan mencaci tanpa ikut bekerja keras memecahkan problem bangsa adalah sikap yang tidak terpuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malu terhadap para pendahulu kita yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan dan menjaga tegaknya republik ini. Termasuk sikap tidak terpuji, bahkan pengkhianat, adalah mereka yang diberi kepercayaan dan jabatan mulia untuk melipatgandakan amal baktinya untuk negeri, tetapi malah korupsi, hanya memikirkan kepentingan dirinya. Pejabat seperti ini mestinya mundur atau diundurkan saja segera.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.uinjkt.ac.id/index.php/category-table/1933-mari-bersikap-optimistis.html"&gt;&lt;strong&gt;UIN Syarif Hidayatullah Jakarta&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-1655178051856227830?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/1655178051856227830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/mari-bersikap-optimistis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1655178051856227830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1655178051856227830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/mari-bersikap-optimistis.html' title='Mari Bersikap Optimistis'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-251569845194417780</id><published>2011-08-08T19:07:00.001+07:00</published><updated>2011-08-08T19:08:34.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Nuzulul Qur’an: Membaca dan Peradaban!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   Salah satu momen terpenting yang terjadi di bulan Ramadhan nan mulia adalah peristiwa diturunkannya al-Qur`ān. Mengingat pentingnya peristiwa tersebut, banyak masyarakat sampai-sampai membuat peringatan ritual terkait peristiwa itu, yang mereka yakini jatuh pada tanggal 17 Ramadhan dan mereka namakan dengan peringatan Nuzūlul Qur`ān. Namun pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas kebid’ahan dan ketidaksesuaian acara dimaksud dalam tinjauan syariat—menurut pendapat yang benar in syā-aLlāh. Hal ini mengingat sudah terdapat cukup banyak tulisan dari ulama dan para ustadz yang membahasnya. Tulisan singkat saya kali ini adalah seputar sebagian hikmah dari ayat al-Qur`ān yang pertama kali diturunkan dan korelasinya dengan peradaban manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ketahui bersama bahwa ayat al-Qur`an yang pertama kali diterima oleh Nabi ` adalah ayat 1-5 dari surat al-’Alaq:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ {1} خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ {2} اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ {3} الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ {4} عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ {5}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Bacalah dengan nama Rabbmu yang menciptakan. [2] Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. [3] Bacalah, dan Rabbmulah yang maha mulia. [4] Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. [5] Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;Surat yang pertama turun tersebut dimulai dengan kata: iqra`; perintah untuk membaca. Dapat dipahami dari hal ini bahwa Allah mengisyaratkan kepada hamba-Nya bahwa membaca adalah awal atau kunci pembuka segala sesuatu bentuk kebaikan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kata imperatif iqra` (bacalah!) berasal dari kata qara-a, yang makna dasarnya adalah mengumpulkan atau menghimpun (jama’a). Kata al-Qur`an juga berasal dari akar kata yang sama. Filosofinya, ketika seseorang membaca berarti ia tengah menghimpun huruf-huruf yang tertera atau tengah mengumpulkan informasi dari objek yang dibaca.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terkait dengan perintah membaca pada ayat yang pertama turun, maka tidak disebutkan objek bacaan, namun hanya menyebut pengedepanan motivasi sekaligus tujuan membaca, yaitu bismi Rabbikal ladzī khalaq (dengan nama Rabbmu yang menciptakan). Dengan demikian, ayat tersebut mengisyaratkan bahwa objek bacaan tersebut bersifat umum, apapun itu, asalkan dapat dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana dengan objek bacaan yang memuat keburukan? Penting kiranya untuk dibedakan antara objek bacaan yang menginformasikan hal-hal buruk untuk diketahui oleh si pembaca, dan objek bacaan yang pada dasarnya buruk, semisal majalah porno, dan sebagainya. Adapun kondisi yang pertama, maka tidak mengapa. Sebab dengan mengetahui keburukan maka seseorang dapat menjaga diri darinya. Karena itulah Hudzaifah Ibn al-Yaman pernah berkata,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – عَنِ الْخَيْرِ، وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Dahulu orang-orang (para Sahabat) bertanya kepada Rasulullah ` tentang kebaikan. Sementara aku menanyakan kepada beliau tentang keburukan, karena khawatir terjerumus ke dalamnya.” [Riwayat al-Bukhāri (III/1319) no. 3411; Muslim (III/1475) no. 1847; dan lain-lain]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;‘Umar Ibn al-Khaththāb berkata, “Sesungguhnya simpul Islam itu akan terurai satu per satu apabila seseorang itu tumbuh besar dalam Islam sedangkan ia tidak mengetahui jahiliyyah.” [Al-Fawā`id, hal. 109 dan al-Jawāb al-Kāfī, hal. 152]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal ini juga selaras dengan ucapan penyair, &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;عَرَفْتُ الشَّرَّ لاَ لِلشَّرِّ لَكِنْ لِتَوَقِّيْهِ&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;وَمَنْ لَمْ يَعْرِفِ الشَّرَّ مِنَ النَّاسِ يَقَعُ فِيْهِ&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku mengetahui keburukan bukan untuk keburukan,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;namun untuk menjaga diri darinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena barangsiapa yang tidak mengetahui keburukan,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;niscaya ia akan terjatuh ke dalamnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[Lihat Miftāh Dār as-Sa'ādah (I/296) dan Ihyā` 'Ulūm ad-Dīn (I/77)]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perhatikan kembali susunan ayat di atas. Awalnya, hanya disebutkan Rabb yang menciptakan, tanpa menciptakan objek ciptaan, dimana hal ini memberikan faidah keumuman, yaitu mencakup segala macam makhluk ciptaan. Namun ayat selanjutnya menyebutkan bahwa Rabb tersebut menciptakan manusia. Ini merupakan bentuk pemuliaan manusia di atas makhluk ciptaan yang lain. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ayat berikutnya menegaskan kembali perintah untuk membaca diikuti oleh penyebutan Rabb yang maha mulia (akram). Hal ini menegaskan agungnya perbuatan membaca sekaligus secara implisit mengisyaratkan bahwa apabila manusia ingin mulia maka ia harus membaca, serta bahwa sebab pemuliaan manusia di atas makhluk ciptaan lainnya diantaranya adalah karena membaca, disamping menulis—sebagaimana disebut pada ayat sesudahnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Membaca merupakan gerbang segala ilmu pengetahuan, sedangkan ilmu merupakan sumber perkembangan peradaban di dunia sekaligus sumber kebahagiaan dan kejayaan di dunia dan akhirat. Imam asy-Syāfi’i telah mensinyalir hal tersebut melalui ucapan beliau, “Barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah ia mencari ilmu dan barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaklah ia mencari ilmu.” [Nasyr Thayyit Ta'rīf fī Fadhl Hamalah al-'Ilm asy-Syarīf hal. 162]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Merupakan fakta yang diterima oleh semua orang bahwa tingkat peradaban suatu bangsa berbanding lurus dengan tingkat ilmu pengetahuannya, sedangkan pintu gerbang pertama dan utama ilmu pengetahuan adalah dengan membaca.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena ilmu pengetahuan maka umat Islam mencapai masa kejayaan dan menjadi pusat peradaban pada masa Dinasti ‘Abbasiyyah (abbasid caliphates), yaitu sekitar 750-1250 M; ketika Barat justru sedang mengalami zaman kegelapan (dark ages).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Zaman kegelapan di Barat bermula dari kejatuhan raja Romulus Augustulus pada tahun 476 M. Barulah sekitar 1000 tahun kemudian timbul era modernisasi di Barat, yang dikenal dengan istilah renaissance. Mengikut pendapat yang lain era modern dimulai pada tahun 1453 yaitu ketika kota Konstantinopel jatuh ke tangan kaum muslimin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam The Story of Medicine, Victor Robinson mengisahkan tentang Zaman Kegelapan bahwa Eropa gelap pada waktu malam sementara Cordova, yang dikuasai kaum muslimin, bermandikan cahaya. Eropa dalam kondisi kotor sedangkan Cordova membangun seribu tempat mandi. Eropa dipenuhi serangga sedangkan penduduk Cordova menukar pakaian dalam mereka setiap hari. Tokoh-tokoh Eropa tidak mengetahui cara menandatangani nama sendiri sedangkan anak-anak di Cordova sudah ke sekolah. Tokoh-tokoh agama di Eropa tidak cara tahu membaca risalah Kristiani sementara ulama Islam di Cordova menuliskan literatur-literatur ilmiah dalam format besar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyak peneliti Barat tidak menyukai penggunaan istilah dark ages (zaman kegelapan). Mereka lebih menyukai istilah middle ages (zaman/abad pertengahan). Dalam The History of The Arabs, Philip K. Hitti berkata, “Orang Islam Spanyol berjaya mencatat sejarah intelektualitas yang agung di zaman pertengahan dahulu. Merekalah sebenarnya pembawa obor budaya dan tamadun bagi seluruh dunia terutamanya antara abad kelapan dan tiga belas Masehi.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selepas sekian lama berada di zaman kegelapan, akhirnya Barat mengalami era modernisasi yang dikenal dengan renaissance. Kata renaissance berasal dari bahasa Perancis yang berarti rebirth atau kelahiran kembali. Ia merupakan zaman kebangkitan budaya dan ilmu di Eropa yang berlaku pada kurun waktu sekitar tahun 1300 dan 1600 Masehi. Zaman kebangkitan ini bermula di Italia, sebelum berkembang ke Jerman, Perancis dan Inggris. Pada awalnya, kebangkitan ini bertumpu pada bidang seni dan sastra.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada abad XVII Masehi lahirlah para saintis besar di Barat seperti Galileo, William Harvey, Isaac Newton dan Robert Boyle. Mereka melahirkan metodologi sains yang dianggap baru dan dengan demikian meledaklah ilmu sains di Barat, meskipun di awal perkembangannya harus berkonfrontasi dengan gereja. Selepas itu Barat tidak pernah menoleh ke belakang lagi dan terus mengembangkan modernisasi sampai hari ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Marquis of Dufferin and Ava dalam Speeches berkata, “Eropa berhutang budi kepada sains, seni dan sastera Islam. Faktor-faktor itulah yang menyebabkan Eropa akhirnya keluar dari kegelapan zaman pertengahan.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perkara yang sarna dinyatakan oleh Dr. Roben Briffault dalam The Making of Humanity pada bab Dar Al-Hikmet. Dia berkata, “Roger Bacon bukanlah tokoh yang memperkenalkan konsep eksperimen dalam ilmu. Beliau hanyalah merupakan anak murid kepada sains dan metodologi Islam, dan ilmu yang beliau peroleh ini kemudian dia kembangkan ke Barat. Dia tidak pernah jemu untuk mengatakan bahawa bahasa Arab dan sains Arab adalah satu-satunya pintu bagi mereka di zamannya untuk mengenali ilmu yang hakiki…. Sumbangan dari tamadun Arab kepada dunia moden yang paling bermakna ialah sains.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang benar, tanpa Islam Barat tidak akan mengenal sains dan teknologi. Mari kita simak apa yang dikatakan oleh Robert Briffault dalam The Making of Humanity pada bab Dar Al-Hikmet. Dia berkata, “Di bawah naungan konsep toleransi agama, golongan Kristian hidup penuh kebebasan di bawah pemerintahan khalifah Islam di Spanyol…. Pelajar-pelajar Kristian dari pelbagai pelosok Eropa datang ke negara Arab ini untuk belajar. Alvaro, seorang paderi kanan di Cordova, menulis pada abad ke-9 Masehi, ‘Kesemua pelajar Kristian yang berbakat ini mengetahui bahasa dan kesusasteraan Arab. Mereka membaca dengan penuh minat buku-buku karangan orang Arab dan berasa amat kagum dengan kesusasteraannya’. Gerbert of Aurillac membawa beberapa bahan tentang astronomi dan matematik dari Spanyol untuk mengajar anak-anak muridnya tentang alam serta sistem cakrawala.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selanjutnya dalam buku yang sama, pada bab Rebirth of Europe, dia berkata, “Orang-orang Arab memperkenalkan tiga ciptaan untuk Eropa. Setiap ciptaan ini kemudian melahirkan revolusi teknologi yang tersendiri di peringkat global. Pertama adalah kompas (mariners compass). Dengannya Eropa berkembang ke seluruh pelosok dunia. Kedua adalah bubuk bedil (gun powder). Dengannya berakhirlah era pahlawan berkuda dengan baju perisainya. Ketiga adalah kertas (paper), yang membuka jalan kepada ciptaan alat-alat penerbitan yang canggih.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Demikianlah Islam memberi andil dalam peradaban dan ilmu pengetahuan dunia. Pencapaian (achievement) yang sedemikian tentu tidak lepas dari semangat membaca yang telah ditanamkan oleh Islam sejak permulaan risalah melalui wahyu yang pertama kali diturunkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kejayaan Islam kemudian mengalami penurunan sangat drastis terutama sejak keruntuhan Dinasti ‘Abbasiyyah akibat serangan Hulagu Khan ke Baghdad pada tahun 1258 M (Muharram 656 H)—dibantu oleh pengkhianatan menteri bernama Ibn al-‘Alqami, dari sekte Syī’ah Rāfidhah, semoga Allah membalas segala kejahatan, keburukan dan bencana yang ia telah timpakan terhadap kaum muslimin. Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ahli sejarah mengenai korban yang tewas. Paling sedikit delapan ratus ribu jiwa, dan ada pula yang mengatakan mencapai sejuta jiwa, bahkan jauh lebih banyak dari itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sungai di Baghdad berubah menjadi warna merah kehitaman. Merah karena darah dan hitam karena tinta. Perpustakaan Baghdad luluh lantak. Para peneliti menyebutkan bahwa literatur Islam yang hancur ketika itu jauh lebih banyak dibandingkan seluruh literatur Islam yang selamat sampai saat ini. Dan dari literatur yang selamat tersebut, jauh lebih banyak yang masih berupa manuskrip dibandingkan dengan yang sudah dicetak. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya, keunggulan kejayaan peradaban Islam hanyalah menjadi romantisme sejarah….&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat ini, dapat dikatakan bahwa ketertinggalan negeri-negeri kaum muslimin dibandingkan Barat adalah disebabkan ketertinggalan human resources (sumber daya manusia) karena kurangnya ilmu pengetahuan, di mana salah satu faktor terpenting yang paling berpengaruh dalam hal ini adalah rendahnya minat baca.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekali lagi, sejarah peradaban manusia dikemudikan oleh kegiatan membaca. Minat baca yang rendah akan berimplikasikan pada rendahnya sumber daya manusia. Rendahnya sumber daya manusia akan mempengaruhi tingkat kemajuan suatu bangsa. Dengan kata lain, sebuah peradaban manusia ditentukan oleh sumber daya manusianya, sedangkan di sisi lain sumber daya manusia sangat dipengaruhi oleh kemampuan membacanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terkait dengan minat baca di Indonesia, negeri kita, maka dapat dilihat dari posisi Indonesia pada aspek penilaian Human Development Index (IPM: Indeks Pembangunan Manusia) pada tahun 2003 menempati posisi nomor 112 dari 175 negara. Begitu juga dari kategori The Politic Economic Risk Constitution (PERC) 2003. Indonesia menempati posisi ke 12 dari 12 negara. Budaya membaca kita masih rendah juga tercermin dari, misalnya, realitas penerbitan buku di Indonesia belum ada apa-apanya dibanding Amerika Serikat atau Inggris. Pada pertengahan 1990-an saja masing-masing negara ini dalam sebulan mampu menerbitkan 100.000 dan 61.000 judul, sedangkan negara kita hanya sanggup menerbitkan buku kurang dari 10 ribu judul setiap tahun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sastrawan kondang, Taufik Ismail, melalui observasinya terhadap beberapa siswa SD di kawasan ASEAN, mengatakan bahwa anak-anak Indonesia rabun membaca dan lumpuh menulis. Kenyaatan ini sungguh mengerikan di tengah adanya kekhawatiran para ahli pendidikan tentang terjadinya generasi yang hilang (the loss generation) di negeri kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fakta tersebut didukung dengan berbagai penelitian yang telah dilakukan di Indonesia. Di samping hasil penelitian yang telah disebutkan sebelumnya, International Education Achievement (IEA) melaporkan bahwa kemampuan membaca siswa SD Indonesia berada pada urutan 38 dari 39 negara peserta studi. Menurut Third International Mathematics and Science Study (TIMMS), kemampuan matematika para siswa SLTP kita berada pada urutan 34 dari 38 negara dan kemampuan IPA berada pada urutan 32 dari 38 negara. Berdasarkan Education for All Global Monitoring Report tahun 2005, Indonesia merupakan negara ke-8 dengan populasi buta huruf terbesar didunia, yakni sekitar 18,4 juta orang (Kompas, 20 juni 2006). Terkait dengan masalah membaca, fakta lain adalah laporan tingkat keterbacaan halaman buku di Indonesia yang tidak mencapai satu halaman per hari perorang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya, penting untuk kita tanamkan bahwa membaca adalah simbol kemajuan sebuah peradaban. Ia membedakan peradaban maju dengan primitif, antara negara maju dan negara berkembang. Melihat begitu pentingnya membaca, ia pun dijadikan salah satu indeks bagi pembangunan manusia, yang sering dijadikan ukuran keberhasilan pembangunan sebuah negara. Dengan demikian, tampaklah salah satu hikmah mengapa Allah Ta’āla menurunkan wahyu pertama dengan perintah membaca. Semoga hal ini dapat menjadi concern kita bersama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Demikian, semoga ada faidahnya, waLlāhu a’lam bish shawāb….&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salam,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://adniku.wordpress.com/2007/09/28/nuzulul-quran-membaca-dan-peradaban/"&gt;Abu Faris An-Nuri&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;NB:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perintah untuk membaca yang dimaksud dalam ayat di atas adalah bersifat umum, tidak hanya terbatas dalam bentuk membaca buku atau memahami tulisan, meskipun hal itu adalah yang pemaknaan yang sangat utama untuk diberlakukan. Membaca yang dimaksud adalah mencakup mengamati situasi dan kondisi serta meneliti semesta raya nan indah. Sekiranya perintah tersebut hanya terbatas untuk membaca sebagaimana yang lazim dikenal, tentulah Nabi ` akan senantiasa berusaha membebaskan diri dari kondisi ummi (buta huruf) dalam rangka memenuhi perintah tersebut. WaLlāhu a’lam bish shawāb.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagian informasi yang terdapat pada tulisan di atas berasal dari sejumlah situs yang dapat dilacak dengan sarana search engine semisal “mbah” google, dengan memasukkan key word yang sesuai.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-251569845194417780?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/251569845194417780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/nuzulul-quran-membaca-dan-peradaban.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/251569845194417780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/251569845194417780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/nuzulul-quran-membaca-dan-peradaban.html' title='Nuzulul Qur’an: Membaca dan Peradaban!'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-7815863148249543969</id><published>2011-08-02T15:30:00.008+07:00</published><updated>2011-10-02T18:17:24.043+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='galeri'/><title type='text'>White Dawg Lyrics  " Right Here Waiting "</title><content type='html'>never meant to hurt you&lt;br /&gt;&amp;nbsp;but i know i did&lt;br /&gt;&amp;nbsp;knocking on my door&lt;br /&gt;&amp;nbsp;baby something gotta give&lt;br /&gt;&amp;nbsp;chasing all these womens&lt;br /&gt;&amp;nbsp;that's how rappers live&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i know i did a lot of things that you cant forgive&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i was so weak when i shoulda been strong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i was on the road and you were home alone&lt;br /&gt;&amp;nbsp;in the back of my mind&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i knew that it was all wrong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;its bonnie and clyde&lt;br /&gt;&amp;nbsp;jus u nd me for now on&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i never been faithful before in my life&lt;br /&gt;&amp;nbsp;didn't understand the words husband and wife&lt;br /&gt;&amp;nbsp;everytime i cheated on you cut you like a knife&lt;br /&gt;&amp;nbsp;im so ashamed i could take my own life&lt;br /&gt;&amp;nbsp;trying to keep my image up&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i lied to get you&lt;br /&gt;&amp;nbsp;had to be a rebel&lt;br /&gt;&amp;nbsp;couldnt be seen with ya&lt;br /&gt;&amp;nbsp;use to call me late night cuz you really miss me&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i aint even answer cuz i was out tricking&lt;br /&gt;&amp;nbsp;smelling like perfume, coming home late&lt;br /&gt;&amp;nbsp;another group of chicks&lt;br /&gt;&amp;nbsp;so many damn mistakes&lt;br /&gt;&amp;nbsp;everyting i said you proved that it was fake&lt;br /&gt;&amp;nbsp;im making tears come down your precious little face&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;never meant to hurt you&lt;br /&gt;&amp;nbsp;but i know i did&lt;br /&gt;&amp;nbsp;knocking on my door&lt;br /&gt;&amp;nbsp;babe something gotta give&lt;br /&gt;&amp;nbsp;chasing all these womens&lt;br /&gt;&amp;nbsp;thas jus how us rappers live&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i know i did a lot of things that you cant forgive&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i was so weak when i shoulda been strong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i was on the road and you were home alone&lt;br /&gt;&amp;nbsp;in the back of my mind&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i knew it was all wrong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;it was bonnie and clyde&lt;br /&gt;&amp;nbsp;jus u nd me for now on&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;where ever you go&lt;br /&gt;&amp;nbsp;whatever you do&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i will be right here waiting for you&lt;br /&gt;&amp;nbsp;whatever it takes&lt;br /&gt;&amp;nbsp;or how my heart breaks&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i will be right here waiting for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;so many times i took you for granted&lt;br /&gt;&amp;nbsp;so much pain i know you cant stand it&lt;br /&gt;&amp;nbsp;embarrased you in front of your whole family&lt;br /&gt;&amp;nbsp;the way i acted i shoulda won a grammy&lt;br /&gt;&amp;nbsp;we're a million pieces&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i shatter you apart&lt;br /&gt;&amp;nbsp;you gave me all your trust and i broke your heart&lt;br /&gt;&amp;nbsp;trying to be a good guy acting all hard&lt;br /&gt;&amp;nbsp;late night picking up chicks in your car&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i do anything if i can take you back&lt;br /&gt;&amp;nbsp;just you and me in my first cadillac&lt;br /&gt;&amp;nbsp;you were a lil gangster chick wearing my hat&lt;br /&gt;&amp;nbsp;took it all for granted everyting i had&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;never meant to hurt you&lt;br /&gt;&amp;nbsp;but i know i did&lt;br /&gt;&amp;nbsp;knocking on my door&lt;br /&gt;&amp;nbsp;babe something gotta give&lt;br /&gt;&amp;nbsp;chasing all these womens&lt;br /&gt;&amp;nbsp;thas jus how us rappers live&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i know i did a lot of things that you cant forgive&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i was so weak when i shoulda been strong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i was on the road and you were home alone&lt;br /&gt;&amp;nbsp;in the back of my mind&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i knew it was all wrong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;it was bonnie and clyde&lt;br /&gt;&amp;nbsp;jus u nd me for now on&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;2x&lt;br /&gt;&amp;nbsp;where ever you go&lt;br /&gt;&amp;nbsp;whatever you do&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i will be right here waiting for you&lt;br /&gt;&amp;nbsp;whatever it takes&lt;br /&gt;&amp;nbsp;or how my heart breaks&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i will be right here waiting for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;3x&lt;br /&gt;&amp;nbsp;never meant to hurt you&lt;br /&gt;&amp;nbsp;but i know i did&lt;br /&gt;&amp;nbsp;knocking on my door&lt;br /&gt;&amp;nbsp;babe something gotta give&lt;br /&gt;&amp;nbsp;chasing all these womens&lt;br /&gt;&amp;nbsp;thas jus how us rappers live&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i know i did a lot of things that you cant forgive&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i was so weak when i shoulda been strong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i was on the road and you were home alone&lt;br /&gt;&amp;nbsp;in the back of my mind&lt;br /&gt;&amp;nbsp;i knew it was all wrong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;it was bonnie and clyde&lt;br /&gt;&amp;nbsp;jus u nd me for now on&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-7815863148249543969?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/7815863148249543969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/wom-by-alwan-munthe-on-flickr.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7815863148249543969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7815863148249543969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/wom-by-alwan-munthe-on-flickr.html' title='White Dawg Lyrics  &quot; Right Here Waiting &quot;'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-6265783936564759163</id><published>2011-08-02T14:43:00.000+07:00</published><updated>2011-08-02T14:43:02.765+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Islam'/><title type='text'>Pengembangan Produk Syariah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Oleh: Dr. Hargo Utomo, MBA., M.Com*)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Kalau ada kata-kata: “nafsu besar tenaga kurang” barangkali itu lah gambaran dari geliat bisnis syariah di negeri ini. Masyarakat sebenarnya sudah cukup lama menanti kehadiran produk-produk syariah baik untuk tujuan investasi maupun pembiayaan. &amp;nbsp;Namun, kelambanan dalam inovasi produk syariah memaksa masyarakat untuk sementara harus bersabar sampai dengan dibakukannya pola atau model pengembangan produk berbasis syariah. Selama ini masyarakat mengenal produk syariah masih terbatas pada produk-produk keuangan dan perbankan saja. &amp;nbsp;Padahal, potensi yang dapat dikembangkan dari model bisnis berbasis syariah itu sebenarnya tidak kalah besarnya dengan model bisnis konvensional yang selama ini sudah berlangsung. &amp;nbsp;Pertanyaannya sekarang adalah, sampai kapan masyarakat benar-benar bisa mengatakan bahwa bisnis syariah memang beda dan menjadi alternatif penyokong yang dominan untuk pertumbuhan kegiatan ekonomi dan bisnis di negeri ini? &amp;nbsp;Tentu, tidak ada yang tahu pasti kapan hal itu dapat terjadi, dan semuanya akan sangat bergantung dari semangat dan kemauan masyarakat itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Sebagai ilustrasi saja, berapa lama masyarakat di negeri ini harus menunggu untuk mendapatkan produk investasi syariah bernama sukuk? Terhitung lebih dari 6 tahun waktu dibutuhkan sejak gagasan itu dimunculkan, dilakukan kajian kelembagaan, hingga produk investasi itu benar-benar terwujud seperti tertuang dalam Undang-undang Nomer 19 Tahun 2008 tentang sukuk negara atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Peluncuran sukuk negara cukup kompleks dan tidak sesederhana seperti yang dibayangkan banyak orang. Terlepas dari kerumitan yang dihadapi para pengambilan keputusan dalam mengupayakan produk syariah itu terwujud dan memperoleh kaidah legalitas formal, ada satu pelajaran yang dapat dipetik, yaitu perlunya kehati-hatian untuk memperoleh kejelasan spesifikasi dan proses bisnis inovasi produk syariah sebelum hasil akhir diperoleh. &amp;nbsp;Keinginan untuk menggunakan pola pemikiran instan untuk memperoleh hasil akhir yang cepat mungkin untuk sementara ini harus dikendalikan dahulu agar masyarakat tidak mengulang fenomena yang terjadi pada bidang lain hingga menjadi polemik berkepanjangan di media seperti halnya yang terjadi di bidang pertanian atau pun energi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Riset Produk Syariah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Secara teoritis, esensi dasar pada setiap inovasi produk adalah pada kekuatan hasil riset. &amp;nbsp;Kalau dalam bidang manufaktur, kajian empiris yang menggambarkan alur proses dari pemunculan gagasan hingga peluncuran produk baru sudah banyak diungkap secara detail. &amp;nbsp;Lain halnya dengan produk-produk yang mempunyai kadar atau intensitas informasi yang besar sepertinya pada keuangan syariah, maka proses riset empiris yang menghasilkan produk komersial berbasis syraiah memang masih relatif terbatas. Selama ini masyarakat Indonesia mengenal produk syariah masih terbatas pada sektor perbankan. &amp;nbsp;Peluang untuk melakukan kajian produk selain sektor perbankan masih sangat terbuka luas. &amp;nbsp;Itu sebabnya penerbitan sukuk negara diharapkan menjadi instrumen keuangan yang menarik bagi investor sejalan dengan bertumbuh-kembangnya produk-produk bisnis lain yang berbasis syariah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Karakteristik yang melekat pada bisnis syariah yang selama ini mengedepankan unsur fleksibilitas dan diversitas sebenarnya mampu menjadi pemicu munculnya kreasi dalam pengembangan model investasi dan pembiayaan berbasis syariah. &amp;nbsp;Pertanyaannya lagi, siapa yang harus memulai hal itu? Apakah semuanya harus menunggu dari inisiasi lembaga pemerintah? &amp;nbsp;Bisakah pelaku industri dan akademik berkolaborasi untuk memunculkan dan mengembangkan gagasan tentang model bisnis berbasis syariah? Pertanyaan akan terus berlanjut hingga masyarakat memperoleh keyakinan tentang kehandalan produk syariah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Memang, keberadaan Dewan Syariah Nasional sebenarnya mempunyai peran sentral dan merupakan elemen kelembagaan penting yang dapat menjadi akselerator dalam pengembangan produk. &amp;nbsp;Diskusi dan kajian lanjutan dari ahli fiqh dan pelaku industri dapat saja dilakukan melalui format beragam yang memungkinkan formulasi produk syariah dapat dilakukan secara memadai sehingga kebutuhan terhadap produk syariah dapat dipenuhi. Pengembangan dan pemberdayaan unit-unit kajian syariah diharapkan mampu menangkap setiap peluang untuk kemudian memaknai peluang itu sebelum memetakan potensi yang terbentuk dalam wujud produk syariah secara konkrit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Pada prinsipnya, simplifikasi pengembangan produk syariah dapat saja dilakukan dengan mencermati alur kerja sehingga interaksi antara desain dan proses rekayasa produk dapat terjadi secara simultan. &amp;nbsp;Perencanaan dan pengembangan produk syariah dapat saja mengadopsi praktik terbaik yang selama ini sudah diterapkan pada bidang lain, misalnya mengadopsi penggunaan metode product-based workflow design yang pada intinya lebih mengedepankan kesesuaian antara kriteria desain produk, model dan kemudian formulasi teknis untuk mendapatkan proses alur kerja yang diharapkan (lihat misalnya: Reijers et al, “Product-based Workflow Design”, Journal of Management Information Systems, Vol. 20, No.1 Summer 2003). &amp;nbsp;Pendekatan semacam ini sebenarnya merupakan terobosan untuk mempercepat proses formulasi gagasan menjadi cetak biru suatu produk dengan memasukkan unsur keunikan yang melekat pada suatu konteks. &amp;nbsp;Sangat mungkin model bisnis awal dikembangkan dari praktik bisnis syariah yang sudah ada misalnya saja mengacu pada model Sudan, Bahwain atau Malaysia. &amp;nbsp;Walaupun begitu, keunikan yang ada di Indonesia tentu membutuhkan pencermatan sendiri yang tidak selalu sama dengan praktik serupa yang ada di negara lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Standardisasi dan Kompatibilitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Satu hal penting dan mungkin perlu untuk menjadi catatan bersama dalam pengembangan produk berbasis syariah adalah jaminan bahwa produk yang akan dikembangkan cukup mampu menangkap peluang investasi lintas geografis. &amp;nbsp;Artinya, meminjam istilah popular dalam bidang komputasi, produk syariah pun harus memasukkan unsur kompatibilitas sehingga perbedaan platform karena adanya keragaman interpretasi fiqh yang diadopsi Dewan Syariah atau Shariah Board antar negara tidak menghambat laju inovasi untuk kepentingan investasi atau model pembiayaan syariah. &amp;nbsp;Kata kuncinya kemudian adalah perlunya standardisasi praktik umum sehingga dapat menjadi rujukan baku dalam menentukan formulasi proses bisnis yang akan dikembangkan dalam bisnis syariah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;*) Dr. Hargo Utomo, MBA., M.Com adalah Direktur Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MMUGM).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-6265783936564759163?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/6265783936564759163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/pengembangan-produk-syariah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/6265783936564759163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/6265783936564759163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/pengembangan-produk-syariah.html' title='Pengembangan Produk Syariah'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-1978735194178331934</id><published>2011-08-02T14:12:00.000+07:00</published><updated>2011-08-02T14:12:26.315+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Setelah Chairul Tanjung/TransTV Mencaplok Detik.com</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QrQ-W4tPcVU/TjejKRSVBOI/AAAAAAAAAOQ/954rHQq-Xqg/s1600/rich_001_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://2.bp.blogspot.com/-QrQ-W4tPcVU/TjejKRSVBOI/AAAAAAAAAOQ/954rHQq-Xqg/s320/rich_001_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Chairul Tanjung, pebisnis top yang kerajaan bisnisnya membentang mulai dari TransTV, Para Group hingga Bank Mega mungkin merupakan salah satu pengusaha asli tanah air yang layak di-stabilo. Ia punya visi ingin membangun bisnisnya masuk dalam jajaran Fortune 500 (daftar 500 perusaahan terbesar di dunia berdasar revenue). Sebuah impian yang mak nyus dan amat dibutuhkan untuk membawa dunia bisnis Indonesia masuk dalam jajaran global.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Padahal dulu ia hanyalah salesman alat-alat kesehatan. Padahal dulu ia hanya anak muda ingusan yang berjibaku masuk dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya untuk berjualan. “You are what you believe,” begitu ia pernah berbisik. “Dan saya percaya suatu saat saya akan bisa menjadi a great entrepreneur”, ia melanjutkan bisikannya.&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Kini kita memang melihat kang Chairul sebagai pebisnis tangguh nan cemerlang. Dalam waktu singkat, ia menjadikan TransTV sebagai salah satu televisi unggul di tanah air. Ia lalu membeli TV7 (kini Trans7), dan segera menyulapnya : lalu bergulirlah program-program yang disukai masyarakat seperti Opera Van Java dan Bocah Petualang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Lalu ia layak mendapat keplokan ketika memutuskan untuk mengakuisisi kepemilikan saham Carrefour, retail raksasa dari Perancis. Sebuah langkah win-win. Dengan itu, Carrefour bisa menepis isu penjajahan retail asing (sebab sekarang sudah dimiliki pengusaha pribumi). Pada sisi lain, CT (begitu kang Chairul Tanjung biasa disapa oleh para sekondan-nya) bisa memanfaatkan jaringan retail itu untuk memperluas bisnisnya secara dramatis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Aspirasi bisnis CT belum juga berhenti (ingat ia sangat ingin masuk jajaran elit Fortune 500). Begitulah, ia lalu mendirikan Trans Studio di Makassar yang sukses besar (dengan itu pula, Indonesia Timur punya ikon wisata yang layak dibanggakan). Menyusul kemudian Trans Studio Bandung yang mungkin juga akan sukses (tapi gila juga, antrinya bisa sampe 4 jam, pas liburan sekolah seperti sekarang ini !!).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dan dua minggu lalu, ia akhirnya berhasil mewujudkan keinginan lama yang telah ia pendam begitu lama : mencaplok Detik.com – sebuah portal online legendaris yang begitu dominan dalam sejarah internet di tanah air.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Akuisisi itu nilainya konon mencapai ratusan milyar (maka dua pendiri utama Detik.com mendadak menjadi milyuner — itulah enaknya menjadi pemilik bisnis). Apapun, proses akusisi ini layak dipandang sebagai langkah cerdik CT untuk menguasai jagat online tanah air.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Detik.com bagaimanapun hingga hari ini masih tetap menjadi dewa dalam dunia informasi online tanah air. Memang serbuan Kompas.com dan Vivanews (yang agresif beriklan di Facebook) pelan-pelan bisa menggoyang kejayaan Detik.com. Ini juga yang mulai terjadi – Kompas.com dan Vivanews kian meningkat trafik pengunjungnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Itulah kenapa Detik.com mungkin perlu suntikan kreativitas yang segar untuk mencegat laju para pesaingnya yang terus berinovasi. CT dengan visi dan sumber daya yang melimpah mungkin bisa segera membawa Detik.com terbang melesat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Pada sisi lain, akuisisi Detik.com memang membuat CT bisa dengan mudah menguasai jagat online dibanding ia harus membangun brand sendiri dari nol. Barangkali ia akan tertatih-tatih seperti upaya bos RCTI yang membangun portal online bertajuk Okezone.com.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Ke depan, Detik.com mungkin bisa menjadi kuda troya bagi CT untuk benar-benar menguasai panggung online tanah air (ingat, pengguna internet Indonesia akan mencapai 100 juta pada tahun 2020).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Ia tetap bisa mempertahankan gaya khas Detik.com yang selama ini sudah ada. Namun ia kemudian bisa melakukan kolaborasi dan sinergi antara Detik.com dengan TransTV, atau antara Detik.com dengan Trans Studio-nya. Atau antara Detik.com dengan Carrefour untuk membangun online retailer raksasa seperti kisah sukses Amazon.com (web online ini akan segera menjadi retailer terbesar di dunia, mengalahkan sang raja Walmart).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dengan segala sepak terjangnya, CT merupakan figur bisnis yang menarik. Ia anak asli Indonesia, dan menjadi besar tanpa dukungan nama besar orang tua. Ia juga punya impian besar untuk membangun kerajaan bisnis yang menyediakan ribuan tenaga kerja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Kang Chairul, you rock.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-1978735194178331934?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/1978735194178331934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/setelah-chairul-tanjungtranstv.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1978735194178331934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1978735194178331934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/setelah-chairul-tanjungtranstv.html' title='Setelah Chairul Tanjung/TransTV Mencaplok Detik.com'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-QrQ-W4tPcVU/TjejKRSVBOI/AAAAAAAAAOQ/954rHQq-Xqg/s72-c/rich_001_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-4317562201681061966</id><published>2011-08-02T14:05:00.000+07:00</published><updated>2011-08-02T14:05:23.805+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Drama tentang Robohnya Kedigdayaan Nokia</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-4ZqxMcPvnYo/Tjehjpub3fI/AAAAAAAAAOM/t-ptxLOAqSE/s1600/nokia.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-4ZqxMcPvnYo/Tjehjpub3fI/AAAAAAAAAOM/t-ptxLOAqSE/s200/nokia.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Temaram senja tampak tengah bersemayam diatas kompleks kantor pusat Nokia di kota Helsinki, Finlandia. Butiran salju tipis berjatuhan, menghampiri setiap sudut bangunan. Udara terasa dingin membeku. Di salah satu ruangan, para petinggi Nokia tampak duduk berdiskusi dengan penuh kesenduan. Semilir angin yang dingin membuat suasana ruangan itu terasa kian muram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Para petinggi itu layak gundah gulana. Hari-hari ini kita tengah menyaksikan drama robohnya kedigdayaan Nokia dalam panggung industri ponsel global. Di banyak negara, pangsa pasar Nokia jatuh bertumbangan. Dalam kategori smartphone – salah satu kategori terpenting – produk Nokia terpelanting, dihantam barisan produk kompetitor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dan ini dia fakta yang terasa begitu pahit : dalam tiga tahun terakhir, harga saham Nokia anjlok hingga 80% (delapan puluh persen !!). Ini sama artinya dengan kehancuran. Para pelaku dan pengamat pasar terasa begitu galau dengan masa depan Nokia.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;What went wrong? Bagaimana mungkin Nokia yang dulu begitu jaya kini mendadak menjadi pecundang?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Make no mistake. Tentu saja Nokia belum hancur. Produk-produknya masih tetap bisa bertahan. Di pasar Eropa, Nokia masih menjadi market leader, meski kian terseok-seok. Namun kondisi pasar di tanah air mungkin bisa menjadi ilustrasi. Semenjak serbuan masif Blackberry Mania, Nokia seperti kehilangan momentum (mampirlah ke pusat-pusat penjualan ponsel, dan kita tak lagi bisa menemukan neon sign bertuliskan Nokia. Haree gene, kok masih pake Nokia — begitu ledekan salah satu pedagang ponsel. Doh).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Sementara serbuan ponsel murah dengan fitur yang melimpah, ternyata mendapat sambutan positif yang mengejutkan dari masyarakat. Nokia mungkin tak pernah menyangka ponsel seperti Nexian, Ti-phone, Cross, dll itu bisa dengan mudah mengusik keperkasaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Ada dua pelajaran penting yang bisa kita petik dari drama kejatuhan Nokia ini. Pelajaran pertama : sang raksasa pun bisa dengan mudah jatuh. Dengan kata lain, mempertahankan kedigdayaan ternyata bukan hal yang mudah. Kejayaan yang bisa terus dipertahankan itu ternyata bukan taken for granted. Itulah kenapa kita mesti memberikan applaus kepada perusahaan yang selama puluhan tahun tetap bisa menjadi leader seperti Teh Botol Sosro, televisi Sharp, printer HP, sepatu Bata, Bank BRI, sabun Lifebuoy, dan lain-lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Pelajaran kedua adalah munculnya apa yang bisa disebut sebagai innovator dilemma (tema ini diuraikan dengan amat mendalam oleh Clayton Christensen dalam buku best seller berjudul : The Innovator’s Dilemma: The Revolutionary Book that Will Change the Way You Do Business)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Inti dari innovator dilemma adalah ini : para penguasa pasar itu ragu melakukan inovasi lantaran takut produk inovasinya itu akan meng-kanibal atau menghantam balik produk utamanya yang masih laku di pasaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dan dilema itu berkali-kali datang : dulu GM ragu mengembangkan mobil ukuran kecil lantaran takut justru akan “meng-kanibal” produk utamanya (akhirnya Toyota yang menang). Dulu Gudang Garam dan Djarum takut melakukan inovasi rokok mild lantaran takut akan menghantam balik produk utamanya (akhirnya Sampoerna yang datang). Dulu Honda ragu melakukan inovasi motor skutik (akhirnya Mio yang datang; untung Honda segera mengejar balik).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dan Nokia ragu melakukan kolaborasi open source untuk mengembangkan aplikasi smart phone lantaran takut produk utamanya, Symbian, akan kehilangan pasar (dan akhirnya Android yang datang menghajar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Innovator dilemma terjadi, bukan lantaran para market leader tidak bisa melihat arah pasar. Atau juga bukan karena mereka tidak mampu melakukan inovasi. Mereka tahu persis arah pasar dan sangat kapabel dalam melakukan inovasi. Hanya saja, mereka TAKUT melakukan itu lantaran khawatir hasilnya justru akan menghantam balik produk utama mereka yang masih laris manis di pasaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Dan saat mereka sadar bahwa ketakutan itu tidak beralasan, segalanya telah terlambat. Kompetitor yang sigap dan nothing to lose dengan segera mengambil kesempatan itu. Lalu meninggalkan sang incumbent (penguasa pasar saat itu) terpelanting ke pinggir arena.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Itulah dua pelajaran penting nan ringkas yang bisa kita petik dari drama kejatuhan Nokia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Senja telah lewat, dan butiran salju kian deras mengalir di atap kantor pusat Nokia, di Finlandia. Rapat masih juga belum berakhir. Para petinggi Nokia itu harus segera mengambil solusi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Sebab jika tidak, kelak kita mungkin akan mengenal ponsel Nokia hanya dari museum dan buku-buku sejarah masa silam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-4317562201681061966?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/4317562201681061966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/drama-tentang-robohnya-kedigdayaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/4317562201681061966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/4317562201681061966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/08/drama-tentang-robohnya-kedigdayaan.html' title='Drama tentang Robohnya Kedigdayaan Nokia'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4ZqxMcPvnYo/Tjehjpub3fI/AAAAAAAAAOM/t-ptxLOAqSE/s72-c/nokia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-4819518948837083220</id><published>2011-07-29T14:18:00.000+07:00</published><updated>2011-07-29T14:18:16.358+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Membangun Merk secara Efektif – Manajemen Merk yang Sukses</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;CEO perlu memastikan bahwa organisasi dipersenjatai dengan dasar yang tepat untuk membangun merek yang efektif. Terlepas dari mana perusahaan anda dimulai, daftar CEO dapat digunakan sebagai snapshot dari mana anda mencoba untuk menghadapi: keberhasilan berbasis merek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Item-item ini merupakan kemampuan penting yang diperlukan untuk mengaktifkan merek perusahaan anda dan mengangkat merek anda untuk mewujudkan visi perusahaan anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pada tingkat yang paling sederhana, katakanlah anda perlu menyeimbangkan kemampuan dalam berpikir secara strategis dan operasionalisasi secara konsisten. “Berfikir secara strategis” adalah istilah dari semua cara yang diterapkan oleh organisasi yang memikirkan strategi merek kelas dunia untuk peluang pasar dan tantangan bisnis.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan “operasionalisasi secara konsisten” adalah istilah untuk semua hal yang harus dilakukan oleh organisasi untuk memberikan merek dan janjinya secara konsisten.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Perusahaan anda harus mampu menyeimbangkan kedua jenis aktivitas jika anda menjalankan manfaat kompetitif yang berkelanjutan melalui merek anda. Dan karena CEO bertanggungjawab untuk memastikan bahwa kemampuan ini telah dibangun, maka penting kiranya dia memahami peran merek yang dimainkan dalam mencapai keberhasilan bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Untuk mengembangkan Daftar Merek CEO, kami tertarik dengan pikiran yang kaya dari ahli strategi merek, termasuk David Aaker, dan memilih lima kunci kemampuan strategis untuk membangun bisnis berdasarkan merek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kemampuan ini harus dikembangkan sehingga mereka dapat diterapkan secara konsisten selama bidang bisnis menjadi semakin kompleks dan dengan kecepatan yang tidak dapat terpikirkan seperti sepuluh atau lima belas tahun yang lalu. Karena Bab Tiga sampai Sembilan fokus pada operasionalisasi merek secara eksplisit, sedangkan sisanya pada bab ini meneliti komponen “berpikir secara strategis” dari daftar CEO.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dynamic Customer Modeling melibatkan analisis yang dilakukan di sekitar segmen pelanggan, pernyataan kebutuhan pelanggan, prilaku konsumen, dan pengaruh pola dalam berbagai tipe partisipan dalam proses pembelian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Meskipun banyak perusahaan memahami nilai pemikiran mengenai pelanggan mereka, secara mengagetkan hanya sedikit perusahaan yang mengambil pendekatan yang sama-sama kaku untuk memahami pelanggan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;“Bisnis harus menemukan cara yang lebih baik untuk mencerminkan pelanggan mereka – kecil atau besar, canggih atau kasual, sadar layanan atau sensitif terhadap harga, pembeli musiman atau pelanggan utama. Terdapat banyak sekali cara untuk membagi pelanggan dan mencari kebutuhan khusus mereka. Mulailah berfikir tentang mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tantangannya, seperti yang dikatakan oleh James Champy, pelopor pergerakan rekayasa ulang, adalah bahwa banyak perusahaan yang yakin bahwa usaha-usaha segmentasi itu sendiri sama dengan pemodelan pelanggan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Permasalahan dengan hal ini adalah segmentasi tradisional seringkali statis, terkadang superfisial, dan berdasarkan demografis impersonal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ke depannya, model pelanggan dinamis dan menarik harus dikembangkan, yang melibatkan wawasan mengenai bagaimana pelanggan berfikir dan bertindak dalam kategori, membuat keputusan pembelian, menggunakan jasa atau produk, dan melihat merek anda sesuai dengan hidup mereka. Dengan tipe informasi ini, anda dapat membuat keputusan yang cerdas berdasarkan pada pergerakan pelanggan untuk membawa strategi merek anda menjadi hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Brand Identity and Positioning Development&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Identitas dan posisi merek melibatkan apa yang banyak dipikirkan dari kemampuan pemasaran tradisional. Meliputi kemampuan untuk membedakan fitur dari manfaat, memahami interaksi antara rasional, emosional, dan manfaat itu sendiri, serta pengetahuan bahwa konsep posisi harus dibedakan (dari pesaing), relevan, dan menarik (kepada pelanggan target dan stakeholder), serta akhirnya dapat dimiliki (untuk perusahaan dan merek yang mencoba mengklaimnya).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Konsep David Aaker mengenai identitas merek mengenali bahwa pentinglah kiranya bagi perusahaan untuk melakukan pendekatan peluang posisi jangka pendek dalam konteks pandangan aspirasional jangka yang lebih panjang untuk merek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Brand Portfolio Management&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pengelolaan portfolio merek adalah kemampuan untuk mengelola berbagai merek, submerek, dan aset merek lainnya dengan hubungan timbal balik yang kompleks dan ketergantungan secara potensial, dengan cara yang memberikan fleksibilitas dan dorongan yang optimal, mengingat tujuan pertumbuhan perusahaan. Contoh yang baik dari Denise Yohn, seorang wakil direktur bagian marketing dan perencanaan merek di Sony.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; line-height: 19px; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tidak akan pernah ada program pemasaran yang nyata bagi merek perusahaan Sony. Kami terus menerus membicarakan tentang Sony melalui submerknya. Kami mencoba membuat submerek ini menjadi lebih emotif, terhubung dengan gaya hidup, menuju ke jenis pelanggan tertentu bukan semata-mata berorientasi pada produk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sebagai contoh kita mengembangkan merek Walkman dari makna suara portable ke merek gaya hidup Gen Y. namun pertanyaan yang tersisa adalah: Bagaimana kita mengembangkan merek platform yang semuanya adalah mengenai menciptakan nilai pelanggan, dan apa nama produk yang harus berada di bawah platform?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sebagai pengalaman Sony menunjukkan, mengelola hubungan portfolio merek bertingkat sulit. Ini memerlukan pemahaman yang kuat tentang batasan-batasan yang ada dan potensial dari merek dan kemampuan untuk membuat investasi dalam portfolio, dengan memandang semua merek dalam portfolio secara simultan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Di masa lalu, banyak organisasi yang belum berhasil mengelola portfolio merek mereka secara sangat strategis. Namun, portfolio mereka seringkali hanya dikembangkan berdasarkan serangkaian produk yang diluncurkan secara khusus (memerlukan peluncuran produk baru) atau restrukturisasi organisasional (“Kami membedakan merek karena semua itu tergantung bagaimana kami mengaturnya”).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sebagai akibatnya, banyak pengeluaran dan inisiatif merek menjadi terlalu mahal atau berlebihan. Karena manajemen portfolio merek merupakan konsep yang belum berkembang dalam begitu banyak perusahaan, maka perusahaan yang mengembangkan kemampuan ini sampai pada batas yang paling maksimal memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan dalam persaingan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Multidisciplinary, General Management Perspective&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kemampuan keempat adalah dikembangkan dengan baik dalam perusahaan dengan budaya manajemen merek yang memuaskan seperti Anheuser-Busch, Disney, dan Coca Cola.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Di perusahaan-perusahaan tersebut, “orang-orang merek” merupakan orang-orang bisnis. Mereka dilatih dengan keras untuk memahami hubungan antara keuangan, operasional, dan prioritas strategis dan strategi merek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mereka memahami konsekuensi budaya dan struktur organisasional dalam mengembangkan merek yang efektif. Yang terpenting, mereka dapat membawa perspektif yang benar-benar seimbang untuk menghubungkannya. Penyambungan jalur multidisiplin antara semua elemen rantai nilai perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Agar menjadi efektif, setiap organisasi akan memerlukan individu dengan tipe strategis dan kemampuan berbasis merek ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 24px; text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Maintaining Brand Portfolio Relevance over Time&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kemampuan kelima adalah kemampuan untuk mempertahankan portfolio merek yang relevan dari waktu ke waktu, yaitu kitab suci manajemen merek. Relevansi merupakan penggerak utama, apakah perusahaan dapat mengekstrak nilai ekonomi secara riil dari mereknya setiap saat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Namun demikian, mempertahankan relevansi lebih dalam periode waktu yang lama merupakan kemampuan yang bahkan oleh beberapa bisnis yang digerakkan merek terbesar sekalipun sangat sulit diperoleh secara konsisten. Untuk berhasil, maka perlu mempertimbangkan pengangkat merek jangka pendek terhadap bahaya jangka menengah yang berkepanjangan seperti yang dialami Gap di awal tahun 2000. juga diperlukan kemauan untuk mempertimbangkan menghentikan merek yang tidak relevan lagi secara tepat waktu, seperti Oldsmobile.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Seperti Paula Dumas, direktur dan wakil direktur pemasaran dan pengembangan di Kodak, mengatakan kepada kami, bahwa Kodak memahami resiko dan peluang dan taktik menghadapi permasalahan ini dengan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Seperti dengan merek terkemuka lainnya, ancaman terbesar untuk kami adalah apatis dan kegagalan untuk mempertahankan relevansi merek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Peran saya adalah mendefinisikan ulang merek Kodak dalam hal apa yang kini kami namakan “ilmu pencitraan info”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kecenderungan dari tradisional ke digital merupakan perubahan dramatis yang akan terus menjadi lebih dramatis selama dua puluh tahun ke depan. Namun merek yang hebat dapat melampaui perubahan teknologikal selama atribut mereka tetap relevan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kinerja Coke di tahun 1990-an harus melayani sebagai kisah peringatan lain di sekeliling bahaya berpuas diri. Coke telah dituduh terlalu fokus pada pembuatan kesepakatan jangka pendek dan rekayasa finansial pada pengeluaran dalam membentuk merek, pemasaran dan produk baru, karena terbuai kepercayaan bahwa Pepsi di pertengahan tahun 1990 bergeser ke arah ketidakrelevanan yang tidak dapat diperbaiki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dengan kemunduran kembali Coke dalam membangun merek dan sehingga dengan demikian akarnya, Pepsi telah mendapatkan relevansi merek dan pangsa pasar dari konsumen muda melalui produk seperti Mountain Dew, Code Red, dan Sierra Mist, serta dengan konsumen yang sadar akan kesehatan melalui produknya yaitu merek Tropicana, Gatorade, dan Aquafina.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://ahlimanajemenpemasaran.com/2011/07/membangun-merk-secara-efektif-manajemen-merk-yang-sukses/"&gt;Building the Brand-Driven Business: Operationalize Your Brand to Drive Profitable Growth by : Scott M. Davis.&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-4819518948837083220?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/4819518948837083220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/membangun-merk-secara-efektif-manajemen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/4819518948837083220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/4819518948837083220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/membangun-merk-secara-efektif-manajemen.html' title='Membangun Merk secara Efektif – Manajemen Merk yang Sukses'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-9099408977871879983</id><published>2011-07-29T14:06:00.000+07:00</published><updated>2011-07-29T14:06:31.911+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Tahapan dalam Pengembangan Produk Baru – New Product Development</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Proses perencanaan produk baru melibatkan serangkaian langkah-langkah dari mulai penciptaan ide sampai pada komersialisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Idea Generation&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Penciptaan ide adalah pencarian sistematis secara terus menerus untuk menemukan peluang produk baru. Ini melibatkan sumber gambaran sumber-sumber ide-ide dan metode baru untuk menciptakannya.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Metode untuk menciptakan ide meliputi pengungkapan pendapat (sesi kelompok kecil yang merangsang ide yang lebih luas), analisis produk yang ada, dan survey.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Banyak analis pemasaran yang menunjukkan pentingnya perspektif yang terbuka: ide dari orang-orang yang berbeda harus dicari, sejumlah ide-ide harus diciptakan, dan ide-ide tidak boleh dikritik, tidak peduli seberapa anehnya ketika pertama kali muncul.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Product Screening&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Setelah perusahaan menemukan produk potensial, kemudian harus menyaringnya. Pada saat penyaringan produk, ide-ide yang buruk, tidak cocok, atau bahkan tidak menarik dibuang dari aksi selanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Saat ini, banyak perusahaan menggunakan daftar penyaringan produk baru untuk evaluasi awal. Dalam daftar ini, perusahaan mendaftar atribut-atribut produk baru yang menurut mereka paling penting dan membandingkan setiap ide dengan atribut-atribut tersebut. Daftar distandarisasi dan memungkinkan ide dibandingkan. Lihatlah contoh daftar penyaringan berikut ini&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;KARAKTERISTIK UTAMA PRODUK BARU&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Potensi keuntungan&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Pesaing yang ada&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Pesaing potensial&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Ukuran pasar&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Tingkat investasi&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Kemampuan paten&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Tingkat resiko&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;KARAKTERISTIK PEMASARAN PRODUK BARU&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Sesuai dengan kemampuan pemasaran&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Pengaruh pada produk yang ada (merek)&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Permintaan pasar konsumen saat ini&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Lamanya potensi siklus hidup produk&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Keberadaan keuntungan yang berbeda&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Dampak pada gambar&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Resistensi terhadap faktor musiman&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;KARAKTERISTIK PRODUKSI DARI PRODUK BARU&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Sesuai dengan kemampuan produksi&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Lamanya waktu komersialisasi&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Kemudahan pabrikasi produk&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Tersedianya pekerja dan sumber bahan&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Kemampuan untuk menghasilkan dengan harga yang kompetitif&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Concept Testing&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Perusahaan perlu memperoleh umpan balik dari pelanggan mengenai ide-ide produk. Pengujian konsep menyajikan pelanggan dengan produk yang diusulkan dan langkah-langkah sikap dan tujuan pada tahap awal pengembangan.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Pengujian konsep merupakan cara yang cepat dan murah untuk mengukur antusiasme konsumen.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Ini meminta konsumen potensial untuk bereaksi terhadap gambar, pernyataan tertulis, atau deskripsi lisan dari produk. Ini memungkinkan perusahaan untuk menentukan sikap awal sebelum proses pengembangan yang mahal dan prototipe yang memakan waktu lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Secara umum, pengujian konsep harus menanyakan jenis pertanyaan ini kepada konsumen :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Apakah ide ini mudah untuk dipahami?&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Apakah anda melihat keuntungan yang berbeda dari produk ini melebihi produk-produk yang telah ada di pasar?&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Apakah anda menemukan klaim tentang kepercayaan terhadap produk ini? Akankah anda membeli produk ini?&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Apakah anda mengganti merek anda saat ini dengan produk baru ini? Apakah produk ini memenuhi kebutuhan yang sebenarnya?&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Perbaikan apa yang dapat anda sarankan dalam berbagai atribut konsep?&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Seberapa sering anda membeli produk ini? Siapa yang akan menggunakannya?&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Business Analysis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Analisis bisnis untuk konsep produk yang tersisa lebih mendetil daripada penyaringan produk. Terdapat beberapa faktor yang dipertimbangkan dalam langkah perencanaan ini, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Proyeksi permintaan : Hubungan harga/penjualan; potensi penjualan jangka pendek dan jangka panjang: kecepatan pertumbuhan penjualan; musiman; tingkat pembelian kembali; intensitas saluran.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Proyeksi biaya : Biaya total dan biaya per unit; menggunakan fasilitas dan sumber daya yang ada; biaya awal dan biaya lanjutan; perkiraan bahan baku dan biaya lainnya di masa depan; skala ekonomis; kebutuhan saluran; titik impas&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Persaingan : Pangsa pasar jangka pendek dan jangka panjang perusahaan dan pesaing; kekuatan dan kelemahan pesaing; pesaing potensial; kemungkinan strategi kompetitif dalam menanggapi produk baru oleh perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Investasi yang diperlukan : Perencanaan produk (teknik, pencarian paten, pengembangan produk, pengujian); promosi; produksi; distribusi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Profitabilitas : Waktu untuk menutup biaya awal; keuntungan total dan keuntungan per unit jangka pendek dan jangka panjang; kontrol atas harga; pengembalian atas investasi (ROI); resiko.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Karena langkah selanjutnya merupakan pengembangan produk yang memerlukan biaya mahal dan memakan waktu lama, maka penggunaan analisis bisnis yang kritis menjadi penting dalam mengeliminasi item-item marjinal.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Product Development&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Pengembangan produk mengkonversi ide produk menjadi bentuk fisik dan menentukan strategi pemasaran dasar. Ini melibatkan konstruksi produk, pengemasan, merek, posisi produk, dan pengujian sikap dan penggunaan.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Keputusan konstruksi produk meliputi jenis dan kualitas bahan, yang terdiri dari produk, metode produksi, biaya-biaya dan waktu produksi yang diperlukan untuk setiap unit, kapasitas pabrik, ukuran dan warna alternatif, dan waktu yang dibutuhkan untuk berpindah dari pengembangan ke komersialisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Keputusan pengemasan meliputi bahan yang digunakan, fungsi yang dilakukan (seperti promosi dan penyimpanan), biaya-biaya, serta ukuran dan warna alternatif. Keputusan merek meliputi pilihan nama baru atau yang sudah ada, eksklusivitas, perlindungan merek dagang, serta pencarian gambar. Posisi produk melibatkan pemilihan segmen pasar dan posisi item baru terhadap pesaing dan tawaran perusahaan lain. Pusat pengujian sikap dan penggunaan ada pada persepsi dan kepuasan konsumen terhadap produk.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Test Marketing&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Uji pemasaran melibatkan penempatan produk untuk dijual dalam satu atau lebih area yang dipilih dan pengamatan kinerja aktualnya sesuai dengan rencana pemasaran yang diusulkan.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Tujuannya adalah untuk mengevaluasi produk dan menguji usaha-usaha pemasaran dalam pengaturan yang nyata sebelum dikenalkan dalam skala penuh. Dibanding dengan menanyakan tentang ketertarikan, maka uji pemasaran memungkinkan untuk mengamati prilaku konsumen yang sebenarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Perusahaan juga dapat mempelajari reaksi pesaing dan tanggapan anggota saluran. Berdasarkan pada pengujian ini, perusahaan dapat melanjutkan rencananya dalam skala yang lebih besar, memodifikasi produk dan kemudian memperluas usahanya, memodifikasi rencana pemasaran dan kemudian memperluas usahanya, atau menghentikan produk.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Commercialization&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Setelah pengujian selesai dilakukan, perusahaan siap untuk memperkenalkan produk ke pasar target secara penuh. Ini adalah komersialisasi dan sesuai dengan langkah pengenalan siklus hidup produk. Komersialisasi melibatkan pelaksanaan rencana pemasaran secara total dan produksi secara penuh.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em; text-align: justify;"&gt;Di antara faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam langkah komersialisasi adalah kecepatan penerimaan oleh konsumen dan anggota saluran, maka intensitas distribusi (berapa banyak outlet), kemampuan produksi, gabungan promosi, harga, persaingan, periode waktu sampai terjadi profitabilitas, dan biaya-biaya komersialisasi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Sumber Referensi:&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee; text-decoration: underline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #63565f; font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="color: #63565f; display: inline !important; font-size: 13px; line-height: 1.5em;"&gt;Joel R. Evans and Barry Berman, Marketing in the 21st Century, Atomic Dog Publishing.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-9099408977871879983?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/9099408977871879983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/tahapan-dalam-pengembangan-produk-baru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/9099408977871879983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/9099408977871879983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/tahapan-dalam-pengembangan-produk-baru.html' title='Tahapan dalam Pengembangan Produk Baru – New Product Development'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-7073572921129810508</id><published>2011-07-29T13:57:00.000+07:00</published><updated>2011-07-29T13:57:12.793+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Strategi Pengembangan Produk Baru – New Product Development</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000ee;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Setiap peluang atau problem bisnis di mana produk baru berperan akan menjadi unik untuk setiap situasi yang dihadapi. Waktu, lingkungan bisnis, konsumen, pesaing, dan pemegang saham utama lainnya, serta sumber daya organisasi menyajikan sejumlah faktor yang mungkin sangat istimewa terhadap situasi produk baru yang mengandalkan resep umum untuk sukses bisa menjadi fatal bagi produk baru.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Mengelola lingkungan situasional memerlukan suatu strategi lingkup intelektual dan ketangkasan dalam memfasilitasi tanggapan terhadap kondisi yang tidak pasti dan tidak terduga – namun tidak menyimpang dari strategi bisnis utama tanpa analisis yang memadai. Membangun kemampuan strategi intelektual ke dalam kehidupan sehari-hari organisasi harus menjadi pedoman prinsip dalam mengelola pengembangan produk baru.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Membangun sumberdaya intelektual yang diperlukan sebagian besar tergantung pada pendidikan dan pengalaman yang terakumulasi. Meskipun buku mengenai pengembangan produk tidak dapat memberikan pengalaman langsung, namun dapat mendorong dan memfasilitasi proses pembelajaran manajerial untuk meningkatkan daya tanggal dalam berpikir tentang situasi produk baru yang muncul.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Jika pandangan konseptual pengembangan produk baru yang menyertakan sejumlah faktor strategis mendefinisikan situasi produk baru telah dibangun, dan jika pandangan tersebut dibicarakan dalam organisasi, maka peluang keberhasilan produk baru dalam turbulensi lingkungan bisnis dapat ditingkatkan secara signifikan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;New Product Development Should Be Flexible&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;Tugas utama dalam mengelola pengembangan produk baru terhubung dengan strategi organisasi. Hubungan ini terjadi melalui jenis analisis situasi yang memberikan dasar dalam mengembangkan pilihan strategis (sebagai contoh, penilaian kekuatan, kelemahan, peluang, dan permasalahan).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Analisis tersebut dimulai dengan mengenali kekuatan global utama dengan kecenderungan untuk dapat menembusnya (seperti sistem ekonomi, demografis, atau teknologi) yang menimbulkan kerumitan dan perubahan yang cepat, sumber utama ketidakpastian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Teknologi yang telah peningkatan dan penurunan harga chip mikroprosesor telah mempengaruhi efek yang dramatis dalam lingkungan bisnis Compaq. Untuk mengelola pengembangan produk baru secara efektif dalam lingkungan yang berubah dengan cepat memerlukan proses pengembangan yang memiliki fleksibilitas untuk mengatasinya. Fleksibilitas tersebut dipastikan dengan komitmen sumber daya yang sepadan dengan pentingnya pengembangan organisasi untuk organisasi. Sumber daya yang tersedia lebih banyak , akan menjadi fleksibilitas yang lebih besar dalam menangani turbulensi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Untuk lebih memperjelas fleksibilitas, penting untuk membedakan antara organisasi-organisasi proses pengembangan produk baru dan proyek khusus yang ada di dalamnya. Proses terdiri dari aspek intelektual pengembangan produk baru yang harus menembus semua aspek organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Yang berkaitan dengan proyek untuk peluang pasar tertentu untuk produk baru yang ditargetkan. Untuk yang lebih kecil, organisasi yang lebih baru harus menjadi proyek satu produk, untuk organisasi yang lebih besar harus menjadi proyek berbagai produk yang dilakukan secara bersamaan atau dari waktu ke waktu. Fleksibilitas membuat beberapa proyek yang mungkin dan memfasilitasi perubahan dalam suatu proyek tertentu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;New Product Development Should Be Interactive&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Karena perubahan lingkungan, maka demikian juga kebutuhan berbagai pihak di dalamnya. Sehingga, untuk menjaga perubahan ini, membangun dan mempertahankan hubungan interaktif dengan pihak utama melalui proses pengembangan adalah penting ( untuk mengenali dan memanfaatkan peluang pasar).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Pada kasus Compaq, pembeli potensial (pribadi dan organisasi) merasa semakin sulit untuk membedakan antara komputer pribadi yang lebih mahal, seperti Compaq dan kembarannya yang lebih murah. Tetap dekat dengan pelanggan untuk menemukan perubahan tersebut dengan cepat harus lebih dari klise dalam pengembangan produk baru.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;New Product Development Should Be Integrative&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Cara di mana organisasi merespon peluang untuk produk baru menentukan keberhasilan proses pengembangan. Sayangnya, meskipun organisasi mengenali kebutuhan untuk mengembangkan produk baru, namun mereka juga cenderung menolak perubahan. Penolakan ini seringkali dapat ditelusuri dengan perbedaan pada departemen fungsional dalam organisasi, dan perbedaan pada koalisi politik yang muncul dari waktu ke waktu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Memotivasi organisasi untuk merespon peluang (dan permasalahan) memerlukan integrasi untuk dapat mengatasi penolakan terhadap perubahan. Kendaraan yang paling populer untuk mencapai integrasi tersebut adalah membangun tim pengembangan produk baru dengan pemimpin yang kuat (atau pemenang produk baru), pengikut yang kuat, dan insentif yang memadai. Bagi tim ini untuk membawa integrasi yang dibutuhkan, mereka harus melakukan lintas-fungsional dalam komposisi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;New Product Development Should Be Ongoing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Terdapat sedikit hal yang statis mengenai pengembangan produk baru. Karena lingkungan, pasar, dan organisasi selalu berubah, maka begitu pula dengan pengaruhnya terhadap produk baru.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Bahkan untuk produk tertentu, terjadi perubahan evolusi yang konstan – sampai pada dan di luar saat peluncuran. Sehingga penting kiranya untuk memiliki pandangan yang jelas mengenai pengembangan produk baru sebagai proses intelektual yang dibagikan di antara anggota organisasi sehingga penerapan program dan penyesuaian yang dibutuhkan ( yang seringkali mendasar untuk keberhasilan) dapat dibuat dengan cepat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Hal ini juga penting untuk memelihara basi data historis dan informasi terbaru dalam sistem pendukung keputusan untuk memfasilitasi analisis dan keputusan yang relatif cepat serta untuk menyelesaikan perbedaan pendapat yang seringkali terjadi. Komitmen untuk prinsip “yang sedang berlangsung” tersebut mengakui pentingnya pembelajaran melalui pengembangan produk baru dan menitikberatkan peran terpusat produk baru dalam organisasi sebagai proses pembaruan yang berkesinambungan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Sumber :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Robert J. Thomas, New Product Development: Managing and Forecasting for Strategic Success, Wiley.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-7073572921129810508?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/7073572921129810508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/strategi-pengembangan-produk-baru-new.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7073572921129810508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7073572921129810508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/strategi-pengembangan-produk-baru-new.html' title='Strategi Pengembangan Produk Baru – New Product Development'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-3305452447089106412</id><published>2011-07-28T15:37:00.001+07:00</published><updated>2011-07-28T15:48:22.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Nasehat Rasulullah SAW Menyambut Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-jmRFMMzIV7k/TjEiG0YGe_I/AAAAAAAAAOI/4ToAeIM8S-U/s1600/selamat-menyambut-ramadhan2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://3.bp.blogspot.com/-jmRFMMzIV7k/TjEiG0YGe_I/AAAAAAAAAOI/4ToAeIM8S-U/s200/selamat-menyambut-ramadhan2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain memerintahkan shaum, dalam menyambut bulan         Ramadhan, Rasulullah selalu memberikan beberapa nasehat dan pesan-pesan         ketika         memasuki bulan Ramadhan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan         Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia         di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya         adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam         yang paling utama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah         dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini &lt;b&gt;nafas-nafasmu menjadi tasbih&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;tidurmu         ibadah&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;amal-amalmu diterima &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;doa-doamu         diijabah&lt;/b&gt;. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus         dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan         membaca Kitab-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di         bulan yang agung ini. &lt;b&gt;Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu         di hari kiamat&lt;/b&gt;..... &lt;b&gt;Bersedekahlah kepada kaum fuqara         dan masakin&lt;/b&gt;.         &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Muliakanlah orang tuamu&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;sayangilah         yang muda&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;sambungkanlah tali persaudaraanmu&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;jaga         lidahmu&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;tahan pandanganmu&lt;/b&gt; dari apa yang tidak         halal kamu memandangnya &lt;b&gt;dan pendengaranmu&lt;/b&gt; dari apa yang         tidak halal kamu mendengarnya. &lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Kasihilah anak-anak yatim&lt;/b&gt;,         niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bertaubatlah kepada         Allah dari dosa-dosamu&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Angkatlah tangan-tanganmu untuk         berdoa pada waktu shalatmu&lt;/b&gt; karena itulah saat-saat yang paling         utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh         kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka         ketika mereka memanggil-Nya dan &lt;b&gt;mengabulkan doa mereka ketika         mereka berdoa kepada-Nya&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wahai manusia, sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena         amal-amalmu, maka &lt;b&gt;bebaskanlah dengan istighfar&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Punggung-punggungmu         berat karena beban (dosa) mu&lt;/b&gt;, maka ringankanlah dengan &lt;b&gt;memperpanjang         sujudmu.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala         kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan         sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia         berdiri di hadapan Rabb al-alamin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka         kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah         nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan         atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah!         Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api         neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka         walaupun hanya dengan seteguk air.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wahai manusia! &lt;b&gt;Siapa yang membaguskan akhlaknya           di bulan ini&lt;/b&gt; ia &lt;b&gt;akan berhasil melewati sirathol mustaqim           pada hari ketika kaki-kaki tergelincir&lt;/b&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang meringankan           pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu)           di bulan ini, Allah akan &lt;b&gt;meringankan pemeriksaan-Nya di hari           kiamat&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa&lt;b&gt; menahan kejelekannya di bulan           ini&lt;/b&gt;, Allah akan&lt;i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;menahan           murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa &lt;b&gt;memuliakan           anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa           dengan-Nya&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa &lt;b&gt;menyambungkan tali persaudaraan           (silaturahmi) &lt;/b&gt;di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya           pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa&lt;b&gt; memutuskan           kekeluargaan di bulan ini&lt;/b&gt;, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari           ia berjumpa dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa melakukan &lt;b&gt;shalat           sunat&lt;/b&gt; di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya &lt;b&gt;kebebasan           dari api neraka&lt;/b&gt;. Barangsiapa melakukan &lt;b&gt;shalat fardu&lt;/b&gt; baginya &lt;b&gt;ganjaran           seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain&lt;/b&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa           memperbanyak &lt;b&gt;shalawat kepadaku di bulan ini&lt;/b&gt;, Allah           akan &lt;b&gt;memberatkan timbangannya&lt;/b&gt; pada hari ketika timbangan           meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca &lt;b&gt;satu ayat Al-Quran&lt;/b&gt;,           ganjarannya sama &lt;b&gt;seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan           yang lain.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan         bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya         bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk         tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah         agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku         berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama         di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! &lt;b&gt;Amal yang         paling utama di bulan in&lt;/b&gt;i adalah &lt;b&gt;menjaga diri dari apa         yang diharamkan Allah&lt;/b&gt;”.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh         bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di         dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang         Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya         suatu tathawwu’.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan         suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang         menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar         itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan         ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di         dalamnya.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang         yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya         dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu         memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah         semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa.         Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada         orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Dialah bulan yang&lt;b&gt; permulaannya rahmat&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;pertengahannya           ampunan&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;akhirnya pembebasan dari neraka&lt;/b&gt;.           Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para           pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya           dari neraka.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Oleh karena itu banyakkanlah yang &lt;b&gt;empat           perkara&lt;/b&gt; di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan           keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;“Dua perkara yang pertama&lt;/b&gt; ialah         mengakui dengan sesungguhnya bahwa &lt;b&gt;tidak ada Tuhan selain Allah         dan mohon ampun kepada-Nya&lt;/b&gt; . &lt;b&gt;Dua perkara yang kamu sangat         memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka         puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan         suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga         dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Puasa bersama Rasulullah, Pengarang : Ibnu Muhammad (Pustaka Al-Bayan   Mizan)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-3305452447089106412?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/3305452447089106412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/nasehat-rasulullah-saw-menyambut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/3305452447089106412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/3305452447089106412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/nasehat-rasulullah-saw-menyambut.html' title='Nasehat Rasulullah SAW Menyambut Ramadhan'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-jmRFMMzIV7k/TjEiG0YGe_I/AAAAAAAAAOI/4ToAeIM8S-U/s72-c/selamat-menyambut-ramadhan2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-7143581436679180674</id><published>2011-07-28T15:31:00.001+07:00</published><updated>2011-07-28T15:32:55.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>SIHIR (ILMU HITAM)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_WFPbsM4_T7A/TQ7HFPP4ReI/AAAAAAAABNY/Mz3g_Vky8_Y/s1600/ILMU%2BHITAM%2B%2528SIHIR%2529.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="320" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5552594283400807906" src="http://1.bp.blogspot.com/_WFPbsM4_T7A/TQ7HFPP4ReI/AAAAAAAABNY/Mz3g_Vky8_Y/s320/ILMU%2BHITAM%2B%2528SIHIR%2529.jpg" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center;" width="227" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Pengertian Sihir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh al-Azhar membuat penta'rifan bahawa sihir ialah amalan perbuatan  yang dilakukan dengan cara mendekatkan diri kepada syaitan dan meminta  tolong kepadanya. Asal pengertian kalimah sihir itu ialah memalingkan  sesuatu dari hakikatnya kepada yang selainnya. Maka orang yang kena  sihir melihat kebatilan sebagai kebenaran dan membayangkan sesuatu tidak  menurut yang sebenarnya.Manakala dalam kamus Muhit disebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sihir ialah mengeluarkan sesuatu dalam bentuk penampilannya yang  terbaik sehingga sesuatu itu mempersona dan mengkagumkan bagi orang  memandangnya."&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt; Pengertian Sihir Dari Segi Syariah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Pendapat Ibn Qudamah al-Maqdisi berkata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sihir ialah ikatan,jampi dan perkataan yang diucapakan atau ditulis atau  dibuat sesuatau yang mendatangkan kesan dan akibat terhadap tubuh orang  yang disihir atau terhadap hati dan akal tanpa menyentuhnya secara  langsung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Maka dengan taarif ini dapatlah disimpul bahawa sihir adalah hasil  kesepakatan   antara penyihir dan syaitan.Biasanya syaitan akan berjanji  kepada tukang sihir bahawa penyihir mesti melakukan sebahagian  perbuatan yang diharamkan atau hal-hal yang mengandungi unsur syirik  sebagai imbalan bantuan dan ketaatan syaitan terhadapnya untuk  menyampaikan apa yang berkaitan dengan perkara yang dingininya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt; Cara Tukang Sihir Mendekati Syaitan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sesetengah tukang sihir ada yang menjadikan al-Quran sebagai alas kaki  untuk masuk ke tandas.Ada yang menulis sebahagian ayat al-Quran dengan  menggunakan kotoran atau menulisnya dengan darah haid. Ada pula yang  menulis sebahagian ayat al-Quran di telapak kaki atau menulis al-Fatihah  secara songsang, dimulai dari akhir ayat  dan berakhir ke awalannya  sehingga merosakkan ayat tersebut. Ada yang sembahyang tanpa wudu' atau  tetap dalam keadaan junub. Ada yang menyembelih untuk syaitan dan tidak  menyebut nama Allah s.w.t pada waktu menyembelih kemudian membalingkan  sembelihan tersebut ke suatu tempat yang telah ditentukan oleh syaitan.  Berdasarkan penjelasan tersebut maka jelas kepada kita bahawa syaitan  atau jin tidak akan membantu tukang sihir dan menjadi pesuruh(khadam)  kepadanya melainkan dengan syarat-syarat tertentu yang menguntungkan  syaitan.Maka sejauh mana kekafiran seorang tukang sihir maka sejauh itu  pula ketaatan syaitan kepadanya    dan semakin cepat melaksanakan  perintahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt; Dalil Kewujudan Sihir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #006600; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;*Dalil al-Quran,Allah s.w.t. berfirman maksudnya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; "Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan kepada  Sulaiman(dan mereka mengatakan bahawa Sulaiman itu mempunyai kerajaan  sihir,sedangkan Sulaiman tidak kafir)tidak mengajarkan sihir kepada  manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil  yakni Harut dan Marut,sedangkan kedua-duanya tidak  mengajarnya(sesuatu)kepada seorang pun sebelum mengatakan:"sesungguhnya  kami hanya cubaan (bagimu),sebab itu janganlah kamu kafir.Maka mereka  mempelajari dari kedua-dua malaikat itu apa yang dengannya mereka dapat  menceraikan antara seorang(suami)dan isterinya.Dan mereka itu( ahli  sihir)tidak memberi mudharat dengan sihir tersebut kepada seorang pun  melainkan dengan kuasa Allah s. w. t.Dan mereka mempelajari sesuatu yang  memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat.Demi sesungguhnya  mereka telah meyakini bahawa sesiapa yang menukarnya(kitab Allah)dengan  sihir itu,tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah  perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir kalau mereka mengetahui."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt; &lt;span style="color: #006600; font-style: italic;"&gt;*Dalil al-Sunnah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Diriwayat oleh Abu Musa al-Asy'ari r.a bahawa Rasulullah s.w.a.  bersabda: "Tidak akan masuk syurga penagih khamar juga tidak akan masuk  syurga orang yang percaya kepada sihir sebagaimana halnya tidak akan  masuk syurga orang yang memutuskan silaturrahim".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Pembahagian Sihir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ulama'telah membahagikan sihir kepada 8 bahagian:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1. Sihir orang-orang kildan dan kisydan yang menyembah 7 bintang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2. Sihir orang-orang yang berilusi dan berjiwa kuat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3. Meminta bantuan dengan roh-roh rendah ya'ni jin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4. Khayal,hipnopsis atau silap mata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5. Perbuatan aneh yang nampak dari penyusunan alat-alat berdasarkan ukuran-       ukuran tententu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6. Menggunakan ubat-ubat khusus ya'ni dalam berbagai-bagai bentuk makanan dan minyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7. Menggantungkan ke hati mangsa bahawa si tukang sihir mengetahui nama dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; apabila muncul rasa takut maka akan lemah pula kekuatan pancaindera mangsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 8. Mendekat dengan cara yang ringan dan lembut.Ini telah menjadi perkara lumrah di    kalangan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Cara Tukang Sihir Mendatangkan Jin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Menerusi sumpah atas nama jin atau syaitan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tukang sihir masuk ke dalam bilik gelap kemudian menyalakan api  dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Meletakkan kemenyan atau yang sejenisnya di atas api tersebut sesuai dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; tujuan yang di minta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Menerusi penyembelihan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tukang sihir mendatangkan haiwan seperti burung,ayam atau yang lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; dengan sifat-sifat tertentu sesuai dengan permintaan jin.Biasanya jin  suka dengan warna hitam,kemudian menyembelih tanpa menyebut nama Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Menulis ayat-ayat al-Quran dengan najis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Biasanya tukang sihir menuliskan ayat al-Quran menggunakan darah haid  atau benda-benda najis yang lain.Setelah itu,dia mengucapkan jampi-jampi  yang mengandungi unsur syirik hingga datang jin  yang diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Menulis ayat-ayat al-Quran terbalik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Ayat al-Quran ditulis dengan huruf-huruf terpisah secara songsang ya'ni dari belakang ke depan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Menggunakan bintang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Cara ini seolah-olah mengintai bintang kerana tukang sihir  menunggu-nunggu kemunculan bintang tertentu kemudian bercakap kepadanya  denag bacaan sihir lalu membaca  jampi-jampi lain yang mengandungi unsur  syirik dan kekufuran kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Menerusi tapak tangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Cara ini yang digunakan oleh tukang sihir untuk mencapai  maksudnya.Dengan menggunakan kanak-kanak yang belum baligh dengan syarat  kanak-kanak itu tidak dalam keadaan berwudu' setelah itu dia mengambil  tapak tangan kiri anak tersebut lalu menggambarkan segi empat kemudian  dijampi dengan unsur syirik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Menerusi apa yang dipakai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Cara ini digunakan oleh tukang sihir  dengan meminta dari pesakit apa  sahaja  yang dipakainya seperti sapu tangan,serban,baju,dan sebagainya  kemudian dilanjutkan dengan jampi seperti dengan cara yang lepas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt; Mengenali Tukang Sihir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sekiranya anda melihat salah satu tanda dari tanda-tanda berikut ini  pada salah seorang pengubat maka tidak diragukan lagi bahawa dia adalah  tukang sihir.Tanda-tanda itu ialah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Meminta sesuatu yang berupa bekas atau apa yang pernah pesakit seperti kain,baju,sapu tangan dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Menyuruh pesakit membawa haiwan dengan sifat-sifat tertentu dipakai  oleh untukdisembelih tanpa menyebut nama Allah;Adakalanya juga  melumurkan darahnya kebahagian tubuh yang sakit ataupun mencampakkan  sembelihan ke tempat yang sunyi(tidak ada penghuni).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3)  Memberi azimat-azimat tertentu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4)  Membaca jampi serapah ke atas azimat itu menggunakan bahasa yang tidak difahami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5)  Menggunakan kain yang berbentuk empat segi di dalamnya ada beberapa huruf atau nombor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6)  Menyuruh pesakit supaya tidak menyentuh air selama masa tertentu  biasanya empat puluh hari.Tanda ini menunjukkan bahawa jin yang melayani  tukang sihir tersebut beragama kristian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7)  Menyuruh pesakit supaya menghindari orang atau memencilkan diri  selama masa tertentu di bilik yang tidak dimasuki sinar mentari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 8)  Menyuruh pesakit untuk menanam sesuatu benda di dalam tanah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 9)  Memberi pesakit sesuatu untuk dibakar dan di suruh berasap dengannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 10)  Dia membaca sesuatu yang tidak difahami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 11)  Memberitahu pesakit tentang namanya,negeri asalnya dan persoalan yang akan ditanyakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 12)  Menulis huruf-huruf pada potongan kertas atau pada tembikar bewarna putih dan menyuruh pesakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; melarutkannya di dalam air dan meminumnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt; Jenis-Jenis Sihir Dan Pengaruhnya Terhadap Mangsa Dan Cara Rawatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1.Memisahkan suami isteri dengan sihir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2. Guna-guna atau sihir percintaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3. Memperdayakan pandangan silap mata(hipnotis)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4. Sihir yang membuat gila&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5. Sihir membuat orang tidak bermaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6. Sihir mendengar panggilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7.Sihir membuat penyakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 8. Sihir melakukan pendarahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 9. Sihir menahan penikahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt; Sihir Memisahkan Suami Isteri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Takrif dan pengertiannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sihir yang digunakan untuk memisahkan atau menceraikan suami isteri  dengan menimbulkan kebencian dan permusuhan antara dua sahabat atau dua  orang rakan kongsi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt; Jenis-jenis sihir memisah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Memutuskan hubungan seseorang dengan ibunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Memutuskan hubungan antara seseorang dengan ayahnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3)  Memutuskan hubungan antara seseorang dengan saudaranya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4)  Memutuskan hubungan antara seseorang dengan kawan nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5)  Memutuskan hubungan antara seseorang dengan rakan kongsinya dalam peniagaan atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; seumpamanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6)  Memisahkan antara suami dengan isterinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Tanda-tanda sihir pemisah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Perubahan secara tiba-tiba dari cinta menjadi benci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Berlaku keraguan antara suami isteri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3)  Enggan meminta maaf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4)  Membesar-besarkan perselisihan walaupun penyebab itu sebenarnya kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5)  Pandangan buruk seorang suami terhadap isterinya dan sebaliknya  sehingga seorang suami melihat isterinya sangat hodoh walaupun di mata  orang lain isterinya itu sangat cantik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6)  Orang yang kena sihir  benci kepada setiap perbuatan yang dilakukan oleh suami atau isterinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt; G&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-weight: bold;"&gt;una-Guna Atau Sihir Percintaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tanda-tanda sihir percintaan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Gejolak cinta yang keterlaluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Hasrat  yang berlebihan untuk melakukan hubungan seksual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3)  Sukar mengawal cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4)  Rindu bayang yang berlebihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5)  Patuh secara membuta tuli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Cara sihir percintaan berlaku:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Pertengkaran suami isteri selalunya belaku,hal itu sudah lumrah  kehidupan rumah tangga,dan biasanya cepat mereda dan kembali seperti  biasa.Namun ada beberapa wanita yang tidak sabar menghadapi masalah  tersebut sehingga mereka segera pergi ke tukang sihir untuk melakukan  guna-guna supaya suaminya tetap mencintainya.Tindakan ini tentu kerana  lemahnya agama wanita tersebut atau kerana kejahilannya bahawa tindakan  itu haram dan tidak boleh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Kesan dari sihir percintaan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Adakalanya seorang suami  akan menanggung sakit dalam jangkamasa yang lama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Adakalanya kesan daripada sihir itu terbalik sehingga suami menbenci  isterinya.ini ajkibat tidak mengetahui kebanyakan tukang sihir tentang  dasar-dasar sihir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3)  Adakalnya seoarang isteri mengerjakan sihir berganda-ganda kepada  suaminya dengan tujuan  dia membenci setiap wanita dan hanya  mencintainya sahaja, sehingga menyebabkan  suami membenci ibu, saudara  mara perempuan dan semua wanita yang masih ada hubungan kerabat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Sebab-sebab sihir percintaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Timbulnya berbagai-bagai perselisihan antara suami isteri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Perasaan cemburu wanita memang hebat,mereka selalu cemas jika suaminya akan berkahwin lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #cc0000; font-weight: bold;"&gt;Sihir yang dihalalkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Saya ingin menyampaikan kepada setiap muslimah bahawa sesungguhnya  wanita boleh menyihir suaminya dengan  cara yang dihalalkan oleh Allah,  iaitu dengan berhias dan mempercantikkan suami di hadapan suami.Menjaga  supaya suaminya tidak melihat sesuatu yang buruk darinya, tidak mencium  bau yang tidag sedap, selalu senyum manis, berkata baik ,lembut,menjaga  harta suami,merawat  anak-anak dengan kasih sayang,mentaatinya selagi  tidak menyuruh perkara maksiat kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #cc0000; font-weight: bold;"&gt;Sihir Memperdayakan Pandangan(Hipnopsis)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tukang sihir mendatangkan sesuatu yang diketahui orang,kemudian  mengucapkan jampi-unsur syiriknya dan azimat-azimat kekufuran  lalu  meminta bantuan syaitan sehingga orang ramao melihat sesuatu itu tidak  sebagaimana sebenar.Tukang sihir pernah menceritakan kepada saya bahawa  dia meletakkan telor di hadapan mereka kemudian dia membaca jampi-jampi  kepadanya sehingga mereka melihat telor bergerak dengan cepat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #cc0000; font-weight: bold;"&gt;Tanda-tanda Hinoptis: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Orang melihat benda yang diam seolah-olah bergerak dan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Melihat yang kecil menjadi besar dan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3)  Melihat sesuatu tidak sebagaimana yang sebenarnya , seperti melihat  tali dan tongkat  menjadi ular yang bergerak dan merayap ke arah nabi  Musa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #cc0000; font-weight: bold;"&gt;Sihir Yang Membuat Gila:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tanda-tanda Sihir Gila:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1) Melatur, benggung  dan lupa sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2) Kacau dalam perbicaraan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3) Mata kuyu{moyok}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4) Tidak boleh tenang di satu tempat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5) Tidak boleh melanjutkan pekerjaan tertentu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6) Tidak mengambil berat tentang penampilan {selekeh}.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7) Sampai kesatu tahap bahawa berjalan tidak tahu dan adakalanya tidur di tempat-   tempat sunyi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Cara Berlaku Sihir Gila:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Jin yang diberi tugas melakukan sihir masuk kedalam tubuh orang yang  disihir dan berpusat di otak kemudian menekan sel-sel yang berkaitan  dengan daya fikir dan daya ingatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Sihir Membuat Orang Tidak Bermaya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tanda-Tanda Sihir Ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1) Suka berseorangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2) Diam terus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3) Tidak suka berbagai-bagai pertemuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4) Fikiran meracau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5) Selalu pening.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6) Selalu lesu dan tidak bermaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7) Menutup diri sepenuhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Cara Berlaku Sihir Tidak Bermaya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tukang sihir mengutuskan jin kepada orang yang disihir dan disuruhkan  supaya tinggalkan di otaknya serta membuat mangsa mengeramdan menutup  diri.Kemudian jin melakukan tugasnya sedapat mungkin sehingga muncullah  tanda gejala{tidak bermaya} pada orang yang disihir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Sihir Mendengar Panggilan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tanda-tandanya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1) Selalu mengalami mimpi ngeri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2) Bermimpi mendengar orang memanggil nama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3) Mendengar suara-suara yang bercakap kepadanya dalam keadaan jaga tidak melihat  orangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4) Selalu was-was.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5) Selalu meragukan teman dan orang-orang yang mencintainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6) Mimpi seolah-olah akan jatuh dari tempat tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7) Mimpi melihat haiwan yang mengejarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #cc0000; font-weight: bold;"&gt;Cara-cara berlaku Sihir Ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tukang sihir mengirimkan jin yang diberikaan tugasnya untuk menyibukkan  orang yang disihir pada waktu tidur dan jaga, kemudian jin itu  menampakkan dalam diri dalam tidurnya berupa berbagai-bagai haiwan buas  yang mengancamnya atau memanggilnya ketika jaga kadang-kadang dengan  suara manusia yang dikenalnya atau dengan suara-suara aneh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Sihir Membuat Penyakit:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tanda-tandanya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1) Selalu sakit pada salah satu anggota badan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2) Saraf tersumbat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3) Lumpuh salah satu anggota tubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4) Tidak berfungsi salah satu pancaindera.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5) Lumpuh menyeluruh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Cara berlakunya Sihir Ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sekiranya ada orang yang kena sihir ini maka jin akan menetap di otak,  benar-benar ditempat yang dikehendaki oleh yang  memberi tugas iaitu  tukang sihir, kemudian dia menetap di pusat pendengaran, penglihatan dan  sebagainya.Ketika itu, anggota tubuh berada di antara 3 keadaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Menegah isyarat-isyarat untuk sampai kepada anggota tubuh sehingga   anggota  tubuh tersebut tidak berfungsi lalu pesakit mengalami bisu,  buta, tuli dan lumpuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Adakalanya membiarkannya sehingga adakalanya anggota tubuh berfungsi dan  adakalanya tidak. Menyebabkan otak memberikan isyarat berturut-turut  dan cepat tanpa sebab sehingga anggota tubuh menjadi kaku dan tidak  bergerak sekalipun tidak sampai lumpuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Sihir Pendarahan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sesungguhnya sihir ini tidak berlaku melainkan kepada wanita. Seorang  perempuan yang ingin disihir kemudian jin itu diberikan tugas untuk  mengeluarkan darah, dengan cara tersebut dan jin akan berjalan bersama  darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sabda Rasullulah{s.a.w}:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; " Syaitan berjalan dalam tubuh manusia pada peredaran darah"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Pengertian Pendarahan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Adapun sihir pendarahan ini ialah apa yang disebut oleh ahli feqah  dengan istihadah dan dan dikalangan doktor biasanya disebut  pendarahan.Kemungkinan pendarahan ini berlangsung sampai beberapa bulan  dan mungkin jumlah darahnya sedikit atau banyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #cc0000; font-weight: bold;"&gt;Sihir Menahan Pernikahan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tanda-tandanya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1. Pening kepala yang berterusan, tidak terhenti sekalipun diberikan ubat oleh doktor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2. Sesak di dada terutamanya  setelah asar hingga  tengah malam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3. Melihat pelamar bermuka hodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4. Banyak berfikir{fikiran melayang}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5. Selalu gelisah waktu tidur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6. Selalu rasa sakit di perut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7. Rasa sakit ditulang punggung bahagian bawah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Cara berlakunya Sihir Ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tukang sihir menugaskan beberapa jin mendekati gadis tersebut hingga  dapat masuk kepadanya. Selepas itu jin akan melakukan satu diantara dua:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; .          Masuk ke dalam wanita  tersebut menyebabkan dia benci  kepada setiap calon suami yang mengemukakan lamaran kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; .           Atau jin menipu penglihatan dengan membayangkan bahawa wajah lelaki yang ingin melamarnya berwajah buruk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Rawatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Orang yang  terkena sihir akan menerusi tiga peringkat rawatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  Pertama: &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #000099; font-style: italic;"&gt;Peringkat sebelum rawatan;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1) Mewujudkan suasana yang benar-benar sesuai dengan kehendak islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Bersihkan rumah dari sebarang azimat atau penangkal yang ada pada pesakit dan bakarlah azimat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3) Jauhkan rumah dari  lagu-laguatau alat muzik atau suara muzik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4)  Jangan sekali-kali melakukan  perbuatan dosa dan maksiat di rumah  itu seperti lelaki memakai emas   dan wanita membuka aurat atau  menghisap rokok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5)  Mengajar akidah yang betul kepada pesakit dan keluarganya hingga  hati mereka  tidak memiliki   pergantungan selain daripada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6)Berwuduk sebelum  memulai rawatan  dan  suruh  pula orang yang bersama anda mengambil air  sembahyang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7)  Sekiranya  pesakit itu  seorang wanita, janganlah anda memulai  rawatan  sehingga anda pastikan dia  telah menutup auratnya supaya   tidak terbuka  ketika rawatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 8)  Janganlah anda mengubati seorang wanita ketika dia dalam keadaan  melakukan pelanggaran syariat seperti mendedahkan aurat, memakai wangian  atau memakai pewarna seperti wanita-wanita kafir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 9) Jangan anda mengubati seorang wanita melainkan ditemani oleh muhrimnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 10) Jangan anda masukkan bersama anda orang yang bukan muhrim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 11) Bacalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: #000099; font-style: italic;"&gt;Peringkat Rawatan;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Letak tangan anda di atas kepala pesakit dan bacalah ruqyah di  telinganya dengan tertil dan suara yang kuat.Kemudian baca ayat-ayat  berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Surah AL-Fatihah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Surah Al-Baqarah : 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3)  Surah Al-Baqarah :102&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4)  Surah Al-Baqarah : 163 &amp;amp; 164&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5)  Surah Al-Baqarah : 255&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6)  Surah Al-Baqarah : 285 &amp;amp; 286&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7)  Surah Ali Imran : 18 &amp;amp;19&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 8)  Surah Al-A’raf : 54-56&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 9)  Surah Al-A’raf : 122&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 10)  Surah Yunus : 81-82&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 11)  Surah Thaha : 69&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 12)  Surah Al-Mukminun : 115-118&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 13)  Surah As-Shoffat : 1 -10&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 14)  SurahAl-Ahqaf : 32&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 15)  Surah Ar-Rahman : 36&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 16)  Al-Haysr : 24&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 17)  Surah Al-Jin : 9]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 18)  Surah Al-Ikhlas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 19)  SurahAl-Falaq&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 20)  Surah an-Nas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;span style="color: #000099;"&gt;Peringkat Setelah Selesai Rawatan;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sekiranya Allah{s.w.t}telah menyembuhkan melalui usaha anda dan dia  sudah merasa sihat maka pujilah Allah yang telah memperkenankan usaha  dan doa anda. Tingkatkan pergantungan anda kepada Allah supaya Allah  memberikan taufiq-Nya kepada anda menghadapi keadaan-keadaan yang  lainnya. Janganlah sampai perkara tersebut menjadi kesombongan anda.  Pada peringkat ini pesakit terancam disebabkan datangnya sihir baru  kerana kebanyakkan orang yang mengerjakan sihir apabila tahu bahawa  pesakit telah pergi kepada salah seorang Mu'alij untuk berubat, maka  akan kembali lagi kepad tukang sihir untuk menyihirnya lagi. Maka,  pesakit hendaklah jangan memberitahu perkara tersebut kepada sesiapa  pun. Selain itu berilah beberapa pembenteng diri berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1) Memelihara sembahyang berjemaah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2) Menghindari lagu-lagu dan muzik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3) Mengambil air sembahyang sebelum tidur dan membaca ayat Kursi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4) Bacalah  basmalah  setiap kali memulai sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5) Sesudah sembahyang Subuh bacalah sebanyak 100 kali zikir yang berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #006600; font-style: italic;"&gt;"LAAILAAHAILLALAH WAH DAHUULAA SYARIKALAH LAHULMULKUWALAHULHAMDU YUHYI WA YUMIIT WAHUWA A'LAAKULLI SYAIIN QADIR"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6)  Mesti membaca Al-Quran setiap hari walaupun sedikit atau sekurang-kurang mendengarkanya  andainya tidak boleh membaca.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 7) Berkawanlah dengan orang-orang yang baik .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 8) Jangan tinggalkan zikir-zikir waktu pagi dan petang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Maklumat-Maklumat Berharga Tentang Sihir:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1)  Rasa sakit terus menerus di perut  orang yang kena sihir, petanda   bahawa sihir tersebut berupa makanan dan minuman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2)  Tidak dapat melakukan secara islam melainkan 2 syarat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; *Istiqomah orang yang melakukan rawatan{mu'alij} dengan perintah Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; *Keyakinan pesakit atau kemujaraban berubat dengan Al-Quran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3) Hampirsemua jenis sihir memiliki tanda ini iaitu merasa sesak di dada  terutama pada waktu malam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4)  Anda boleh membaca ruqyah di minyak habbatussauda', lalu anda  menggosok di bahagian yang sakit     dengan minyak tersebut tiap pagi  dan petang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 5)  Untuk mengubati orang terkena sihir dan juga kerasukan, anda boleh  mengubatinya melalui mendengar kaset yang telah  dirakamkan khusus, yang  mana dalam kaset tersebut mengandungi ayat-ayat jampi yang boleh  menyakitkan jin serta membakarnya didalam tubuh manusia. Apabila pesakit   mendengar kaset ini kemungkinan perkara ini akan berlaku seperti  berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; • Pesakit akan terus pengsan apabila mendengarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; • Pesakit akan menunjukkan reaksi ganas apabila mendengarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; • Pesakit mungkin terus tertidur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; • Kemungkinan juga kaki pesakit akan merasa sejuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sekiranya perkara ini berlaku biarkan saja pesakit itu dengan izin Allah s.w.t jin akan keluar dari tubuh pesakit tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 6) Antara makhluk kejadian Allah yang ditakuti oleh jin dan  syaitan{makhluk halus} ialah sejenis kayu yang dinamakan  Kemuning  Hitam. Dalam sebuah kitab perubatan kayu ini boleh menyembuh 9999 jenis  penyakit dengan izin Allah S.W.T. Antara kegunaan dan kelebihannya  sebagaimana dilampirkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Wallahu'alam....&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Oleh: Ustaz Syarhan Syafie&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-7143581436679180674?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/7143581436679180674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/sihir-ilmu-hitam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7143581436679180674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7143581436679180674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/sihir-ilmu-hitam.html' title='SIHIR (ILMU HITAM)'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WFPbsM4_T7A/TQ7HFPP4ReI/AAAAAAAABNY/Mz3g_Vky8_Y/s72-c/ILMU%2BHITAM%2B%2528SIHIR%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-5041142399694151642</id><published>2011-07-28T15:01:00.002+07:00</published><updated>2011-07-29T15:21:50.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Islam'/><title type='text'>Mengenal Asuransi Syariah (1)*</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://amanahsharia.wordpress.com/2010/12/03/mengenal-asuransi-syariah-1/pygasu-2/" rel="attachment wp-att-223" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" class="alignleft size-full wp-image-223" height="199" src="http://amanahsharia.files.wordpress.com/2010/11/pygasu1.jpg?w=225&amp;amp;h=224" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Asuransi merupakan  salah satu cara pembayaran ganti rugi kepada pihak yang mengalamai  musibah yang dananya diambil dari iuran premi seluruh peserta asuransi.  Asuransi didefinisikan sebagai sebuah akad yang mengharuskan perusahaan  asuransi&amp;nbsp; untuk memberikan kepada nasabahnya sejumlah uang sebagai  konsekuensi atas akad jika terjadi bencana atau musibah sebagaimana  tertera dalam akad. Sebagai imbalan uang premi yang dibayarkan secara  rutin dan berkala atau kontan dari klien tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam bahasa Arab, asuransi disebut at  Ta’min yang berasal dari kata Amana yang berarti perlindungan,  ketenangan, rasa aman dan bebas dari rasa takut. Asuransi syariah atau  disebut juga Takaful, Tadhamun, adalah usaha saling melindungi dan  tolong-menolong di antara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk  asset dan atau tabarru’ yang&amp;nbsp; memberikan pola pengembalian untuk  menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai syariah.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;span id="more-201"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Didalam perencanaan keuangan syariah, asuransi merupakan salah satu  tahapan yang dianjurkan untuk dilaksanakan. Ada dua macam asuransi yang  akan kita bahas yaitu asuransi jiwa dan asuransi kerugian. Asuransi jiwa  diperlukan sebagai perlindungan bagi keluarga jika kepala keluarga  sebagai pencari nafkah meninggal dunia. Sedangkan asuransi kerugian  merupakan perlindungan atas asset yang telah dimiliki, misalnya asuransi  kebakaran rumah atau asuransi kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa istilah dalam asuransi yang perlu kita ketahui adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Premi&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Uang yang harus dibayarkan oleh peserta asuransi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Uang Pertanggungan&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; : Uang yang akan diterima oleh tertanggung atau ahli warisnya jika &amp;nbsp;tertanggung &amp;nbsp;mengalami &amp;nbsp; &amp;nbsp;musibah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tertanggung&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; :&amp;nbsp;  Seseorang atau badan hukum yang memiliki kepentingan atas jiwa dan atau  harta benda yang diasuransikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penanggung&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Pihak  yang menerima premi asuransi dari tertenggung dan menanggung risiko  kerugian atau musibah yang menimpa sesuatu harta benda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari segi manfaat proteksi kepada  nasabah, asuransi syariah dan asuransi konvensional tidak berbeda.  Perbedaan keduanya adalah dari sisi kepemilikan dana dan pengelolaan  dana dan investasi yang dilakukan. Pada asuransi konvensional, premi  yang dibayarkan oleh peserta asuransi menjadi milik perusahaan asuransi.  Menjadi hak dari perusahaan asuransi untuk mengelola dana miliknya dan  kemana akan diinvestasikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan pada asuransi syariah, perusahaan asuransi berfungsi sebagai pengelola dana dari peserta asuransi dan &lt;strong&gt;bukan &lt;/strong&gt;pemilik  dana. Didalam perusahaan tersebut, ada dewan pengawas syariah (DPS),  karena pengelolaan dan investasi yang dilakukan hanya boleh pada  instrument investasi syariah. Dari hasil investasi yang dilakukan,  peserta asuransi dan perusahaan asuransi akan melakukan bagi hasil  dengan pembagian sesuai akad yang telah disepakati sejak awal. Dari  sinilah perusahaan asuransi akan menggunakan dananya untuk biaya  operasional perusahaan dan keuntungan bagi perusahaan. Adapun dana yang  dipakai untuk pembayaran klaim dibuatkan rekening khusus yaitu rekening  tabarru’ (tolong-menolong). Jika dana ini diinvestasikan, hasilnya juga  masuk kedalam rekening tabarru’ ini, dan tidak menjadi milik perusahaan.&lt;/div&gt;* Disarikan dari berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-5041142399694151642?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/5041142399694151642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/mengenal-asuransi-syariah-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/5041142399694151642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/5041142399694151642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/mengenal-asuransi-syariah-1.html' title='Mengenal Asuransi Syariah (1)*'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-3023494694045469019</id><published>2011-07-22T19:45:00.000+07:00</published><updated>2011-07-22T19:45:58.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Management Trainee (Cikal Bakal Manager)</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;Apa sih Management Trainee (MT)?&lt;/h2&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; display: block; float: left; font-family: Georgia,Times New Roman,Trebuchet MS; font-size: 70px; line-height: 80%; padding: 0px 8px 4px 0px; text-align: justify; text-transform: uppercase;"&gt;S&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ering  kita mendengar ada lowongan yang dibuka oleh perusahaan untuk posisi  “Management Trainee”. Istilah yang dipakai oleh perusahaan bisa  berbeda-beda, seperti Management Trainee, Management Development  Program, Graduate Management Associates Programme, Graduate Trainee,  Development Program, Program Pendidikan, Program Pengembangan Staff,  dll. Meskipun nama program yang ditawarkan berbeda-beda, namun esensinya  tetap sama.Lalu apa sebenarnya posisi ini? Bagaimana proses seleksi  yang perlu dihadapi? Dan bagaimana prospek karirnya?    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada masa kini perusahaan apapun pasti membutuhkan SDM untuk  ditempatkan pada posisi manajerial. Namun, banyak atau seringnya  karyawan berpindahpindah pekerjaan membuat perusahaan-perusahaan  mengalami kesulitan mendapatkan seorang manajer yang tahu benar kondisi  bisnis perusahaan tersebut. Dengan kata lain, seakan-akan investasi di  bidang SDM tidak membawa hasil.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah mengapa ada perusahaan-perusahaan yang menerapkan program  rekrutmen lewat management trainee (MT). Tujuannya adalah mendapatkan  manajer yang memahami kondisi bisnis perusahaan tersebut. Biasanya para  MT akan memulai karier dari staf, lalu meningkat ke posisi supervisor,  eksekutif, dan akhirnya manajer.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebanyakan yang direkrut untuk menjadi MT adalah lulusan baru (fresh  graduate). Mereka diberi pelatihan dan pengetahuan tentang kondisi  bisnis perusahaan tersebut. Maka, seorang management trainee adalah  peserta dari program tadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MT merupakan proses rekruitmen dan pencarian sumber daya manusia  dengan kualitas tertentu dalam bidang tertentu, yang dilatih untuk  ‘menduduki’ posisi kunci dalam sebuah perusahaan. Menurut Inge Santoso,  seorang trainer yang biasa memberikan pelatihan di sejumlah perusahaan  besar, yang ditekankan pada MT adalah aspek psikologis. Para peserta  pelatihan, katanya, biasanya tidak melihat potensi besar yang mereka  miliki. ‘’Tugas kami di sini menyadarkan mereka untuk melihat potensi  terpendam mereka,’’ ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah sadar, mereka biasanya berusaha menggali dan memperbaiki  kinerja mental mereka. Dampak setelah mengikuti pelatihan, mereka  menjadi lebih giat dan bekerja secara total. Kehidupan pribadi dan  sosial mereka, lanjut Inge, juga semakin bagus. Tidak ada latar belakang  pendidikan khusus untuk menjadi seorang MT. Tergantung perusahaan,  posisi untuk bidang apa yang dibutuhkan. Di Amerika, yang banyak  membutuhkan MT adalah bidang ritel, jasa, dan department store. Di  Indonesia pencarian MT ditawarkan oleh perbankan. Hanya saja, nama MT  menjadi businees development programme. Iwan Setiawan, trainer dari  Forever Young Indonesia, sebuah perusahaan multi level marketing,  mengungkapkan, yang ditekankan pada para MT adalah pengembangan  karakter. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan, para anggota di  perusahaannya akan lebih kuat dan stabil. ‘’Manusia tersusun dari fisik,  mental, emosi, dan rohani. Satu sama lain harus saling terkait,’’  ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di perusahaan tempat Iwan bekerja, profesi MT masuk dalam bagian  training dan human resources development (HRD). Itu tidak selalu berlaku  demikian, tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tergantung kebijakan perusahaan juga berlaku pada lamanya program  pelatihan yang diberikan untuk MT. Ada perusahaan yang mewajibkan MT  mengikuti pelatihan antara 1-2 tahun dengan diberi pengetahuan tentang  pengendalian bisnis, pembuatan kebijakan, rencana manajerial, dan  membangun jaringan komunikasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="management_trainee_45809029_1" height="246" src="http://adalowongan.com/images/stories/management_trainee_45809029_1.jpg" style="float: right; margin-left: 5px;" width="448" /&gt;Ada  perbedaan antara masuk kerja pertama sebagai karyawan dan MT. Bila  sebagai karyawan, seseorang harus menjalani masa percobaan. Sementara  bila sebagai MT, ia akan menjalani masa evaluasi. Sebagai tambahan,  peserta MT biasanya akan diputar tempat tugasnya. Dengan kata lain,  mereka menjalani sistem perputaran (rolling system). Setiap selesai  tugas pada satu bagian tertentu, mereka akan dievaluasi. Demikian  seterusnya hingga selesai masa evaluasi. Setelah masa evaluasi berakhir,  MT tidak akan lagi di-rolling. Itu berarti saatnya ia mulai membangun  karier di perusahaan tersebut. Bagaimana Proses Seleksi Management  Trainee? Program Management Trainee (MT) adalah program pengembangan  karyawan dengan pola rekrutmen dan jalur yang khusus. Khusus karena  kriteria rekrutmen yang dipakai biasanya lebih tinggi, dan kadang kala  sangat tinggi bila dibandingkan dengan kriteria rekrutmen untuk karyawan  dengan pola biasa. Mulai dari syarat indeks prestasi (IPK) yang tinggi,  pengalaman organisasi yang memadai, kemampuan atau skill yang cukup,  hingga penguasaan bahasa asing yang baik. MT dirancang khusus untuk  menyiapkan kader-kader pemimpin perusahaan di masa depan. Oleh karena  itu proses seleksi program MT dilakukan dengan sangat ketat, baik  dilaksanakan sendiri oleh bagian SDM perusahaan maupun dengan  menyerahkannya kepada konsultan terpercaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ribuan peserta yang mengikuti proses seleksi disaring sehingga  menyisakan sedikit kader terbaik. Berbanggalah mereka yang berhasil  lolos mengikuti program MT. Tetapi jangan sombong, karena program ini  setiap tahun selalu ada sehingga anda bukan satu-satunya kader pimpinan  masa depan. Karena setiap tahun ada, maka biasanya disebut sebagai MT  angkatan ke-xx.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Proses seleksi karyawan MT bisa berbeda-beda di tiap perusahaan.  Biasanya tahap-tahap yang akan Anda jalani selama proses seleksi atau  rekrutmen MT adalah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;TAHAP 1 :&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Psikotes atau online test&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Psikotes yang terdiri dari tes verbal, tes numerikal, tes  kepribadian. Dalam akhir tes ini biasanya Anda akan disuruh menggambar  (WARTEGG TEST) dan mengerjakan PAULI atau KREPLIN TEST. Dari tes Pauli  dan Kreplin ini dapat diketahui seberapa cepat, tepat dan konsisten anda  mengerjakan pekerjaan yang rumit dan membutuhkan konsentrasi. Pada  online test, perusahaan biasanya kerjasama dengan organisasi konsultan  dari Amerika atau manapun yang memberikan jasa online assessment test  dengan tujuan membantu HRD perusahaan menilai calon karyawan. Oleh  karena itu, online test biasanya menggunakan bahasa Inggris. Ketika Anda  sudah bertemu dengan pihak HRD, Anda akan diberikan undangan berisi  alamat situs yang harus Anda kunjungi serta access code agar Anda bisa  log in. Ketika sudah log in Anda akan diminta untuk mengisi sedikit  biodata dan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti serangkaian tes yang  disediakan. Ingat bahwa dalam online test ini, setiap pertanyaan diberi  waktu, jadi Anda akan kehilangan pertanyaan tersebut jika terlalu lama  menjawabnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;TAHAP 2 :&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Wawancara atau tes bahasa inggris TOEFL&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wawancara dengan lembaga konsultan yang telah dipercaya oleh  perusahaan. Biasanya wawancara menyangkut kegiatan organisasi dan  kepribadian Anda. Karena ingin tahu pribadi anda dengan lebih detail,  maka biasanya wawancara dengan konsultan ini sangat lama, bisa sampai  satu jam lebih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada juga perusahaan yang meminta pelamar mengikuti tes bahasa inggris  atau TOEFL yang diadakan baik oleh perusahaan itu sendiri kerjasama  dengan lembaga kursus. Tujuannya tentu saja memilih karyawan dengan  kemampuan bahasa Inggris yang baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;TAHAP 3 :&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tes bakat (&lt;em&gt;Assessment Test&lt;/em&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam tes ini biasanya akan berupa diskusi kelompok, games kelompok,  maupun presentasi individu. Dalam tes kelompok dilakukan bersama dengan  pelamar-pelamar lain. Ingat bahwa Anda diminta untuk menjadi yang  terbaik namun tetap membawa misi kelompok, yaitu saling bekerjasama dan  menghormati. Maksudnya, ketika melakukan diskusi, Anda harus aktif namun  tetap mendengarkan pendapat orang lain. Sebagai informasi bahwa di  perusahaan tertentu, diskusi dan presentasi individu dilakukan dalam  bahasa inggris.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;TAHAP 4 :&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Wawancara dengan bagian SDM atau HRD&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam wawancara ini biasanya anda akan ditanya seputar bidang apa yang Anda minati, dan bidang apa yang cocok untuk Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;TAHAP 5 :&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Wawancara dengan user/manajemen perusahaan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam wawancara ini mungkin akan ada beberapa pertanyaan yang telah  ditanyakan di wawancara-wawancara sebelumnya. Namun pada intinya, di  tahap ini memungkinkan Anda ditanya seputar masalah gaji.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;TAHAP 6 :&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Medical check up atau tes kesehatan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap Anda ingin menjalani tes kesehatan, ada baiknya anda menjaga  pola makan dan tidur anda sehari sebelumnya. Karena jika Anda terlalu  letih ketika tes kesehatan, akan berakibat muncul hasil lab yang tidak  diinginkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PERLU DIINGAT bahwa Anda bisa saja gagal di TAHAP MANAPUN. Meskipun  Anda sudah sampai hingga tahap terakhir, Anda bisa gagal. Proses  penyaringan karyawan MT sangat ketat, sehingga perusahaan sangat  selektif dalam memilih yang terbaik. Tak jarang pada setiap kesempatan  wawancara, Anda akan menghadapi pertanyaan-pertanyaan “jebakan” yang  tujuannya adalah “mencari kelemahan Anda”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai peserta yang rata-rata adalah lulusan fresh graduates baru  dari perguruan tinggi, jelas peserta MT masih minim keahlian,  pengalaman, pemahaman soal sistem dan budaya kerja dan kepemimpinan.  Oleh karena itu, setelah lolos dari proses seleksi MT, biasanya Anda  akan mengikuti masa training selama 6 bulan hingga 1 tahun, tergantung  dari kebijakan setiap perusahaan. Selama training, anda akan belajar,  dididik dan diawasi kinerjanya. Tidak jarang ada karyawan yang tidak  sanggup mengikuti masa training dan akhirnya keluar dari perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sehingga dia belum bisa disebut sebagai “lulusan MT” di perusahaan  tersebut, karena tidak mengikuti program training sampai selesai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Program training MT dalam Bank swasta yang saya ketahui sangatlah  melelahkan, karena harus belajar setiap hari (seperti kuliah) dan  terdapat ujian-ujian tertulis atau lisan pada saat tertentu. Setelah  lulus belajar di kelas, biasanya akan ditempatkan di cabang-cabang  perusahaan atau istilahnya On the Job Training atau OJT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mengikuti masa training hingga selesai (kira-kira 6-12  bulan), maka Anda boleh dikatakan sebagai “lulusan MT perusahaan X”.  Maka setelah itu karir Anda akan berjalan lebih mulus dan bisa menempati  posisi cukup tinggi di perusahaan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-3023494694045469019?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/3023494694045469019/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/management-trainee-cikal-bakal-manager.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/3023494694045469019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/3023494694045469019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/management-trainee-cikal-bakal-manager.html' title='Management Trainee (Cikal Bakal Manager)'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-7462342423103078441</id><published>2011-07-22T16:47:00.000+07:00</published><updated>2011-07-22T16:47:26.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>PUASA ITU SEHAT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puasa dengan menahan lapar dan dahaga serta hawa nafsu selama lebih dari  12 jam tentu bukan hal mudah. Namun, jika dijalankan dengan benar mulai  sahur hingga berbuka puasa, banyak sekali manfaat positif bagi  kesehatan jiwa dan fisik kita. Puasa memberikan manfaat yang besar bagi  kesehatan tubuh. Di beberapa negara maju, puasa dijadikan terapi  terhadap beberapa penyakit degeneratif.Puasa Ramadan dimaksudkan untuk  melatih umat Islam berdisiplin, mampu menahan diri, dan mengingat  bagaimana beratnya keadaan orang yang miskin. Umat Islam yang berpuasa  diharuskan tidak makan dan minum, termasuk mengonsumsi obat-obatan dan  cairan nutrisi intarvena, mulai sebelum matahari terbit sampai terbenam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puasa secara kimia tidak diakhiri ketika simpanan karbohidrat di tubuh  mulai digunakan sebagai sumber energi. Ia akan terus berlanjut selama  simpanan lemak dan karbohidrat digunakan untuk energi. Berbeda dengan  pemakaian simpanan protein. Ketika simpanan protein dihabiskan untuk  energi, yang mengakibatkan hilangnya masa otot, secara teknis orang  bersangkutan akan merasa kelaparan.Kegiatan puasa yang dirangkai dengan  salat tarawih sebulan penuh, tidak hanya bermanfaat sebagai terapi  kesehatan, namun tanpa disadari juga memberikan kebugaran. Dengan salat  sunah tarawih dan witir sebanyak 11 hingga 23 rakaat, tubuh diajak untuk  "berolahraga" secara rutin kurang lebih 1 hingga 2 jam setiap hari  selama sebulan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak heran jika sebulan kemudian, badan bisa tampil  lebih fit dan bugar. Tampil lebih bugar dan fit dengan berat tubuh yang  berkurang, memang sangat mungkin terjadi. Beberapa penelitian  menunjukkan bahwa terjadi penurunan berat badan pada individu normal  antara 1-4 kg setelah berpuasa penuh pada Ramadan. Dan, puasa Ramadan  yang dilakukan selama 29 atau 30 hari, tanpa kita sadari mampu  memurnikan racun tubuh melalui usus besar, ginjal, paru-paru, kelenjar  limfa, dan kulit.Dari aspek gizi, puasa paling tidak akan mengurangi  asupan zat gizi, terutama kalori, sekitar 20 persen sampai 30 persen.  Namun, dari aspek kesehatan, puasa ternyata memberi manfaat terhadap  tubuh orang yang menahan lapar dan haus tersebut. Puasa sebagaimana  diketahui dari ajaran agama, memberi manfaat bagi kesehatan tubuh dan  jiwa pelakunya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak sedikit komunitas pengguna pengobatan alternatif  di dunia meyakini bahwa berpuasa dapat memberikan keajaiban bagi tubuh  manusia. Karena itu, wajar bila ajaran ini juga dikenal dalam masyarakat  Kristen dan masyarakat Yahudi.Orang berpuasa akan mengalami perubahan  bentuk tubuh, akibat kurang makan dan minum. Kurangnya masukan energi  pada orang berpuasa membuat tubuh harus mencari sumber energi yang  tersimpan di dalamnya. Fungsi ini disebut autolisis. Autolisis adalah  terpakainya simpanan lemak tubuh untuk dijadikan sumber energi  tubuh.***Banyak sarjana tertarik meneliti hubungan puasa dengan  kesehatan jasmani.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata, makin mereka selidiki makin banyak mereka  dapatkan hal-hal yang menyangkut kesehatan jasmani manusia yang tidak  dapat dipisahkan dengan aktivitas puasa.Sebagaimana dikutip Dr Subki  Abdul Kadir dan Dr Alan Colt dari Amerika dalam penelitiannya yang  didukung penemuan Dr Yuri Nicolayev dari Rusia bahwa berpuasa akan dapat  membuat kemampuan seseorang menjadi lebih muda, baik fisik maupun  mental spiritual. Keadaan ini dapat diterangkan dengan hasil penelitian  Dr A.A.Yusuf dkk. Disimpulkan bahwa pada akhir puasa ini diupayakan  mengembalikan peranan mekanisme otoregulasi sistem andrenergik yang pada  keadaan sebelumnya selama berpuasa Ramadan, mungkin telah mengalami  penurunan aktivitas pada sistem simpatis.Bagi umat Islam hubungan puasa  dan kesehatan sebenarnya tidak asing lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai pengaturan makan  pada umumnya, atau puasa pada khususnya, terdapat ketentuan tegas dan  jelas. Allah SWT memberikan pedoman kepada kita bagaimana seharusnya  mengatur makan: "Dan makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan"  (terjemah Alquran S7: 31).Sementara, Rasulullah SAW bersabda: Kami  (adalah umat) yang makan hanya bila kami merasa lapar, dan bila kami  makan maka kami tiadalah sampai kenyang." (Al Hadits) Dalam kesempatan  lain, Nabi juga bersabda: Perut itu rumah segala penyakit, dan penjagaan  atas makanan adalah permulaan pengobatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Permulaan segala penyakit  adalah mengisi perut secara berlebihan." (Al Hadits)Berpuasa ternyata  juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Mekanismenya antara lain  dengan pengurangan konsumsi kalori akan membuat berkurangnya laju  metabolisme energi. Buktinya, suhu tubuh orang berpuasa akan menurun,  dan itu menunjukkan adanya pengurangan konsumsi oksigen.Manfaat puasa,  menurut beberapa hasil penelitian ilmiah, antara lain dapat mengurangi  risiko stroke. Puasa juga dapat memperbaiki kolesterol darah. Kadar  kolesterol darah yang tinggi dalam jangka panjang akan menyumbat saluran  pembuluh darah dalam bentuk aterosklerosis (pengapuran atau pengerasan  pembuluh darah).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil penelitian memperlihatkan bahwa puasa dapat  meningkatkan kolesterol darah HDL (yang sehat) 25 mg persen, dan  menurunkan lemak trigliserol sekitar 20 mg persen. Lemak trigliserol  merupakan bahan pembentuk kolesterol LDL (yang merusak kesehatan).Mereka  yang memiliki tekanan darah tinggi ringan sampai sedang bersamaan  dengan kelebihan berat badan dianjurkan berpuasa. Sebab, puasa dapat  membantu menurunkan tekanan darah. Namun, mereka yang mengidap  hipertensi berat atau sakit jantung diharapkan tidak berpuasa, atau  dapat berkonsultasi dengan dokter ahlinya.Manfaat puasa yang paling  dapat dibuktikan secara alamiah adalah peremajaan kembali dan  perpanjangan harapan hidup. Metabolisme lebih rendah, produksi protein  lebih efisien, meningkatnya sistem kekebalan, dan bertambahnya produksi  hormon berkontribusi terhadap manfaat puasa. Hormon anti-penuaan juga  dihasilkan lebih efisien selama berpuasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puasa, bagi orang sehat, juga  akan mengurangi risiko terkena penyakit diabetes tipe 2. Mekanismenya  adalah pengurangan konsumsi kalori secara fisiologis akan mengurangi  sirkulasi hormon insulin dan kadar gula darah. Ini akan meningkatkan  sensitivitas hormon insulin dalam menormalkan kadar gula darah dan  menurunkan suhu tubuh. Pengontrolan gula darah yang baik akan mencegah  penyakit diabetes tipe 2, yang disebabkan hormon insulin tidak sensitif  lagi mengontrol gula darah.Puasa sangat bagus dalam menurunkan kadar  gula dalam darah hingga mencapai kadar seimbang. Berdasarkan ini, puasa  sesungguhnya memberikan kesempatan kepada kelenjar pankreas untuk  beristirahat. Maka, pankreas pun mengeluarkan insulin yang menetralkan  gula menjadi zat tepung dan lemak. Sudah banyak dilakukan usaha  pengobatan terhadap diabetes dengan mengikuti "sistem puasa" selama  lebih dari 10 jam dan kurang dari 20 jam. Setiap kelompok mendapatkan  pengaruh sesuai keadaan. Kemudian, para penderita mengonsumsi makanan  ringan secara berurutan yang kurang dari 3 minggu. Metode ini telah  mencapai hasil menakjubkan dalam pengobatan diabetes dan tanpa  menggunakan satu pun obat kimiawi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-7462342423103078441?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/7462342423103078441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/puasa-itu-sehat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7462342423103078441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7462342423103078441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/puasa-itu-sehat.html' title='PUASA ITU SEHAT'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-4865243979692502356</id><published>2011-07-22T16:37:00.000+07:00</published><updated>2011-07-22T16:37:20.281+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Akhir Partai Demokrat (Bagian II)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="pt" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;           &lt;img alt="" src="http://i.okezone.com/content/2011/07/15/58/480121/ivt62WrQ3v.jpg" /&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Oleh: Asrudin&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di koran Suara Pembaruan (16 Juni 2011), saya pernah menulis  opini berjudul “Akhir Partai Demokrat”. Penggunaan kata “akhir” pada  opini tersebut merujuk survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei  Indonesia (LSI) pada 1-7 Juni 2011 yang menunjukkan menurunnya raihan  suara Partai Demokrat (dari 20,85% pada pemilu 2009 menjadi 15,5% pada  Juni 2011). Artinya Partai Demokrat tidak lagi menempati posisi nomor 1  seperti yang diraihnya pada pemilu legislatif 2009. Penurunan suara ini  dapat digambarkan sebagai kekecawaan publik terhadap kasus suap yang  melibatkan mantan bendahara umum Partai berlambang mirip mercy tersebut,  M Nazarudin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika merujuk pada survei yang dilakukan oleh LSI  pada periode yang sama (1-7 Juni 2011) mengenai merosotnya tingkat  kepuasan publik atas SBY (Tingkat kepuasan atas kinerja SBY di bulan  Juni 2011 turun 9,5%, dari 56,7% pada Januari 2011 menjadi 47,2% pada  Juni 2011), adalah logis jika Partai Demokrat ikut turun suaranya  mengingat kefiguran SBY masih menjadi pertimbangan publik dalam memilih  Partai Demokrat. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya hasil survei LSI mengenai turunnya  suara SBY ini ditolak validitasnya oleh para petinggi Partai Demokrat.  Anas Urbaningrum misalnya, menilai survei LSI itu sebagai, “Survei yang  tidak memotret realitas. Surveinya cenderung mengarahkan realitas”. Ada  kesan bahwa apa yang dikatakan Anas ini ingin menunjukkan bahwa publik  puas atas kinerja SBY dan tidak benar kalau raihan suara Partai Demokrat  turun secara signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya penilaian Anas terhadap  benar atau tidaknya survei LSI bukan didasari oleh asumsi yang sifatnya  subyektif, tapi didasari oleh acuan yang obyektif, berlandaskan pada  riset survei serupa. Dalam konteks ini, akan lebih arif bagi Anas bila  melakukan survei tandingan untuk mengetahui apakah benar atau tidak  raihan suara dari Partai Demokrat turun dan apakah benar atau tidak jika  publik tidak puas atas kinerja SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam konteks itu pula,  saya ingin menanggapi argumentasi miring Anas Urbaningrum atas survei  LSI dan hendak mengatakan bahwa apa yang ditemukan dalam survei LSI  adalah benar dan sesuai dengan realitas. Untuk memperkuat argumentasi,  di sini saya akan merujuk jajak pendapat yang dilakukan oleh Litbang  Kompas pada 28-30 Juni 2011 yang isinya menjelaskan turunnya suara  Partai Demokrat secara drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persepsi Publik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat  terbongkarnya kasus suap dan dugaan pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi  yang melibatkan elit Partai Demokrat, M Nazarudin dan Andi Nurpati,  mayoritas publik mengatakan tidak akan lagi memilih Partai Demokrat.  51,4% publik mengatakan tidak akan memilih Partai Demokrat, 30,7%  mengatakan masih akan tetap memilih Partai Demokrat, dan 17,9% tidak  tahu/tidak memberi jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah salah satu temuan jajak  pendapat yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada akhir Juni (28-30 Juni  2011). Sampel dipilih secara acak dengan jumlah responden sebanyak 752  berusia minimal 17 tahun. Metode menggunakan pencuplikan sistematis dari  buku telepon terbaru mewakili 81 kota/kabupaten di 33 provinsi. Jumlah  responden di setiap wilayah ditentukan secara proporsional dengan  tingkat kepercayaan 95% dan nirpencuplikan penelitian plus minus 3,6%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun  hasil jajak pendapat Litbang Kompas pada akhir Juni ini tidak  dimaksudkan untuk mewakili pendapat seluruh populasi masyarakat  Indonesia karena hanya menjaring populasi yang memiliki telepon, tapi  terdapat kesamaan hasil dengan survei LSI pada awal Juni 2011, yakni  dalam hal tren menurunnya suara Partai Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan  jajak pendapat Litbang Kompas, hanya 35,6 persen pemilih Partai Demokrat  yang berterus terang akan tetap kembali memilihnya. Padahal pada akhir  Mei 2010, soliditas massa Partai Demokrat masih di kisaran 51,7%  (Bambang Setiawan, 4 Juli 2011). Senada dengan hasil survei LSI, jika  pada Januari 2011, suara Partai Demokrat mencapai 20,5%, tapi setelah  kasus MN bergulir deras, pada Juni 2011, dukungan publik terhadap Partai  Demokrat menurun 5% menjadi 15,5%. Jika pemilu legislatif diadakan saat  ini dapat dipastikan Partai Demokrat tidak lagi menempati posisi nomor  1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti, publik yang memiliki telepon dalam jajak pendapat  Litbang Kompas memiliki persepsi yang sama dengan publik yang ditanya  dalam survei LSI. Maksudnya adalah publik percaya bahwa M Nazarudin dan  Andi Nurpati yang merupakan mantan atau petinggi Partai Demokrat memang  terlibat dalam kasus suap dan dugaan pemalsuan surat MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat  terdapat kesamaan hasil antara jajak pendapat yang dilakukan Litbang  Kompas (akhir Juni 2011) dengan survei yang dilakukan oleh LSI (awal  Juni 2011), dengan begitu dapat dikatakan bahwa survei LSI adalah  obyektif (sesuai dengan realitas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Analisis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyannya  adalah, apakah publik puas dengan kinerja Presiden SBY mengingat hasil  survei di atas menunjukan publik justru mempersepsikan Partai Demokrat  secara negatif karena aneka kasus yang melibatkan para petinggi Partai  Demokrat? Anas dengan percaya diri menjawab, bahwa survei tidak akan  mempengaruhi sama-sekali kepercayaan publik terhadap SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal  survei LSI dengan jelas mengatakan bahwa untuk pertama kalinya sejak  tahun 2009, tingkat kepuasan pemilih atas kinerja Presiden SBY turun di  bawah 50%. Bila dibandingkan dengan Survei LSI pada periode Januari  2011, tingkat kepuasan atas kinerja SBY di bulan Juni 2011 turun 9,5%,  dari 56,7% (Januari 2011) menjadi 47,2% (Juni 2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu artinya  ketidakpuasan publik atas kinerja Presiden SBY berbanding lurus dengan  merosotnya suara Partai Demokrat. Jika popularitas SBY naik, Partai  Demokrat pun akan ikut naik, begitupula sebaliknya. Pada tahun 2004  misalnya, ketika Partai Demokrat memperoleh suara 7,45% dan berhasil  mengantarkan SBY sebagai presiden, popularitas Partai Demokrat terus  menanjak. Dan ini terbukti dari potret Pemilu 2009. Dengan figur SBY  yang sangat disukai publik, Partai Demokrat berhasil memenangkan pemilu  legislatif dengan suara yang meningkat secara drastis (dari 7,45% pada  2004 ke 20,85% pada 2009) dan ketika kepercayaan publik terhadap SBY  menurun, hal ini berakibat juga pada merosotnya suara Partai Demokrat  (tergambar dalam survei LSI dan jajak pendapat Litbang Kompas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila  Pemilu 2014 nanti Partai Demokrat gagal menemukan tokoh bersih yang  dapat menggantikan figur kepemimpinan SBY, dapat dipastikan hal ini akan  menjadi akhir dari Partai Demokrat sebagai partai papan atas, apalagi  untuk dapat mengangkat putra/putri mahkotanya di Pilpres 2014 nanti.  Hasil jajak pendapat Litbang Kompas (akhir Juni 2011) menunjukkan dari 5  calon presiden Partai Demokrat (Anas Urbaningrum, Ani Yudhoyono, Edhie  Baskoro Yudhoyono, Marzuki Alie, Andi Mallarangeng) 2014 nanti, tidak  satupun di antara mereka yang dinilai publik layak menjadi calon  presiden. Apresiasi publik terhadap ke-5 tokoh tersebut sangat kecil, di  bawah 21%. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, survei bukanlah instrumen untuk  mempengaruhi publik, seperti yang dituduhkan oleh Anas, tapi untuk  mengetahui persepsi publik atas aneka isu. Untuk itu, survei ini  seharusnya dijadikan semacam peringatan (alarm) bagi Partai Demokrat  untuk segera dapat melakukan recovery. Jika tidak, Partai Demokrat akan  menggali kuburannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Asrudin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penulis adalah Peneliti di Lingkaran Survei Indonesia Grup (LSI Grup)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber:&amp;nbsp;&lt;a href="http://news.okezone.com/read/2011/07/15/58/480121/akhir-partai-demokrat-bagian-ii"&gt;okezone.com&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20(document)"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-4865243979692502356?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/4865243979692502356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/akhir-partai-demokrat-bagian-ii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/4865243979692502356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/4865243979692502356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/akhir-partai-demokrat-bagian-ii.html' title='Akhir Partai Demokrat (Bagian II)'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-2185678713104969928</id><published>2011-07-21T13:28:00.002+07:00</published><updated>2011-07-21T13:36:39.710+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Tuntunan Ringkas Seputar Puasa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;بسم الله الرحمن الرحيم&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Tuntunan Ringkas Seputar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Hukum-Hukum Puasa Ramadhan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Muqaddimah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Definisi Puasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Secara bahasa bermakna menahan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sementara  menurut syariat, Imam Al-Qurthubi -rahimahullah- berkata, “Dia (puasa)  adalah perbuatan menahan diri dari semua pembatal puasa disertai dengan  niat (ibadah), sejak dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.”  (Tafsir Al-Qurthubi pada ayat 183 dari surah Al-Baqarah)&lt;span id="more-831"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Imam An-Nawawi berkata  -memberikan definisi puasa- dalam Al-Majmu’ (6/247), “Penahanan yang  bersifat khusus, dari sesuatu yang tertentu, yang dikerjakan pada waktu  tertentu, dan dilakukan oleh orang tertentu.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ucapan beliau, “dari  sesuatu yang tertentu,” yakni seorang yang berpuasa tidaklah menahan  diri dari segala sesuatu akan tetapi terbatas pada apa yang bisa  membatalkan puasanya. “Pada waktu tertentu,” yakni hanya pada siang hari  dan pada hari-hari yang disyariatkan berpuasa di situ. “Oleh orang  tertentu,” yakni hanya bagi mereka yang telah mumayyiz dan sanggup untuk  berpuasa.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Pembagian Puasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Puasa dalam syariat Islam terbagi menjadi dua:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Puasa sunnah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Puasa wajib, dan dia ada tiga jenis:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Yang wajib karena waktu. Ini adalah puasa ramadhan, dan puasa ini yang akan kita bahas hukum-hukumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Yang wajib karena adanya sebab, dan dia adalah puasa dalam membayar kaffarat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Yang wajib karena seseorang mewajibkannya atas dirinya, yaitu puasa nazar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Syaikhul Islam  Ibnu Taimiah berkata dalam Kitab Ash-Shiyam dari Syarah Al-Umdah (1/26),  “Puasa itu ada lima jenis: Puasa yang wajib dengan syara’ yaitu puasa  bulan ramadhan baik yang ada`an maupun qadha`, puasa wajib dalam  kaffarah, yang wajib karena nazar, dan puasa sunnah.” Lihat juga Shahih  Fiqhus Sunnah (2/88)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Hukum Puasa Ramadhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Puasa ramadhan  hukumnya adalah wajib atas setiap muslim yang balig, berakal, sehat dan  muqim (bukan musafir). Dia merupakan salah satu dari rukun Islam, yang  kewajibannya ditunjukkan oleh Al-Qur`an, As-Sunnah, dan ijma’ umat ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala berfirman, &lt;i&gt;“&lt;span class="gen"&gt;Hai  orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana  diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (yaitu)  dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada  yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah  baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari  yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang bisa menjalankannya (tapi  mereka tidak berpuasa) untuk membayar fidyah, (yaitu): memberi makan  seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan  kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik  bagimu jika kamu mengetahui. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah)  bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran  sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai  petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu,  barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan  itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit  atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya  berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang  lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki  kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan  hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan  kepadamu, supaya kamu bersyukur.&lt;/span&gt;” &lt;/i&gt;(QS. Al-Baqarah: 183-185)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Nabi -Shallallahu alaihi wasallam- bersabda, &lt;i&gt;“Islam dibangun di atas &lt;/i&gt;&lt;i&gt;lima&lt;/i&gt;&lt;i&gt;  perkara: Syahadat ‘laa ilaha illallah’ dan bahwa Muhammad adalah  Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, haji, dan berpuasa  ramadhan.” &lt;/i&gt;(HR. Al-Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16 dari Ibnu Umar)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Umat Islam telah  bersepakat bahwa puasa ramadhan adalah wajib. Barang siapa yang  mengingkari kewajibannya maka dia kafir keluar dari Islam, dan  barangsiapa yang meninggalkannya dengan sengaja tapi tetap meyakini  wajibnya maka dia tidak kafir, akan tetapi dia telah bergelimang dengan  dosa besar, wal’iyadzu billah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; Faidah:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Al-Mardawi dalam Al-Inshaf (3/269) menukil kesepakatan ulama bahwa puasa ramadhan diwajibkan pada tahun kedua hijriah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Keutamaan Puasa Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di antara dalil-dalil keutamaannya adalah:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Dari Abu Hurairah secara marfu’ dalam hadits Qudsi:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ, فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ. الصِّيَامُ جُنَّة&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;ٌ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;“Semua  amalan anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, karena dia itu untuk-Ku  dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai.”&lt;/i&gt; (HR. Al-Bukhari no. 1904 dan Muslim no. 1151)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Juga dari Abu Hurairah, Nabi -Shallallahu alaihi wasallam- bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; “Barangsiapa yang berpuasa ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni seluruh dosanya yang telah berlalu.” &lt;/i&gt;(HR. Al-Bukhari no. 1900 dan Muslim no. 760)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Dari Abu Said Al-Khudri secara marfu’:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;مَا  مِنْ عَبْدٍ يَصُوْمُ يَوْمًا فِي سَبِيْلِ اللهِ إِلاَّ بَاعَدَ اللهُ  بِهَذاَ الْيَوْمِ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِيْنَ خَرِيْفًا&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;“Tidaklah  seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah kecuali karenanya Allah  akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 tahun perjalanan.” &lt;/i&gt;(HR. Al-Bukhari no. 2840 dan Muslim no. 1153)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Dari Abu Hurairah secara marfu’:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;“Jika bulan ramadhan telah tiba, pintu-pintu langit &lt;/i&gt;-dalam sebagian riwayat:&lt;i&gt; Pintu-pintu surga­&lt;/i&gt;- &lt;i&gt;dan pintu-pintu jahannam ditutup dan setan-setan dibelenggu.” &lt;/i&gt;(HR. Al-Bukhari no. 1899 dan Muslim no. 1079)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Masih dari Abu Hurairah secara marfu’:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="rtl" style="direction: rtl; margin-left: 0.25in; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;الصَّلَوَاتُ  الْخَمْسَةُ, وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ, وَرَمَضَانُ إِلَى  رَمَضَانَ, مُكَفِّرَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;“Shalat  yang lima waktu, shalat jumat satu ke shalat jumat selanjutnya, dari  satu ramadhan ke ramadhan berikutnya, semuanya adalah penghapus  dosa-dosa yang ada di antara keduanya, jika dosa-dosa besar dijauhi.” &lt;/i&gt;(HR. Muslim no.233)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;[Shahih Fiqhus Sunnah hal. 87-90]&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20%28document%29"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-2185678713104969928?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/2185678713104969928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/tuntunan-ringkas-seputar-puasar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/2185678713104969928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/2185678713104969928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/tuntunan-ringkas-seputar-puasar.html' title='Tuntunan Ringkas Seputar Puasa Ramadhan'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-1777320064231066571</id><published>2011-07-21T13:21:00.002+07:00</published><updated>2011-07-21T13:24:09.345+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Hikmah Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAWW di        akhir bulan Sya’ban mempersiapkan kaum muslimin untuk menyamput datangnya        bulan Ramadhan. Dalam kesempatan itu, Rasulullah menyampaikan sebuah        nasehat yang amat indah sbb. “Wahai kaum muslimin, bulan Allah telah        datang dengan membawa berkah, rahmat, dan ampunan bagi kita semua. Bulan        ini merupakan bulan yang paling baik di sisi Allah. Hari-hari di bulan ini        merupakan hari-hari terbaik, malam-malamnya merupakan malam-malam yang        terbaik, serta detik-detiknya merupakan detik-detik terbaik. Dalam bulan,        Allah mengundang tamu-tamu-Nya dan Allah menganugerahi mereka kasih sayang        dan rahmat-Nya. Di bulan ini, setiap tarikan nafas memiliki pahala yang        setara dengan dzikir kepada Allah dan tidur pun dinilai sebagai ibadah. Di        bulan ini, setiap kali kalian bermunajat kepada Allah, Allah akan        mengabulkan doa-doa kalian. Oleh karena itu, dengan kejujuran, ketenangan,        dan hati yang bersih, mintalah kepada Alalh agar memberikan taufik kepada        kalian untuk berpuasa dan membaca Al-Quran. Orang yang celaka adalah orang        yang di bulan agung dan penuh berkah ini, tidak mendapatkan rahmat dari        Allah.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika menyaksikan &lt;i&gt;hilal &lt;/i&gt;atau terbitnya bulan        Ramadhan, Rasulullah SAWW akan berdiri menghadap kiblat dan berdoa kepada        Allah, meminta keamanan dan keselamatan serta memohon agar Allah        menemaninya dalam sholat, puasa,&amp;nbsp; dan membaca Al Quran. Dalam bulan        Ramadhan, Rasulullah sangat banyak melakukan amal sholeh, di antaranya        memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa. Diriwayatkan, ketika        bulan Ramadhan tiba, Rasulullah menunjukkan kasih sayang secara lebih        besar kepada kaum fakir miskin. Rasulullah juga berpesan kepada kaum        muslimin agar di dalam bulan ini, mereka banyak membaca Al Quran. Suatu        hari beliau ditanyai oleh seseorang, “Apakah amal terbaik di bulan ini?”        Rasulullah menjawab, “Pekerjaan terbaik yang dilakukan pada bulan Ramadhan        adalah tidak melakukan segala sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Umur manusia merupakan kumpulan dari detik-detik. Manusia        yang beruntung adalah manusia yang berhasil memanfaatkan setiap detik        dalam kehidupannya dengan cara yang bermanfaat. Langkah awal untuk        memanfaatkan umur adalah mengenal kesempatan-kesempatan yang tiada        bandingannya yang diberikan Allah kepada manusia. Suatu hari Allah        berfirman kepada Nabi Daud a.s., “Dalam hari-hari kehidupan, ada saat-saat        yang tiada bandingannya, berusahalah agar berada dalam naungan saat-saat        tersebut.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Angin semilir yang membelai jiwa yang ditiupkan oleh bulan        Ramadhan adalah salah satu momen penting yang memberikan semangat baru        kepada jiwa manusia. Bulan suci Ramadhan bagaikan sebuah universitas yang        memiliki jam pelajaran padat, yang menyatukan seluruh bulan dalam setahun.        Pelajaran-pelajaran yang disampaikan dalam universitas ini sangatlah        bermanfaat dan membangun. Manusia meskipun dengan seluruh uang yang        dimilikinya, tidak akan mampu mendirikan universitas semacam ini. Firman        Allah dalam jiwa kaum muslimin sedemikian dalam dan memberikan pengaruh,        sehingga kini setelah berlalu lebih dari 14 abad sejak diturunkannya hukum        puasa melalui Rasulullah Muhammad SAWW, universitas ini terus berdiri        dengan diikuti oleh jutaan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Bulan suci Ramadhan dengan keistimewaan yang hanya dimiliki        olehnya, memainkan peran menentukan dalam kehidupan manusia. Oleh karena        itu, pemanfaatan bulan ini sebaik-baiknya merupakan langkah pendahuluan        dalam perkembangan dan pertumbuhan spiritualitas manusia di sepanjang        hidupnya. Allah SWT menginginkan agar kaum muslimin di bulan ini        berlomba-lomba dalam melakukan amal kebaikan. Amal terpenting dan wajib        dilakukan di bulan ini adalah puasa. Puasa adalah kewajiban yang sangat        banyak memiliki faedah bagi jiwa dan fisik manusia. Puasa akan membuat        jiwa manusia menjadi lembut, memperkuat semangat, serta mengontrol hawa        nafsu. Allah menetapkan kewajiban puasa agar manusia dihiasi oleh cahaya        iman, makrifat, dan akhlak yang mulia. Sebagai balasan atas kewajiban        puasa ini, Allah juga memanjakan hamba-hambanya dengan pahala yang sangat        besar. Allah berfirman, “Puasa berasal dari-Ku dan Akulah yang akan        memberi pahala.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       *&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Suatu hari Rasulullah menceritakan kepada para sahabat        beliau tentang seorang lelaki yang akan menjadi penduduk surga. Para        sahabat merasa takjub dan bertanya-tanya, apakah gerangan kelebihan lelaki        yang disebut oleh Rasulullah itu, sehingga dia berhak menjadi penghuni        surga. Lalu, salah seorang sahabat Rasul memutuskan untuk datang ke rumah        lelaki itu agar secara langsung dapat menyaksikan perilakunya sehari-hari.        Di rumah si lelaki ahli surga itu, sahabat Rasul melihat bahwa dia        melakukan amal ibadah yang biasa saja. Di waktu subuh, ia bangun dan pergi        menunaikan sholat di mesjid. Sepulang dari mesjid, lelaki itu menyediakan        sarapan sederhana bagi tamunya, lalu berkata, “Tinggallah di rumahku        sampai aku kembali. Aku akan pergi keluar.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Sahabat Rasulullah dengan penuh rasa ingin tahu, bertanya,        “Kemanakan kamu akan pergi?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Lelaki itu menjawab, “Aku pergi melakukan pekerjaan        harianku di padang sahara.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Sahabat Rasulullah mendesak untuk diizinkan mengikuti        lelaki ahli surga itu dan akhirnya, merekapun pergi bersama-sama ke padang        pasir. Di sana, si lelaki mengumpulkan kayu bakar dan di sela-sela        kesibukannya, bibirnya melantunkan zikir dan tasbih. Setelah kayu bakar        cukup banyak terkumpul, iapun menjualnya dan uang yang didapatkannya        digunakan untuk membeli air dan roti. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Selama dua-tiga hari, sahabat Rasulullah menyaksikan hal        yang sama. Lelaki ahli surga itu sama sekali tidak melakukan perbuatan        yang luar biasa dan istimewa. Akhirnya, iapun bertanya, “Wahai sahabatku,        Rasulullah menyebutmu sebagai seorang yang akan dimasukkan ke dalam surga.        Apakah kelebihanmu sehingga mendapatkan kemuliaan itu?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;       Lelaki ahli surga menjawab, “Sahabatku, antara aku dan        surga sangatlah jauh. Namun aku ingin menyampaikan hakikat kehidupanku        kepadamu, dan sampaikan pulalah kepada orang lain. Aku selalu berusaha        menjalankan hal-hal yang diwajibkan Allah sebaik mungkin. Selain itu, aku        sangat takut berbuat dosa. Setiap kali aku ingin berbohong, menghina, atau        berkata-kata yang buruk, seluruh tubuhku gemetar ketakutan. Aku selalu        menginginkan kebaikan bagi orang lain sebagaimana aku menginginkan        kebaikan bagi diriku. Aku juga selalu berharap orang lain tidak tertimpa        keburukan sebagaimana aku juga tidak menyukai keburukan menimpa diriku.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20%28document%29"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-1777320064231066571?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/1777320064231066571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hikmah-ramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1777320064231066571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1777320064231066571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hikmah-ramadhan.html' title='Hikmah Ramadhan'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-3119523918081743435</id><published>2011-07-14T10:05:00.000+07:00</published><updated>2011-07-14T10:05:54.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>DSN MUI Kaji Komoditi Murabahah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;JAKARTA--Dewan Syariah Nasional Majelis  Ulama Indonesia (DSN MUI) tengah membahas kajian fatwa komoditi  murabahah untuk dapat diterapkan di Indonesia. Jika nantinya komoditi  murabahah dapat dilakukan di tanah air hal itu dinilai akan dapat  mendorong perkembangan perbankan syariah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bendahara DSN MUI, Nadratuzzaman Hosen,  mengatakan sebelumnya DSN MUI bekerjasama dengan Bursa Berjangka Jakarta  (BBJ) untuk membantu BBJ mengoperasikan berjangka syariah dengan  mengembangkan komoditi murabahah. “Bursa berjangka syariah kalau di  Malaysia dimanfaatkan untuk berlangsungnya produk komoditi murabahah  karena berbasis pada perdagangan dan di sana banyak yang tertarik, bank  pakai komoditi murabahah,” kata Nadratuzzaman kepada Republika, Selasa  (21/12).    &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ia menegaskan, jual beli dalam Islam  harus bersifat riil dan jika komoditi murabahah nantinya dapat berjalan  baik, maka akan dapat bermanfaat bagi bank syariah untuk berkembang.  “Masyarakat juga akan tertarik dengan investasi di perbankan syariah  tapi tetap komoditi murabahah ini akan harus ada fatwanya dulu dan ini  yang sedang kita kaji komoditi murabahah ala Indonesia,” ujar  Nadratuzzaman.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia menambahkan, DSN telah melakukan  pembahasan sebanyak dua kali mengenai fatwa untuk produk komoditi  murabahah. Pada pertemuan kelima kajian komoditi murabahah baru akan  masuk dibahas dalam sidang pleno DSN MUI.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kajian mengenai komoditi murabahah pun  disambut baik oleh pelaku perbankan syariah. Direktur Treasury dan  International Banking Bank Muamalat Indonesia, Farouk A Alwyni,  mengatakan sebelumnya pihaknya telah memasukkan usulan kajian komoditi  murabahah kepada DSN MUI. “Komoditi murabahah ini sebagai penambahan  produk keuangan karena sekarang treasury cuma dengan akad mudharabah,  nah dengan komoditi murabahah nanti bisa memperbanyak opsi produk jadi  tidak terbatas hanya satu produk. Untuk hedging kan juga perlu komoditi  murabahah,” kata Farouk, yang sedang berada di Jeddah, Arab Saudi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia menekankan komoditi murabahah menjadi  salah satu produk yang dibutuhkan perbankan syariah saat ini untuk  mengembangkan bisnis, mengingat masih terbatasnya produk di pasar  keuangan syariah. Belum tersedianya komoditi murabahah menjadi ganjalan  dalam menjalin kerjasama. Ia mencontohkan terdapat sejumlah kerjasama  placement yang ditawarkan, namun karena kerjasama tersebut dilakukan  dengan komoditi murabahah hal itu pun langsung terbentur dengan  ketentuan yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Per September 2010 aset BMI sebesar Rp  17,72 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) meningkat dari Rp 12,17  triliun menjadi Rp 13,85 triliun. Di sisi laba terjadi peningkatan dari  Rp 55,304 miliar per 30 September 2009 menjadi Rp 139,793 miliar pada  periode tahun ini. Sedangkan pembiayaan tercatat kenaikan sebesar 22,06  persen dari Rp 11,27 triliun menjadi Rp13,76 triliun.(Republika.co.id)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara, Direktur Bisnis BNI Syariah,  Bambang Widjanarko pun menyambut baik komoditi murabahah sebagai  diversifikasi produk perbankan syariah. “Pembahasan komoditi murabahah  sebagai salah satu produk perbankan syariah tentunya kita sambut baik  karena untuk murabahah juga cukup banyak digunakan perbankan syariah,”  kata Bambang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun BNI Syariah saat ini belum  terlalu membutuhkan produk tersebut, Bambang menuturkan hal itu menjadi  salah satu kesempatan yang bisa dimanfaatkan perbankan syariah ke  depannya. Bambang mengungkapkan pada 2011 BNI Syariah menargetkan  pertumbuhan pembiayaan sebesar 50 persen. Untuk mencapai hal itu  pihaknya memperluas jaringan dengan membuka 35 outlet dan akan mulai  masuk ke trade finance. “BNI Syariah sudah menjadi bank devisa, karena  itu pembiayaan akan kita coba tingkatkan di tahun depan untuk menjaga  FDR minimal 80 persen,” kata Bambang. Saat ini pembiayaan BNI Syariah  tercatat Rp 3,4 triliun, DPK Rp 4,95 triliun dan aset Rp 6 triliun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20(document)"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-3119523918081743435?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/3119523918081743435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/dsn-mui-kaji-komoditi-murabahah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/3119523918081743435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/3119523918081743435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/dsn-mui-kaji-komoditi-murabahah.html' title='DSN MUI Kaji Komoditi Murabahah'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-6121570856923081735</id><published>2011-07-13T16:31:00.000+07:00</published><updated>2011-07-13T16:31:29.632+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Babi Haram menurut Al Qur’an. Tapi, Apa Sebabnya?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="isi_artikel" style="text-align: justify;"&gt;                         Secara tegas Islam mengharamkan bangkai,  darah, daging bagi dan binatang yang disembelih tanpa menggunakan  syari’at, seperti firman Allah SWT dalam kitab suci Al Qur’an surat Al  Baqarah 2:173.&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging   babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain  Allah.  Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang  dia tidak  menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak  ada dosa  baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha  Penyayang”. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Allah SWT telah menggariskan hukum&amp;nbsp; yang harus dipatuhi oleh  umatnya, tanpa umatnya&amp;nbsp; mengetahui mengapa sang Khalik memerintahkan  demikian. Seperti misalnya diharamkannya atas babi. Beberapa tahun silam  banyak yang beranggapan diharamkannya babi berhubungan erat dengan  masalah kesehatan, karena kebiasaan babi yang selalu hidup ditempat yang  jorok dan cara pembudidayaan yang tidak higinies. Seringkali babi juga  dihubungkan dengan cacing pita karena babi lebih sering berada ditempat  yang kotor. Daging babi bisa menjadi sumber penyakit bagi pemakannya.&lt;br /&gt;Namun, apakah alasan kesehatan menjadi relavan untuk saat ini?. Pada  sistem peternakan modern, dengan sistem pemeliharaan yang modern dan  bersih, tidak tercium bau seperti pada peternakan babi tradisional. Babi  dikelompokkan dalam suatu kandang dengan jumlah kepadatan tertentu,  kandang yang bagus dan nyaman. Sistem pembuangan limbah dibuat  sedemikian rupa, sehingga kotoran bisa dimanfaatkan kembali menjadi  pupuk yang sama sekali tidak mengeluarkan bau. Dapat dipastikan babi  tersebut sangat layak dikonsumsi oleh manusia. Jadi, apakah alasan  kesehatan bisa dijadikan alasan yang kuat untuk menjadikan babi sebagai  produk haram?.&lt;br /&gt;Setiap perintah Allah SWT pasti mempunyai tujuan, yang terkadang manusia  tidak mengetahuinya. Dan manusia mempunyai tugas untuk mencari “kode  rahasia” untuk membuka “tabir misteri” yang diberikan oleh Allah SWT.  Dua dasawarsa terakhir ini penggunaan babi sebagai media untuk  transplantasi organ dari hewan kepada manusia (xenotransplantasi)  intensive dilakukan. Modifikasi gen babi agar organ yang dihasilkan  seperti ginjal dan jantung dapat dicangkok ke tubuh manusia. Teknologi  rekayasa genetik dengan cara mentransfer&amp;nbsp; gen manusia ke babi dilakukan  agar babi yang dihasilkan memiliki organ tubuh yang dapat diterima oleh  tubuh manusia. Penelitian mengungkapkan bahwa ternyata DNA babi  mempunyai kesamaan yang tinggi, baik dilihat dari segi fisiologis maupun  genetis dengan manusia. Contohnya urutan kesamaan DNA babi mencapai  98,9% dengan manusia. Tingkat kesamaan genetika yang tinggi memungkinkan  babi dan manusia mempunyai kesamaan penyakit dan kelainan genetika,  yang berakibat penyakit yang menyerang babi bisa menyerang manusia.  Sebagai contoh adalah wabah ebola yang menyerang babi di Philipina,  menunjukkan penularan penyakit ebola dari babi ke manusia tinggal  menunggu waktu.&lt;br /&gt;Kedekatan genetik antara babi dan manusia adalah &lt;em&gt;“salah satu kemungkinan”&lt;/em&gt;  diharamkannya babi karena terkait dengan kanibalisme bagi pemakannya.  Rahasia Allah SWT perlahan akan terbuka. Namun apabila kita sebagai  manusia yang memiliki keterbatasan ternyata tidak juga mampu menguak  rahasia Allah SWT, siapa tahu Allah SWT hanya menguji keteguhan iman  manusia sebagai khalifah dimuka bumi untuk mematuhi setiap larangan-Nya.  Siapa tahu, bukan?. Allah SWT mengetahui segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:&amp;nbsp;&lt;a href="http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2011/06/18/babi-haram-menurut-al-quran-tapi-apa-sebabnya/"&gt;KOMPASIANA.COM&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20(document)"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-6121570856923081735?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/6121570856923081735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/babi-haram-menurut-al-quran-tapi-apa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/6121570856923081735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/6121570856923081735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/babi-haram-menurut-al-quran-tapi-apa.html' title='Babi Haram menurut Al Qur’an. Tapi, Apa Sebabnya?'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-1584207833250971191</id><published>2011-07-13T15:56:00.001+07:00</published><updated>2011-07-13T15:59:02.347+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Hikmah Berjilbab</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="wp-caption alignleft" id="attachment_185" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; width: 210px;"&gt;&lt;img alt="Hikmah Berjilbab" class="size-full wp-image-185" height="200" src="http://blogselasamalam.files.wordpress.com/2009/10/akhwat1.jpg?w=200&amp;amp;h=266" title="akhwat" width="150" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="wp-caption-text"&gt;Hikmah Berjilbab&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah ini saya dapat dari sahabatku yang bekerja di salah satu  perusahaan asing, di Kaltim: Disini saya kutibkan kisah nyata seorang  gadis yang menginjak remaja atau kerennya jaman sekarang (ABG) yang  sebelumnya tidak karuan tingkah lakunya, namun setelah sadar akan  kekeliruannya dan sudah mengerti “HIKMAH MEMAKAI JILBAB” Allah  memanggilnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah nyata ini dari kawan saya bekerja.&lt;br /&gt;Kisah nyata ini semoga berguna bagi yang membacanya, terutama kaum Hawa,  juga bagi yang punya istri, yang punya anak perempuan, adik perempuan,  saudara perempuan, kakak perempuan, yang masih punya Ibu, yang punya  keponakan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku menceritakan:&lt;br /&gt;Ini cerita tentang adikku Nur Annisa , gadis yang baru beranjak dewasa  namun rada Bengal dan tomboy. Pada saat umur adikku menginjak 17 tahun,  perkembangan dari tingkah lakunya rada mengkhawatirkan ibuku , banyak  teman&amp;nbsp; cowoknya yang datang kerumah dan itu tidak mengenakkan ibuku  sebagai seorang guru ngaji.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengantisipasi hal itu ibuku menyuruh adikku memakai jilbab,  namun selalu ditolaknya hingga timbul pertengkaran pertengkaran kecil  diantara mereka. Pernah satu kali adikku berkata dengan suara yang rada  keras:&amp;nbsp; “Mama coba lihat deh , tetangga sebelah anaknya pakai jilbab  namun kelakuannya ngga beda beda ama kita kita , malah teman teman Ani  yang disekolah pake jilbab dibawa om om , sering jalan jalan , masih  mending Ani, walaupun begini-gini ani nggak pernah ma kaya gituan ” ,  bila sudah seperti itu ibuku hanya mengelus dada,&amp;nbsp; kadangkala di akhir  malam kulihat ibuku menangis , lirih terdengar doanya:&amp;nbsp; “Ya Allah ,  kenalkan Ani dengan hukum Engkau ya Allah “.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada satu hari didekat rumahku, ada tetangga baru yang baru pindah.  Satu keluarga dimana mempunyai enam anak yang masih kecil kecil.  Suaminya bernama Abu Khoiri ,(bukan Effendy Khoiri lhoo)(entah nama  aslinya siapa) aku kenal dengannya waktu di masjid.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah beberapa lama mereka pindah timbul desas desus mengenai istri  dari Abu Khoiri yang tidak pernah keluar rumah , hingga dijuluki si  buta , bisu dan tuli. Hal ini terdengar pula oleh Adikku , dan dia  bertanya sama aku: “Kak , memang yang baru pindah itu istrinya buta ,  bisu dan tuli ? “…hus aku jawab sambil lalu” kalau kamu mau tau datangin  aja langsung kerumahnya”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Eehhh tuuh,&amp;nbsp; anak benar benar datang kerumah tetangga baru.  Sekembalinya dari rumah tetanggaku , kulihat perubahan yang drastis pada  wajahnya, wajahnya yang biasa cerah nggak pernah muram atau lesu mejadi  pucat pasi….entah apa yang terjadi.?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun tidak kusangka selang dua hari kemudian dia meminta pada ibuku  untuk dibuatkan Jilbab ..yang panjang, lagi…rok panjang, lengan  panjang…aku sendiri jadi bingung….aku tambah bingung campur syukur  kepada Allah SWT karena kulihat perubahan yang ajaib..yah kubilang ajaib  karena dia berubah total..tidak banyak lagi anak cowok yang datang  kerumah atau teman teman wanitanya untuk sekedar bicara yang nggak  karuan…kulihat dia banyak merenung, banyak baca baca majalah islam yang  biasanya dia suka beli majalah anak muda kaya gadis atau femina ganti  jadi majalah majalah islam , dan kulihat ibadahnya pun melebihi aku …tak  ketinggalan tahajudnya, baca Qur’annya, sholat sunat nya…dan yang lebih  menakjubkan lagi….bila teman ku datang dia menundukkan pandangan…Segala  puji bagi Engkau ya Allah SWT jerit hatiku..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak berapa lama aku dapat panggilan kerja di kalimantan, kerja di  satu perusahaan asing (PMA). Dua bulan aku bekerja disana aku dapat  kabar bahwa adikku sakit keras hingga ibuku memanggil ku untuk pulang ke  rumah (rumahku di Madiun). Di pesawat tak henti hentinya aku berdoa  kepada Allah SWT agar Adikku di beri kesembuhan, namun aku hanya  berusaha, ketika aku tiba di rumah, didepan pintu sudah banyak orang,  tak dapat kutahan aku lari masuk kedalam rumah, kulihat ibuku menangis,  aku langsung menghampiri dan memeluk ibuku, sambil tersendat sendat  ibuku bilang sama aku: “Dhi, adikkmu bisa ucapkan dua kalimat Syahadah  diakhir hidupnya “..Tak dapat kutahan air mata ini…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah selesai acara penguburan dan lainnya, iseng aku masuk kamar  adikku dan kulihat Diary diatas mejanya..diary yang selalu dia tulis,  Diary tempat dia menghabiskan waktunya sebelum tidur kala kulihat  sewaktu almarhumah adikku masih hidup, kemudian kubuka selembar demi  selembar…hingga tertuju pada satu halaman yang menguak misteri dan  pertanyaan yang selalu timbul di hatiku..perubahan yang terjadi ketika  adikku baru pulang dari rumah Abu Khoiri…disitu kulihat tanya jawab  antara adikku dan istri dari tetanggaku, isinya seperti ini :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tanya jawab ( kulihat dilembaran itu banyak bekas tetesan airmata ):&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Annisa : Aku berguman (wajah wanita ini cerah dan bersinar layaknya bidadari), ibu, wajah ibu sangat muda dan cantik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri tetanggaku : Alhamdulillah, sesungguhnya kecantikan itu datang dari lubuk hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Annisa : Tapi ibu kan udah punya anak enam, tapi masih kelihatan cantik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri tetanggaku : Subhanallah, sesungguhnya keindahan itu milik  Allah SWT dan bila Allah SWT berkehendak, siapakah yang bisa menolaknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Annisa : Ibu, selama ini aku selalu disuruh memakai jilbab oleh  ibuku, namun aku selalu menolak karena aku pikir nggak masalah aku nggak  pakai jilbab asal aku tidak macam macam dan kulihat banyak wanita  memakai jilbab namun kelakuannya melebihi kami yang tidak memakai  jilbab, hingga aku nggak pernah mau untuk pakai jilbab, menurut ibu  bagaimana?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri tetanggaku : Duhai Annisa, sesungguhnya Allah SWT menjadikan  seluruh tubuh wanita ini perhiasan dari ujung rambut hingga ujung kaki,  segala sesuatu dari tubuh kita yang terlihat oleh bukan muhrim kita  semuanya akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT diakhirat  nanti,&amp;nbsp; jilbab adalah hijab untuk wanita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Annisa : Tapi yang kulihat banyak wanita yang memakai jilbab yang kelakuannya nggak enak, nggak karuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri Tetanggaku : Jilbab hanyalah kain, namun hakekat atau arti dari jilbab itu sendiri yang harus kita pahami.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Annisa : Apa itu hakekat jilbab ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri Tetanggaku : Hakekat jilbab adalah hijab lahir batin. Hijab  mata kamu dari memandang lelaki yang bukan mahram kamu. Hijab lidah kamu  dari berghibah (ghosib) dan kesia-siaan, usahakan selalu berdzikir  kepada Allah SWT. Hijab telinga kamu dari mendengar perkara yang  mengundang mudharat baik untuk dirimu maupun masyarakat. Hijab hidungmu  dari mencium cium segala yang berbau busuk. Hijab tangan-tangan kamu  dari berbuat yang tidak senonoh. Hijab kaki kamu dari melangkah menuju  maksiat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hijab pikiran kamu dari berpikir yang mengundang syetan untuk  memperdayai nafsu kamu. Hijab hati kamu dari sesuatu selain Allah SWT,&amp;nbsp;  bila kamu sudah bisa maka jilbab yang kamu pakai akan menyinari hati  kamu, itulah hakekat jilbab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Annisa : Ibu aku jadi jelas sekarang dari arti jilbab, mudah mudahan  aku bisa pakai jilbab, namun bagaimana aku bisa melaksanakan semuanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri tetanggaku : Duhai Anisa bila kamu memakai jilbab itulah  karunia dan rahmat yang datang dari Allah SWT yang Maha Pemberi Rahmat,  yang Maha Penyayang, bila kamu mensyukuri rahmat itu kamu akan diberi  kekuatan untuk melaksanakan amalan amalan jilbab hingga mencapai  kesempurnaan yang diinginkan Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Duhai Anisa, ingatlah akan satu hari dimana seluruh manusia akan  dibangkitkan dari kuburnya. Ketika ditiup terompet yang kedua kali, pada  saat roh roh manusia seperti anai anai yang bertebaran dan dikumpulkan  dalam satu padang yang tiada batas, yang tanahnya dari logam yang panas,  tidak ada rumput maupun tumbuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika tujuh matahari didekatkan di atas kepala kita namun keadaan  gelap gulita. Ketika seluruh Nabi ketakutan. Ketika ibu tidak  memperdulikan anaknya, anak tidak memperdulikan ibunya, sanak saudara  tidak kenal satu sama lain lagi, kadang satu sama lain bisa menjadi  musuh, satu kebaikan lebih berharga dari segala sesuatu yang ada dialam  ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika manusia berbaris dengan barisan yang panjang dan masing masing  hanya memperdulikan nasib dirinya, dan pada saat itu ada yang  berkeringat karena rasa takut yang luar biasa hingga menenggelamkan  dirinya, dan rupa rupa bentuk manusia bermacam macam tergantung dari  amalannya, ada yang melihat ketika hidupnya namun buta ketika  dibangkitkan, ada yang berbentuk seperti hewan, ada yang berbentuk  seperti syetan, semuanya menangis, menangis karena hari itu Allah SWT  murka, belum pernah Allah SWT murka sebelum dan sesudah hari itu, hingga  ribuan tahun manusia didiamkan Allah SWT dipadang mahsyar yang panas  membara hingga Timbangan Mizan digelar itulah hari Yaumul Hisab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Duhai Annisa, bila kita tidak berusaha untuk beramal dihari ini,  entah dengan apa nanti kita menjawab bila kita di sidang oleh Yang Maha  Perkasa, Yang Maha Besar, Yang Maha Kuat, Yang Maha Agung, Allah SWT. Di  Yaumul Hisab nanti! Di Hari Perhitungan nanti!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai disini aku baca diarynya karena kulihat, berhenti dan&amp;nbsp; banyak  tetesan airmata yang jatuh dari pelupuk matanya, Subhanallah, kubalik  lembar berikutnya dan kulihat tulisan,&amp;nbsp; kemudian kulihat tulisan kecil  di bawahnya: buta, tuli dan bisu, wanita yang tidak pernah melihat  lelaki selain muhrimnya, wanita yang tidak pernah mau mendengar perkara  yang dapat mengundang murka Allah SWT, wanita yang tidak pernah  berbicara ghibah, ghosib dan segala sesuatu yang mengundang dosa dan sia  sia tak tahan airmata ini pun jatuh membasahi diary.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah yang dapat saya baca dari diarynya, semoga Allah SWT menerima Adikku di sisinya, Amin , Subhanallah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bapak-Bapak, Ibu-ibu, Saudara-Saudaraku, adik-adikku dan Anak-anakku  yang dimuliakan oleh Allah SWT. Khususnya kaum hawa. Saya mengharap  kisah nyata ini bisa menjadi iktibar, menjadi pelajaran&amp;nbsp; bagi kita ,  bagi putri-putri kita semua. Semoga meresap dihati yang membacanya dan  semoga Allah SWT senantiasa memberi petunjuk, memberi Rahmat, hidayah  bagi yang membaca dan menghayatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan iman kita untuk  menjalankan (memenuhi) segala perintah-Nya dan menjauhi segala apa-apa  yang dilarang-Nya, dan mendapat derajat takwa yang tinggi, selamat  didunia sampai di akhirat nanti, mendapat pertolongan dan syafa’at di  hari yaumul hisab dan mendapat surga yang tinggi, amien.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallaahu a’lam bish shawab, billaahi taufik wal hidayah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="wp-caption aligncenter" id="attachment_186" style="text-align: justify; width: 484px;"&gt;&lt;img alt="Busana Muslimah" class="size-full wp-image-186" height="773" src="http://blogselasamalam.files.wordpress.com/2009/10/akhwat21.jpg?w=474&amp;amp;h=773" title="1" width="474" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="wp-caption-text"&gt;Busana Muslimah&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Catatan : Meskipun sumber kisah asli ini belum diketahui, akan tetapi semoga kisah ini bermanfaat bagi kita semua&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20%28document%29"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-1584207833250971191?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='HikmahBerjilbab' href='http://blogselasamalam.wordpress.com/inspirational-story/hikmah-berjilbab/' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/1584207833250971191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hikmah-berjilbab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1584207833250971191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1584207833250971191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hikmah-berjilbab.html' title='Hikmah Berjilbab'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-1088494150106756573</id><published>2011-07-13T11:45:00.001+07:00</published><updated>2011-07-13T15:52:34.151+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Hukum Berhijab (berjilbab)</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;; font-size: 10pt; font-size: small;"&gt;Beberapa  penanya dari wanita muslimah menyatakan keprihatinannya kepada kami  tentang kenyataan banyaknya wanita muslimah yang masih enggan untuk ber-&lt;i&gt;hijab &lt;/i&gt;(berjilbab).  Dengannya mereka meminta kepada kami untuk menjelaskan tentang  kewajiban berjilbab dan syarat-syarat busana muslimah yang sesuai  syari’at Islam. &lt;b&gt;[Redaksi]&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Jawab :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketahuilah wahai para wanita muslimah,  bahwa yang mem-bedakan antara manusia dengan hewan adalah faktor pakaian  dan alat-alat perhiasan. Allah&amp;nbsp; berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Artinya : &lt;i&gt;‘Hai anak Adam,  Sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup  auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan dan pakaian takwa itulah yang  paling baik.’ &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;[Qs. al-A'raaf 26]&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pakaian dan perhiasan itu adalah dua  aspek kemajuan dan per-adaban. Meninggalkan keduanya berarti kembali  kepada kehidupan primitif yang mendekati kepada kehidupan hewani. Sedang  hak milik wanita yang paling utama adalah kemuliaan, rasa malu, dan  kehormatan diri. &lt;b&gt;[Lihat Fiqhus Sunnah 2/209 oleh Sayyid Sabiq]&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pakaian dalam Islam bukanlah hanya  sekedar hiasan yang menempel di tubuh, tetapi pakaian yang menutup  aurat. Dengannya Islam mewajibkan setiap wanita dan pria menutupi  anggota tubuhnya yang menarik perhatian lawan jenisnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Masalah berhijab (yaitu berbusana  muslimah yang menutupi seluruh bagian tubuh dari kepala hingga telapak  kaki) bagi wanita muslimah bukanlah masalah sepele lagi sederhana  sebagaimana yang banyak disangkakan oleh masyarakat awam, melainkan  masalah besar dan substansial dalam agama ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ber-&lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt; (berjilbab) bukanlah sisa peninggalan adat atau kebiasaan wanita Arab, sehingga wanita non-Arab &lt;i&gt;(wanita Indonesia) &lt;/i&gt;&lt;i&gt;tidak perlu menirunya, begitu juga ia bukanlah masalah &lt;i&gt;khilafiah&lt;/i&gt;,  diperselisihkan ada tidaknya berhijab itu sehingga wanita muslimah  bebas mengenakannya atau tidak, tetapi hijab adalah suatu hukum yang  tegas dan pasti yang seluruh wanita muslimah diwajibkan oleh Allah&amp;nbsp;  untuk mengenakannya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Allah&amp;nbsp; berfirman :&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Artinya : &lt;i&gt;‘Hai nabi,  Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan  isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke  seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk  dikenal, Karena itu mereka tidak diganggu. dan Allah adalah Maha  Pengampun lagi Maha Penyayang.’ &lt;/i&gt;&lt;b&gt;[Qs. al-Ahzab : 59].&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Allah&amp;nbsp; berfirman :&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Artinya: &lt;i&gt;‘Katakanlah kepada wanita yang beriman:  “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah  mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari  padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan  janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, ….’&lt;/i&gt; &lt;b&gt;[Qs. an-Nûr : 31].&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Dua ayat di atas telah memberikan batasan yang &amp;nbsp;jelas tentang pakaian yang harus dikenakan&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;oleh wanita muslimah, yaitu wajib menutup seluruh tubuhnya kecuali apa yang dikecuali oleh syariat &lt;i&gt;(yang dimaksud dalam hal ini adalah&lt;/i&gt; &lt;i&gt;wajah&lt;/i&gt; &lt;i&gt;dan dua telapak tangan dan ini diperselisihkan oleh ulama).&lt;/i&gt;  Ketetapan syari’at ini tidak lain adalah untuk melindungi, menjaga,  serta membentengi wanita dari laki-laki yang bukan mahramnya.&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;BERHIJAB ADALAH IBADAH&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Ber&lt;i&gt;-hijab&lt;/i&gt; adalah ibadah, dengan ber&lt;i&gt;-hijab &lt;/i&gt;berarti sang wanita telah telah melaksanakan perintah Allah. Melaksanakan perintah ber-&lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt; sama dengan melaksanakan perintah shalat dan puasa. &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Barangsiapa yang mengingkari kewajiban ber-&lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt;  dengan secara menentang berarti mengkufuri perintah&amp;nbsp; Allah&amp;nbsp; yang dapat  dikategorikan sebagai murtad dari Islam. Tetapi jika ia tidak ber-&lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt;  lantaran semata-mata mengikuti situasi masyarakat yang telah rusak –  dengan tetap yakin akan wajibnya – maka ia dianggap sebagai wanita yang  mendurhakai dan menyalahi perintah Allah&amp;nbsp; yang telah berfirman dalam  al-Qur’an :&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Artinya : ‘…. &lt;i&gt;dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu&lt;/i&gt; …’ &lt;b&gt;[Qs. al-Ahzab : 33].&lt;/b&gt; &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;BELUM MANTAP BERHIJAB &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Karena ber-&lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt; adalah kewajiban dari Allah, maka tidak dibenarkan seorang wanita muslimah menyatakan dirinya tidak mantap atau belum siap ber-&lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt;. Karena sikap ini berarti mengambil sebagian perintah Allah&amp;nbsp; dan mencampakkan yang lainnya. Padahal Allah&amp;nbsp; berfirman :&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Artinya : &lt;i&gt;‘Dan  tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi  perempuan yang mukmin, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan  suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan  mereka. dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka  sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata &lt;b&gt;[&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;Qs.Al-Ahzab: 36]&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;KESIMPULAN&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ber-&lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt; (berjilbab) itu wajib bagi seluruh wanita muslimah.&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ber-&lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt;  yang memenuhi syarat adalah apabila hijab tersebut menutupi seluruh  tubuh melainkan kecuali apa yang dikecuali oleh syariat (dan akan datang  penjelasan secara lengkap tentang busana muslimah yang sesuai dengan  agama).&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;BACA JUGA&amp;nbsp;&lt;a href="http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hukum-pakaian-wanita.html"&gt;Hukum Pakaian wanita&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20%28document%29"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-1088494150106756573?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/1088494150106756573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hukum-berhijab-berjilbab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1088494150106756573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1088494150106756573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hukum-berhijab-berjilbab.html' title='Hukum Berhijab (berjilbab)'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-9148326339244190304</id><published>2011-07-13T11:38:00.000+07:00</published><updated>2011-07-13T11:38:54.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Hukum Pakaian Wanita</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Sumber: www.syariahonline.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertanyaan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu `alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah wajib hukumnya bagi wanita menggunakan jubah dalam berpakian?&lt;br /&gt;Terima kasih atas jawabanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yani&lt;br /&gt;Gresik&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Jawaban:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu `alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari  segi model potongan dan gaya, Islam tidak menentukan corak atau jenis  pakaian tertentu untuk wanita muslimah. Begitu juga dengan istilah dan  penamaannya. Apakah kerudung, mukena, rukuh, jubah, jilbab, abaya, baju  kurung atau lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting adalah kriteria syar`i yang ada pada pakaian tersebut. Yang pokok adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Pakaian itu harus menutup semua aurat wanita yaitu seluruh tubuh  kecuali muka dan tapak tangan. Batasan aurat wanita ini mengacu kepada  pendapat jumhur ulama yang menetapkan bahwa muka dan tapak tangan bukan  termasuk aurat bagi wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun apakah harus berbentuk baju  terusan atau terpisah antara atasan, bawahan dan kerudung, diserahkan  kepada mode dan corak budaya masing-masing peradaban. Yang jelas intinya  adalah menutup aurat. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai Nabi, katakanlah  kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri  orang-oarang beriman, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh  tubuh mereka�" (QS Al Ahzaab 27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pakaian itu harus lebar agar  tidak mencetak bentuk tubuh wanita. Karena meski menutup seluruh tubuh,  tapi kalau mencetak bentuk tubuh, sama saja dengan telanjang.  Rasulullah SAW telah melaknat wanita yang memakai pakaian dengan mode  seperti ini. Dimana dia berpakaian tapi tidak ada bedanya dengan  telanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW  bersabda,�Diantara yang termasuk ahli neraka adalah wanita yang  berpakaian tetapi telanjang (karena tembus pandang atau ketat mencetak  tubuh), yang berjalan berlenggak-lenggok (goyang, tari dan lainnya)  sehingga menarik (syahwat). Mereka ini tidak akan masuk surga dan juga  tidak akan mencium baunya.� (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pakaian itu tidak tipis tembus pandang sehingga sama saja dengan tidak berpakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Pakaian itu tidak boleh menyerupai mode pakaian laki-laki, karena  Rasulullah SAW telah melarang tasyabbuh (penyerupaaan) dari wanita  kepada laki-laki dan begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pakaian itu digambari dengan gambar-gambar yang dilarang Allah, seperti manusia atau makhluq hidup lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A`lam Bish-Showab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20(document)"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-9148326339244190304?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/9148326339244190304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hukum-pakaian-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/9148326339244190304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/9148326339244190304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2011/07/hukum-pakaian-wanita.html' title='Hukum Pakaian Wanita'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-7259021194745691827</id><published>2010-06-20T07:26:00.001+07:00</published><updated>2011-01-03T10:08:03.421+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Dana Aspirasi: Anomali Politik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh: Azyumardi Azra   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSE9Zr_kVjI/AAAAAAAAANA/im3g6Re2Vvo/s1600/azyumardi-azra.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSE9Zr_kVjI/AAAAAAAAANA/im3g6Re2Vvo/s200/azyumardi-azra.jpg" width="155" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dana aspirasi, istilah baru yang tiba-tiba saja populer; meski mendatangkan banyak pertanyaan dari kalangan publik. Apalagi secara substantif di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat dan Filipina, ”dana aspirasi” itu dikenal dengan istilah pork barrel (gentong babi).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari setuju atau tidak dengan substansinya, dalam konteks Indonesia, istilah itu agaknya bisa diganti dengan cow-barrel (gentong sapi), atau bahkan chicken barrel (gentong ayam), yang mungkin bagi banyak kalangan masyarakat Indonesia lebih nyaman didengar.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di luar soal istilah itu, jelas sebagian besar anggota DPR menolak usulan Partai Golkar tersebut. Juga muncul penolakan dari Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Kita tidak tahu apakah penolakan itu genuine atau tidak karena pada dasarnya jika usulan itu diterima DPR dan pemerintah—apakah secara terpaksa atau tidak—jelas sangat menguntungkan bagi setiap dan semua anggota DPR. Karena dana aspirasi itu membuka peluang lebih besar memperkuat posisi mereka vis-a-vis konstituen masing-masing yang bakal menimbulkan berbagai implikasi dan dampak positif ataupun negatif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jelas ada segi-segi positif tertentu terkandung dalam usulan dana aspirasi itu—tentu saja jika akhirnya disetujui dan direalisasikan. Khususnya bagi masyarakat konstituen, bisa diduga mereka senang-senang saja menerima berbagai bentuk program yang pendanaannya berasal dari ”dana aspirasi” sejumlah 15 miliar rupiah yang cukup besar bagi setiap anggota DPR.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anomali baru&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari berbagai manfaat yang bakal diperoleh masyarakat konstituen, usulan dana aspirasi yang bisa saja terealisasi dalam bentuk-bentuk lain jelas ia telah menciptakan anomali tambahan dalam kehidupan politik dan kenegaraan kita, yang bukan tidak bisa berlanjut di hari-hari depan. Anomali baru itu terjadi bukan hanya dalam segi hukum, khususnya yang mengatur dana dan anggaran negara, melainkan juga dalam kaitannya dengan fungsi dan kewenangan DPR itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anomali itu bisa terlihat, dalam kenyataan bahwa usulan itu pertama kali muncul dari Fraksi Partai Golkar, yang agaknya merupakan hasil dari kesepakatan di dalam partai ini. Akan tetapi, jelas pula, usulan itu tidak melalui pembicaraan di antara partai-partai yang terlibat dalam koalisi yang belakangan ini dikenal sebagai Sekretariat Bersama Koalisi dengan Ketua Hariannya Aburizal Bakrie yang notabene Ketua Umum Partai Golkar. Di sini, muncul pertanyaan tentang fungsi Sekretariat Bersama tersebut; apakah dan kenapa masalah sepenting ini tidak dibahas lebih dahulu di dalam koalisi?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena kelihatannya tidak dibicarakan lebih dahulu dalam koalisi, tidak mengherankan kalau ketika usulan ini dibuka ke depan publik, partai-partai pendukung koalisi hampir sepenuhnya menentang sehingga ia tidak dibicarakan dalam sidang DPR. Selain itu, kalangan pemerintahan sendiri, masyarakat LSM, pengamat, dan aktivis juga menentang usulan tersebut. Hasilnya, pihak Partai Golkar merasa ditinggal sendirian dan bahkan terpojok sehingga salah seorang Ketua DPP Golkar M Yamin Tawari mengancam, Partai Golkar bakal keluar dari koalisi karena tidak ada dukungan para mitra koalisi terhadap usulan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ancam mengancam dalam dunia politik dalam batas tertentu merupakan hal umum dan biasa saja di Indonesia atau negara mana pun. Namun, ancam mengancam di antara pihak-pihak pendukung koalisi secara terbuka di depan publik merupakan gejala ganjil yang dapat dikatakan merupakan anomali politik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari itu, ancaman atau boleh jadi lebih merupakan ”gertak sambal” ternyata cukup efektif. Fenomena ini dapat menjadi preseden dalam dinamika politik koalisi dan bahkan politik Indonesia secara keseluruhan. Apalagi tidak lama setelah adanya ancaman Partai Golkar yang kemudian dibuat lebih lunak oleh kalangan Partai Golkar sendiri sebagai ”pendapat pribadi” bukan sebagai pendapat resmi partai, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, dana aspirasi bisa direalisasikan. ”Sangat bisa karena anggota DPR, mereka juga dipilih pada tingkat dapil itu mengajukan usulan khusus. Nah, usulan itu masukkan dalam sistem, dalam tatanan, ada musrenbang, ada musyawarah tingkat daerah, ada ini, ada itu. Kita jalankan sesuai undang-undang,” kata Presiden Yudhoyono (10/6/10).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan pernyataan Presiden ini, Partai Golkar kini memenangi pertarungan, tidak hanya dengan mitra-mitra koalisinya, bahkan sekaligus juga dengan para penentang yang masih tersisa, khususnya PDI-P. Hampir bisa dipastikan kekuatan politik terbesar di DPR, khususnya Partai Demokrat, harus melaksanakan persetujuan Ketua Dewan Pembinanya, yang sekaligus juga merupakan Presiden RI.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dominasi partai besar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika dana aspirasi (atau apa pun namanya kemudian) dapat disepakati DPR dan pemerintah, jelas masyarakat konstituen bakal mendapat manfaat tertentu. Meski, masyarakat penerima terbesar adalah di pulau Jawa yang memiliki dapil terbanyak; sementara pulau dan daerah lain yang memiliki dapil lebih sedikit— tetapi dengan wilayah lebih luas—mendapatkan bagian jauh lebih kecil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akan tetapi, tidak ragu lagi penerima manfaat terbesar adalah parpol-parpol besar, yang memiliki jumlah anggota terbanyak di DPR. Karena dengan dana aspirasi itu, para anggota DPR dapat menyatakan kepada konstituen masing-masing, mereka telah berhasil memperjuangkan kepentingan masyarakat dapil dan memenuhi janji-janji mereka pada waktu kampanye pemilu legislatif 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya itu, dana aspirasi membuat lebih mungkin bagi mereka untuk kembali terpilih dalam pemilu legislatif berikutnya. Karena toh sudah ada ”bukti” bahwa mereka telah berhasil memperjuangkan kepentingan dapil masing-masing. Dengan demikian, realisasi dana aspirasi nanti dapat menjadi ”jualan” yang efektif bagi para anggota DPR agar konstituen kembali memilih mereka. Jika dana aspirasi itu terealisasi mulai 2011, berarti selama empat tahun ke depan menjelang pemilu legislatif 2014, para anggota DPR dapat mengikat konstituen masing-masing secara lebih kuat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam konteks ini, penerima manfaat maksimal dana aspirasi nanti adalah parpol-parpol besar, sementara parpol-parpol kecil hanya mendapat manfaat terbatas. Apalagi parpol-parpol yang tidak memiliki wakil di DPR, yang bisa dipastikan tidak memiliki kemampuan finansial untuk mengimbangi dana aspirasi yang dihasilkan para anggota DPR untuk konstituen masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kondisi seperti itu, semakin kecil pula peluang bagi wajah-wajah baru untuk mampu bersaing dan memenangkan diri dalam pemilu legislatif nanti. Dengan demikian, sirkulasi elite politik di lingkungan DPR menjadi lebih terbatas. Akhirnya, kita harus terus hidup bersama para anggota DPR wajah-wajah lama dengan segala kekuatan dan kelemahannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tulisan ini pernah dimuat di KOMPAS, Kamis 17 Juni 2010&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Azyumardi Azra Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Anggota Advisory Board, International IDEA (Institute for Democracy and Electoral Assistance), Stockholm&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;From:&amp;nbsp;&lt;a href="http://uinjkt.ac.id/index.php/section-blog/28-artikel/1522-dana-aspirasi-anomali-politik.html"&gt;http://uinjkt.ac.id/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-7259021194745691827?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/7259021194745691827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/06/dana-aspirasi-anomali-politik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7259021194745691827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/7259021194745691827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/06/dana-aspirasi-anomali-politik.html' title='Dana Aspirasi: Anomali Politik'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSE9Zr_kVjI/AAAAAAAAANA/im3g6Re2Vvo/s72-c/azyumardi-azra.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-1797503287768050125</id><published>2010-01-24T16:12:00.016+07:00</published><updated>2011-07-25T08:46:15.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Maher Zain’s Biography</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="wp-caption alignright" id="attachment_4132" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; width: 237px;"&gt;&lt;img alt="Maher Zain" class="size-full wp-image-4132" height="342" src="http://cdn.islamiclyrics.net/wp-content/uploads/2010/07/Maher-Zain.gif" title="Maher Zain" width="227" /&gt;&lt;div class="wp-caption-text"&gt;Maher Zain&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Fascinated  by the music and instruments, Maher got his first keyboard when he was  only ten and ever since music officially became part of Maher’s world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The  family moved to Sweden when Maher was only 8, where he continued his  schooling, and later entered university and got a Bachelors degree in  Aeronautical Engineering. With things changing around him, one thing  remained the same – his strong passion for music. He would spend late  nights at school with his friends where they would sing, rap, compose  and experiment with music in every way. It didn’t take him long to  realize that music became an integral part of who he is.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;After  being involved for a while in the music scene as a music producer, Maher  was introduced to RedOne, a gifted music producer who was fast rising  in the music scene in Sweden. Maher started working with RedOne and  later moved to New York. For a few years he was in the middle of the hot  rush of the NY music industry, working with chart topping artists such  as Kat Deluna on her debut album including smash hits ‘Whine up’ and  ‘Run the Show’. Maher had what many would describe as a dream job for  someone so young in such a glamorous business, but for Maher it felt  like this was far from what he would call ‘the dream’, “I loved the  music but I hated everything that surrounded it, it always felt like  something wasn’t right”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In  January 2009, Maher Zain decided to work on an album that reflects his  identity – Arab, Western and Muslim – and signed with Awakening Records.  Maher’s debut album Thank Youa Allah reached the number 1 spot on  Amazon’s World Music charts and number 9 on the R&amp;amp;B charts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In  January 2010, in a music competition organized by Nujoom FM (Egypt’s  biggest music radion station) Maher’s track ‘Ya Nabi Salam Alayka’ was  voted as the best song for 2009. Runners up included big names like  Hussein Aljismi, Mohammed Mounir and Sami Yusuf. Maher has already  performed at sold out concerts in Algeria, Australia, Belgium, Canada,  Egypt, England, France, Holland, Sweden, and the US amongst others and  is fast becoming the ‘next superstar of Islamic music’.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-1797503287768050125?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/1797503287768050125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/kalender-20101-by-alwan-munthe-on.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1797503287768050125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/1797503287768050125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/kalender-20101-by-alwan-munthe-on.html' title='Maher Zain’s Biography'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-4032296210155516393</id><published>2010-01-15T15:23:00.002+07:00</published><updated>2011-01-03T10:28:17.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>ANGGODO, dan TAP MPR No. VI/2001 Tentang Etika Kehidupan Berbangsa.</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Oleh Warsito, SH., M.Kn.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFBVqMj7qI/AAAAAAAAANQ/iUmAH7CqKLs/s1600/176358.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFBVqMj7qI/AAAAAAAAANQ/iUmAH7CqKLs/s1600/176358.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFBVqMj7qI/AAAAAAAAANQ/iUmAH7CqKLs/s200/176358.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Penelanjangan Rekaman Anggodo dengan aparat penegak hukum yang diputar di Pengadilan Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu yang disaksikan ratusan juta rakyat Indonesia, benar-benar membelalakkan mata masyarakat, betapa hancurnya hukum di negeri ini, supremasi hukum yang didambakan dikoyak-koyak karena telah dicederai oleh oknum-oknum tertentu, sehingga pelaksanaan penegakan hukum di negeri ini tidak dapat terwujud sebagaimana diharapkan karena prakteknya bisa dikendalikan oleh mafia Peradilan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pernah menerbitkan TAP MPR No. VI/2001 tentang Etika Kehidupan berbangsa bertujuan untuk membantu memberikan penyadaran tentang arti pentingnya tegaknya etika dan moral dalam kehidupan berbangsa. Hal lain dimunculkannya TAP MPR tentang Etika Kehidupan berbangsa tersebut, tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia serta berkepribadian Indonesia dalam kehidupan berbangsa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Adapun pokok-pokok uraian etika kehidupan itu mencakup antara lain:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pertama,&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Etika Politik dan pemerintahan yang memberikan amanat kepada setiap pejabat dan elit partai politik untuk bersikap jujur, amanah, sportif, siap melayani, berjiwa besar, memiliki keteladanan, rendah hati, dan siap untuk mundur dari jabatan publik apabila terbukti melakukan kesalahan dan secara moral kebijakannya bertentangan dengan hukum dan rasa keadilan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kemudian yang &lt;b&gt;&lt;i&gt;kedua&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, pokok-pokok pikiran etika kehidupan berbangsa itu mencakup: Etika Penegakan hukum yang berkeadilan, hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa tertib sosial, ketenangan dan keteraturan hidup bersama hanya dapat diwujudkan dengan ketaatan terhadap hukum dan seluruh peraturan yang berpihak kepada keadilan. Keseluruhan aturan hukum yang menjamin tegaknya supremasi dan kepastian hukum sejalan dengan upaya pemenuhan rasa keadilan yang hidup dan berkembang didalam masyarakat. Etika ini meniscayakan penegakan hukum secara adil, perlakuan yang sama dan tidak diskriminatif terhadap setiap warga Negara dihadapan hukum, dan menghindarkan penggunaan hukum secara salah sebagai alat kekuasaan dan bentuk-bentuk manipulasi hukum lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika kita memerhatikan Tap MPR tentang Etika kehidupan Berbangsa tersebut, ada dua kriteria kapan pejabat publik atau elit politik harus mundur. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, apabila terbukti melakukan kesalahan, yang kedua jika secara moral kebijakannya telah bertentangan dengan hukum dan rasa keadilan masyarakat. Rekaman Anggodo dengan aparat penegak hukum yang telah diperdengarkan secara telanjang dihadapan publik, masyarakat memercayainya bahwa perseteruan KPK VS POLRI atau Cicak melawan buaya benar ada dugaan kuat rekayasa atau kriminalisasi terhadap KPK. Dengan penelanjangan rekaman itu, berdasarkan TAP MPR tentang Etika Kehidupan Berbangsa tersebut sudah semestinya pejabat publik harus mundur. Kedudukan TAP MPR No. VI/2001. MPR ditugasi untuk melakukan peninjauan terhadap materi dan status hukum TAP MPRS dan TAP MPR untuk diambil putusan pada sidang MPR Tahun 2003. Berdasarkan peninjauan terhadap materi dan status hukum TAP MPR tersebut, TAP MPR No. VI/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa masuk dalam kelompok masih tetap berlaku sampai dengan terbentuknya undang-undang. Yang menjadi permasalahan besar, apakah TAP MPR itu kedudukannya sebagai peraturan perundang-undangan?. Berdasarkan UU. No. 10 tahun 2004 tentang pembentukan peraturan perundang-Undangan, TAP MPR tidak termasuk lagi dalam hierarki peraturan perundang-undangan. Dalam peninjauan terhadap materi dan status hukum tersebut menyatakan masih berlaku sampai dengan terbentuknya undang-undang. Sedangkan undang-undang tentang Etika Kehidupan Berbangsa dimaksud sampai saat ini belum terbentuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;* Penulis adalah:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Dosen Universitas Satyagama Jakarta,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Master Hukum UI. PNS DPD RI Berhenti Atas Permintaan Sendiri.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;from: &lt;a href="http://www.mpr.go.id/index.php?m=opini&amp;amp;s=detail&amp;amp;id_opini=12168"&gt;mpr.go.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20%28document%29"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-4032296210155516393?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/4032296210155516393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/anggodo-dan-tap-mpr-no-vi2001-tentang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/4032296210155516393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/4032296210155516393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/anggodo-dan-tap-mpr-no-vi2001-tentang.html' title='ANGGODO, dan TAP MPR No. VI/2001 Tentang Etika Kehidupan Berbangsa.'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFBVqMj7qI/AAAAAAAAANQ/iUmAH7CqKLs/s72-c/176358.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-5820168868630612235</id><published>2010-01-15T15:19:00.000+07:00</published><updated>2010-01-15T15:19:27.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Pansus Century dan Kontrol Publik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Oleh: M Alfan Alfian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada 1 Desember, Panitia Khusus Hak Angket Kasus Bank Century disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat, diketuai politisi Partai Golkar, Idrus Marham.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beragam pendapat menyertai pembentukan pansus ini. Ada yang meragukan, bahkan mencemaskan bahwa ini merupakan ”sandiwara politik”. Namun, ada juga yang optimistis, pansus DPR akan bekerja ”tidak main-main” karena ada kontrol publik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas pansus merupakan pendekatan politik atas kasus menghebohkan, bukan saja di dunia perbankan, tetapi juga keadilan. Sejauh mana pansus bekerja tentu tergantung banyak faktor, antara lain sejauh mana efektivitas kontrol publik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Publik kritis harus menyadari, memang demikianlah realitas politik di DPR saat ini setelah pansus berikut komposisi pimpinannya terbentuk. Realitas itu tak dapat diubah karena merupakan cermin aneka kekuatan politik hasil pemilu yang dijalankan secara demokratis. Publik hanya bisa kritis mengawasi, memberikan semangat, masukan, dan hal-hal lain agar pansus dapat bekerja dengan baik, menghasilkan keputusan optimal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pimpinan pansus tentu bukan yang menentukan segalanya. Mereka hanya semacam—meminjam istilah Jusuf Kalla—moderator. Mereka menyusun agenda, aksi, atau langkah-langkah bersama anggota pansus lain, yang prosesnya, seperti tergambar dari sidang-sidang mereka, dilakukan secara terbuka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sidang Paripurna DPR sudah menyepakati, sidang-sidang pansus harus dilakukan secara terbuka. Ini tentu merupakan perkembangan signifikan bagi dunia demokrasi politik nasional dan merupakan peluang bagi publik untuk ikut terlibat berbagai persidangan itu, meski tidak memiliki hak suara, tetapi dapat mencatat apa saja perkembangan yang terjadi dari hari ke hari. Publik punya hak bicara di media dan jika DPR memerlukan kesaksian para tokohnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;crosshead _moz-userdefined=""&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Merawat akal sehat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wajar jika publik terperangah dengan kasus Bank Century. Dari sisi akal sehat, publik merasa terpukul atas kejadian ini mengingat adanya aspek penistaan atas keadilan. Proses pengambilan kebijakan penalangan Bank Century memunculkan pro-kontra. Namun, setelah Badan Pemeriksa Keuangan mengumumkan hasil audit investigasinya, ternyata banyak hal dilanggar. Juga terkait penyelewengan penggunaan dana atau adanya kejahatan perbankan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini, proses politik berjalan seiring dengan proses hukum. Antara politik dan hukum memang amat berkaitan, tetapi hasil akhir keputusan politik DPR akan sangat ditunggu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keputusan politik tentu akan memunculkan pro-kontra politik. Maka, manakala keputusan pansus dipandang tidak obyektif, dikhawatirkan gejolak politik akan terjadi. Namun, jika keputusan politik pansus sejalan dengan akal sehat dan penjelasannya dapat dipahami publik, gejolak politik dapat diredam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang dimaui publik adalah kejujuran dan obyektivitas. Jangan sampai dua hal itu tenggelam oleh arogansi dan subyektivitas kekuasaan. Memang, ranah politik biasanya susah dipahami publik, justru karena demikian banyaknya adegan politik yang dinilai kontradiktif. Pansus pun ditantang untuk (1) bekerja dengan alur yang tidak menenggelamkan obyektivitas; (2) mampu menyimpulkan hasil kerja secara obyektif, tentu dengan menomorsatukan keadilan, bukan menang-kalah politik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;crosshead _moz-userdefined=""&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Ekstraparlementer&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gerakan ekstraparlementer yang marak di luar aneka persidangan DPR juga merupakan realitas obyektif saat ini. Pasang surut ekstraparlementer selaras derajat kepuasan publik atas kinerja politik DPR. Namun, sebagaimana di DPR, sebenarnya gerakan itu juga heterogen. Suatu aksi bisa ditandingi aksi lain. Hal itu biasa, yang penting jangan sampai aksi-aksi itu terpicu kekerasan dan kekacauan. Pemerintah pun wajib mencegah kekacauan. Idealnya diterapkan pendekatan lembut, bukan yang keras dan berpotensi memunculkan masalah baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Idealnya, aksi-aksi publik adalah gerakan moral, terlepas dari dapat berdampak politik. Gerakan ekstraparlementer, bagaimanapun, merupakan catatan kaki yang harus diperhatikan oleh mereka yang bersidang di dalam gedung DPR. Bisa saja ekstraparlementer bukan vis a vis dengan mereka, tetapi justru komplementer. Karena itu, sebenarnya DPR harus punya hubungan atau komunikasi yang baik dengan berbagai gerakan publik, yang pada dasarnya merupakan bentuk ekspresi berpendapat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;byline _moz-userdefined=""&gt;&lt;/byline&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;M ALFAN ALFIAN&lt;/strong&gt; Dosen FISIP Universitas Nasional, Jakarta&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;from: &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/12/08/04472568/Pansus.Century.dan.Kontrol.Publik"&gt;KOMPAS.COM&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20(document)"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-5820168868630612235?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/5820168868630612235/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/pansus-century-dan-kontrol-publik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/5820168868630612235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/5820168868630612235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/pansus-century-dan-kontrol-publik.html' title='Pansus Century dan Kontrol Publik'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-5573320242233647556</id><published>2010-01-15T15:07:00.002+07:00</published><updated>2011-01-03T10:31:12.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Gus Dur dan Cak Nur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;oleh Komaruddin Hidayat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;(Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFC59CSX4I/AAAAAAAAANU/UDiIsW0Kmqo/s1600/ni-komarudin-hidayat-3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://4.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFC59CSX4I/AAAAAAAAANU/UDiIsW0Kmqo/s200/ni-komarudin-hidayat-3.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Wafatnya Gus Dur tiba-tiba mengingatkan saya akan sosok Cak Nur. Gus Dur (Abdurrahman Wahid) dan Cak Nur (Nurcholish Madjid) adalah dua sosok santri par excellent yang sama-sama dari Jombang yang keduanya sangat besar pengaruhnya dalam dunia pemikiran kaum santri di Indonesia. Keduanya adalah pemikir sekaligus aktivis sosial yang sangat berjasa menarik gerbong dunia pesantren yang semula berada di pinggiran lalu masuk ke gelanggang percaturan intelektual dan politik di Indonesia kontemporer bahkan ke level internasional.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua sosok pemikir ini mampu mengintegrasikan pemikiran tradisional dan moderen, lokal dan nasional, dalam semangat dan komitmen keindonesiaan sehingga semangat islamisme, modernisme dan nasionalisme tidak relevan lagi diperhadapkan. Khususnya bagi dunia pesantren, Gus Dur dan Cak Nur  telah mendongkrak sikap percaya diri secara kultural dan intelektual sehingga pesantren yang semula dianggap eksotik, kumuh, terbelakang, lalu berubah menjadi pusat kaderisasi intelektual dan pemikir kebangsaan dengan faham keagamaannya yang moderat dan inklusif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gus Dur sendiri dengan bercanda sering mengatakan bahwa Jombang telah melahirkan “orang-orang gila” di negeri ini dengan menyebut Cak Nur, Emha Ainun Najib, Wardah Hafidz dan dirinya sendiri. Mereka adalah sosok-sosok pribadi yang berani berbeda dan siap menerima resiko. Oleh karenanya Gus Dur dan Cak Nur akan tercatat dalam sejarah sebagai pejuang demokrasi yang tumbuh dari rahim dunia pesantren.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cak Nur lahir 17 Maret 1939, meninggal 29 Agustus 2005, sedangkan Gus Dur lahir 4 Agustus 1940, meninggal 30 Desember 2009. Bagi para pejuang demokrasi dan  kemanusiaan  dua sosok intelektual-aktivis ini serasa masih hidup meski keduanya telah lebih dahulu kembali ke kampung ilahi untuk selamanya. Beruntunglah pikiran-pikiran mereka sebagian sudah terabadikan dalam buku sehingga kita lebih leluasa dan obyektif untuk membaca dan menilainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di hari pemakamannya,  seorang teman berkirim sms pada saya: Gus Dur memang luar biasa!!! Amplitudo getarannya baru terasa penuh pada detik-detik ini. Benarlah kata orang bijak, dengan memberi kamu menerima, dengan memaafkan kamu dimaafkan,  dengan mati kamu hidup abadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu tak akan habis-habis orang membicarakan Gus Dur, karena pemikiran dan sepak terjangnya yang multidimensi, kontroversial dan di luar dugaan orang. Telah banyak buku terbit yang isinya mengulas pemikirannya. Sebagai orang kampus tentu saya akan mendorong mahasiswa saya, khususnya program pascasarjana, untuk meneliti dan mengkajinya kembali secara ilmiah karena begitu banyak tesis atau pemikiran Gus Dur yang masih dan sangat relevan untuk membangun wacana keislaman dan keindonesiaan hari ini. Selamat jalan Gus, yakin dan berdoa, kehidupan di kampung ilahi pasti jauh lebih indah dan damai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;from: &lt;a href="http://www.uinjkt.ac.id/index.php/category-table/1208-gus-dur-dan-cak-nur.html"&gt;uinjkt.ac.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20%28document%29"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-5573320242233647556?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/5573320242233647556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/gus-dur-dan-cak-nur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/5573320242233647556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/5573320242233647556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/gus-dur-dan-cak-nur.html' title='Gus Dur dan Cak Nur'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFC59CSX4I/AAAAAAAAANU/UDiIsW0Kmqo/s72-c/ni-komarudin-hidayat-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-3739132869787365432</id><published>2010-01-15T15:01:00.002+07:00</published><updated>2011-01-03T10:36:51.664+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Ketika Pemimpin Parpol Jadi Menteri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;oleh Komaruddin Hidayat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;(Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFDmXOtHAI/AAAAAAAAANY/0TYlpv2xAAU/s1600/20090608100939.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFDmXOtHAI/AAAAAAAAANY/0TYlpv2xAAU/s200/20090608100939.jpg" width="144" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KETIKA seorang pemimpin partai politik (parpol) duduk sebagai menteri, di sana ada dua sisi yang berseberangan, positif dan negatif. Mari kita lihat sisi positifnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama, setiap parpol dibentuk salah satunya bertujuan untuk merebut kekuasaan dalam pemerintahan. Jadi logis dan sah-sah saja tokoh parpol duduk di lembaga eksekutif untuk ikut mengatur jalan pemerintahan. Kedua, aktivis parpol umumnya sudah berpengalaman mengendalikan massa dan mengatasi berbagai konflik sehingga pengalaman itu akan bermanfaat ketika dirinya duduk sebagai menteri dengan sekian banyak beban dan masalah yang dihadapi.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, untuk naik menjadi pemimpin parpol, terlebih lagi sebagai ketua, telah melalui proses seleksi dan kompetisi sengit sehingga siapa pun orangnya pasti bukan sembarangan. Dia memiliki kualifikasi sebagai seorang pemimpin. Kualitas ini juga sangat bagus untuk memperkuat jajaran eksekutif sebuah pemerintahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat, seorang menteri yang memperoleh mandat dari parpol mestinya memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik dan martabat parpolnya sehingga yang bersangkutan akan bekerja dengan optimal, baik demi promosi dan reputasi parpolnya maupun sebagai kontribusi parpol kepada negara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelima, jika parpol memiliki massa yang banyak, dengan jaringan dan dukungan massanya, seorang menteri akan lebih efektif melaksanakan sebuah kebijakan publik demi kepentingan rakyat. Keenam, dengan keterlibatan tokoh-tokoh parpol dalam kabinet, diharapkan akan terjadi kompetisi antarmenteri yang datang dari parpol berbeda. Ketujuh,eksistensi dan partisipasi parpol dalam kabinet akan mendukung proses demokratisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah, sisi positif di atas tentu dapat diperluas dan diperdalam lagi. Kendati begitu, adakah sisi negatif yang mesti diwaspadai dan dikritik? Pengamatan sementara ternyata juga terdapat sisi negatif ketika pemimpin parpol duduk sebagai menteri. Mari kita lihat meskipun ini masih berupa dugaan. Pertama, sulit dipisahkan dan dilepaskan loyalitas seorang pemimpin parpol terhadap partai asalnya meskipun secara formal sudah menduduki jabatan menteri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal, secara teoretis, begitu seseorang menduduki jabatan publik, berakhirlah loyalitas kepada partainya. Kedua, tidak semua menteri yang berasal dari parpol dengan cepat menguasai persoalan dan tantangan serta kultur kerja sebuah departemen yang dimasuki sehingga ada yang perlu waktu panjang untuk belajar dan beradaptasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga,mungkin sekali ada pejabat karier di sebuah departemen yang lebih ahli dan kompeten ketimbang menteri yang datang dari parpol.Akibatnya wibawa menteri turun di hadapan bawahannya di samping kinerjanya tidak efektif untuk memajukan departemen. Keempat, ditengarai menteri yang datang dari parpol masih ada yang kental aroma ideologisnya dan cenderung menciptakan polarisasi berdasarkan sentimen ideologis sehingga merusak sistem dan kultur meritokrasi dan profesionalisme yang mestinya tumbuh di setiap departemen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelima,ada indikasi beberapa menteri datang dengan membawa orang kepercayaannya sesama aktivis dan pengurus parpol yang kemudian mencampuri kebijakan departemennya sehingga dicurigai terjadi pemanfaatan fasilitas departemen untuk kepentingan parpol.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keenam, dikhawatirkan menteri dari parpol akan menjadikan departemen dan jaringannya sebagai ATM atau sumber keuangan partai dengan berbagai cara yang secara legal kelihatannya sah, tetapi sesungguhnya yang terjadi adalah penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan partai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketujuh, jika terjadi konflik kebijakan dan kepentingan antara tuntutan tugas dan etika sebagai menteri di satu sisi dan kepentingan partai di sisi lain, kinerja seorang menteri akan terganggu. Bisa jadi loyalitasnya kepada partai lebih kuat ketimbang tuntutan jabatannya. Demikianlah, seberapa benar asumsi, dugaan, dan kecurigaan di atas,silakan saja diamati dan dilakukan penelitian terhadap kinerja dan perilaku menteri yang juga seorang tokoh dan aktivis parpol.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan banyaknya parpol tidak selalu berarti demokrasi kokoh dan sehat yang pada urutannya juga akan membuat pemerintahan efektif. Sebaliknya, dengan banyaknya jumlah parpol, bisa jadi yang terjadi adalah sebuah koalisi pragmatis bagi-bagi kekuasaan setiap lima tahunan untuk kepentingan kelompok yang tidak memiliki visi dan agenda besar demi perbaikan bangsa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang memprihatinkan adalah jika parpol sekadar dijadikan tangga naik untuk memperoleh akses ke pusat kekuasaan, politik, dan uang tanpa dibekali kompetensi dan integritas, melainkan hanya berbekal legalitas sebagai wakil rakyat yang sah berkat dukungan massa. Lebih memprihatinkan lagi jika dukungan suara itu pun dijemput dengan uang, dengan harapan dan kalkulasi nantinya uang akan kembali dengan jalan korupsi.(*)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;from: &lt;a href="http://www.uinjkt.ac.id/index.php/category-table/1226-ketika-pemimpin-parpol-jadi-menteri.html"&gt;uinjkt.ac.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/javascript%20:print%20%28document%29"&gt;print this page&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4670315519449730838-3739132869787365432?l=alwanpariadimunthe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/feeds/3739132869787365432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/ketika-pemimpin-parpol-jadi-menteri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/3739132869787365432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4670315519449730838/posts/default/3739132869787365432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alwanpariadimunthe.blogspot.com/2010/01/ketika-pemimpin-parpol-jadi-menteri.html' title='Ketika Pemimpin Parpol Jadi Menteri'/><author><name>Alwan Pariadi Munthe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/ScXIwhvl9hI/AAAAAAAAAB8/zbGOzmrEogI/S220/m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7q3b0C1W-Tk/TSFDmXOtHAI/AAAAAAAAANY/0TYlpv2xAAU/s72-c/20090608100939.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4670315519449730838.post-4596241751238876362</id><published>2010-01-08T13:05:00.005+07:00</published><updated>2010-01-08T15:38:57.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Undang-undang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Hukuman / Denda Tilang Menurut UU No. 22 Tahun 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Ringkasan Undang - Undang Nomor 22 Tahun 2009&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;(Hukuman / Denda Tilang)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;oleh: Alwan Pariadi Munthe, SHI &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr bgcolor="#e0f8e0"&gt;&lt;td align="center"&gt;&lt;b&gt;No&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;&lt;b&gt;PASAL&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;&lt;b&gt;KETERANGAN&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;&lt;b&gt;HUKUMAN&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;&lt;b&gt;DENDA&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;278&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan berupa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;279&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Memasang perlengkapan yang mengganggu keselamatan berlalu lintas&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 2 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 500.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;280&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor tanpa dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (plat nomor) yang ditetapkan oleh Kepolisian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 2 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 500.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;281&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan tanpa memiliki SIM yang sah (tidak punya)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 4 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 1.000.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;282&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Pengguna Jalan yang tidak mematuhi perintah yang diberikan petugas Kepolisian demi Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;283&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengganggu konsentrasi dalam mengemudi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 3 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 750.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;284&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor tanpa mengutamakan keselamatan Pejalan Kaki / pesepeda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 2 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 500.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;285 (1)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan (meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;286&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau&amp;nbsp; lebih di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 (mengemudi dengan baik)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 2 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 500.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;287 (1)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan dengan melanggar aturan perintah/larangan yang diatur Rambu Lalu Lintas / Marka Jalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 2 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 500.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;11&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;287 (2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan dengan melanggar aturan perintah/larangan yang diatur Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 2 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 500.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;12&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;287 (3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan dengan melanggar aturan gerakan lalu lintas, tata cara berhenti dan Parkir&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;13&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;287 (4)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan dengan melanggar ketentuan penggunaan/hak utama kendaraan bermotor dalam memakai alat peringatan dengan bunyi dan sinar&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;14&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;287 (5)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan dengan melanggar aturan batas kecepatan maksimum / minimum&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 2 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 500.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;15&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;287 (6)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan dengan melanggar tata cara penggandengan dan penempelan dengan Kendaraan lain&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;16&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;288 (1)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan tanpa dilengkapi dengan STNK yang sah&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 2 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 500.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;17&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;288 (2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan tanpa dapat menunjukkan SIM yang sah (ketinggalan/kelupaan)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;18&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;289&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;mengemudikan Kendaraan Bermotor atau Penumpang yang duduk di samping Pengemudi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;19&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;290 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;mengemudikan dan menumpang Kendaraan Bermotor selain Sepeda Motor yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah dan tidak mengenakan sabuk keselamatan dan mengenakan helm&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Kurungan 1 bulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Rp. 250.000.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;         &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;20&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;291 (1) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;meta content="text/html;charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CMUNTHE%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;/* Style Definitions */&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal,div.MsoNormal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{mso-style-parent:"";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin-bottom:.0001pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-pagination:widow-orphan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-size:12.0pt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;font-family:"TimesNew Roman";&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;@page Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{size:8.5in11.0in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;margin:1.0in1.25in 1.0in 1.25in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-header-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-footer-margin:.5in;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mso-paper-source:0;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;div.Section1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;{page:Section1;}&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Mengemudikan Sepeda Motor dengan tidak memakai helm&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div
